7 Posisi Bercinta yang Aman saat Hamil Tua

Berhubungan intim dapat menambah kepercayaan diri ibu hamil

23 Februari 2021

7 Posisi Bercinta Aman saat Hamil Tua
Freepik/Victoriafly

Ketika kehamilan mulai memasuki trimester ketiga atau trimester akhir dari usia kehamilan 27 minggu, banyak muncul kekhawatiran di benak Mama. Selain cemas mempersiapkan hari persalinan, ibu hamil juga seringkali ragu dalam melakukan aktivitas seksual.

Berhubungan intim saat hamil tetap aman dilakukan pada trimester tiga, asal Mama tidak memiliki masalah pada kehamilan, rajin membersihkan alat genital, serta memilih posisi seks yang aman. Berhubungan intim dengan pasangan dapat membantu calon Mama lebih percaya diri.

Kali ini Popmama.com akan membahas 7 posisi bercinta yang aman saat hamil tua atau trimester akhir. Yuk simak di bawah ini!

1. Bersebelahan

1. Bersebelahan
Thesun.co.uk

Posisi side-by-side atau bersebelahan ini dapat menjadi solusi tepat karena memungkinkan calon Mama mengontrol dorongan dan tidak memberi tekanan apa pun pada perut.

Untuk mencobanya, berbaringlah berdampingan, saling berhadapan, sementara pasangan menyelipkan kakinya di atas kaki Mama. Mama juga dapat menjaga agar kaki tetap lurus atau ditekuk di lutut, apa pun yang paling nyaman.

Dilansir dari Purewow.com, posisi berdampingan ini sebenarnya salah satu yang posisi yang terbaik untuk ibu hamil. Keuntungan posisi side by side adalah, penetrasi penis yang lebih dangkal sehingga tekanan pada serviks akan berkurang.

2. Spooning

2. Spooning
Sheknows.com

Mirip dengan posisi bersebelahan, posisi yang satu ini juga menjaga berat badan dari perut Mama dan membuat Mama lebih nyaman. Berbaring miring atau jika punya bantal kehamilan Mama bisa menggunakannya agar mendapat kenyamanan tambahan.

Suami dapat berada di belakang, sehingga Mama dan pasangan saling menghadap ke arah yang sama. Pasangan juga dapat menyesuaikan sudut penetrasi sampai mencapai titik yang tepat.

3. Women on Top

3. Women on Top
Pngitem.com

Masih dilansir dari Purewow.com, banyak perempuan merasa bahwa saat mereka menjalani masa kehamilan, penetrasi yang dalam tidak lagi terasa nyaman.

Posisi ini juga dikenal sebagai cowgirl. Minta pasangan berbaring dengan Mama yang duduk di atasnya. Hindari memberikan tekanan apa pun pada perut, dan posisi ini juga memungkinkan Mama untuk mengontrol kecepatan dan intensitas.

Bagi ibu hamil yang mungkin merasa minder tentang perutnya, cobalah cowgirl terbalik, yaitu berbalik badan saat berada di atas.

Editors' Picks

4. Doggy style

4. Doggy style
Thesun.co.uk

Posisi doggy-style juga memungkinkan jika Mama nyaman untuk bertumpu pada tangan dan lututnya. Untuk melakukannya, cukup dengan posisi merangkak di tempat tidur dengan pasangan yang berlutut atau berdiri di belakang Mama.

Variasi lain dari posisi ini adalah couch potato, yang pada dasarnya adalah hal yang sama namun di sini Mama berlutut di sofa, bukan di tempat tidur. Posisi ini dapat membantu jika tempat tidur terasa terlalu keras atau empuk

5. Duduk

5. Duduk
Thesun.co.uk

Posisi lain yang menghindari tekanan pada rahim ibu hamil adalah Mama berada di ujung tempat tidur dengan pasangan yang berdiri, dengan penetrasi dilakukan dengan kaki ibu hamil ditekuk di lutut atau juga bisa seperti “berkaki katak”.

Posisi ini bekerja paling baik jika Mama memiliki tempat tidur atau sofa setinggi pinggang yang sesuai dengan pasangan. Jika posisi ini terasa terlalu tidak seimbang, cobalah menopang diri dengan beberapa bantal dan berpegangan pada pasangan untuk mendapat keseimbangan.

6. Misionaris yang dimodifikasi

6. Misionaris dimodifikasi
Thesun.co.uk

Mama tahu bahwa tidak boleh berbaring telentang pada trimester ketiga, tetapi Mama masih dapat menikmati posisi misionaris yang dimodifikasi jika diinginkan, pastikan saja untuk menopang tubuh dengan menggunakan banyak bantal sehingga Mama berada pada sudut tegak dan pasangan tidak berbaring di atas atau di perut Mama.

7. Bunga teratai

7. Bunga teratai
Huffpost.com

Dalam posisi ini, pasangan duduk bersila sementara Mama duduk di pangkuannya dengan wajah yang saling berhadapan. Lingkarkan lengan dan kaki Mama di punggungnya, tarik pasangan ke arah tubuh Mama.

Dilansir dari Purewow.com, banyak pasangan yang menyukai posisi bunga teratai karena posisi ini yang sangat intim. Selain itu, juga memberikan kesempatan sempurna untuk pasangan agar mengusap punggung Mama

Setelah mengetahui tujuh posisi bercinta saat hamil tua atau trimester akhir, mungkin Mama masih bertanya-tanya tentang keamanan berhungan intim serta memengaruhi kehamilan atau tidak.

Apakah Aman Bercinta Saat Trimester Tiga?

Apakah Aman Bercinta Saat Trimester Tiga
Freepik/user22281631

Dilansir dari Purewow.com, seks selama kehamilan sangat aman. Tapi ini mungkin sedikit berbeda dari biasanya. Hal ini terjadi ketika perut yang terus tumbuh dan tumbuh, beberapa posisi mungkin tidak senyaman sebelumnya.

Faktor utama yang perlu dipertimbangkan adalah tidak memberikan tekanan yang tidak semestinya pada rahim.

“Penting juga bahwa tidak ada aliran darah yang menurun ke rahim dari perempuan hamil dengan posisi telentang,” jelas Felice Gersh, M.D. dan penulis PCOS SOS.

Ini bukan masalah pada trimester pertama, tetapi sesuatu yang perlu ibu hamil hindari setelah 20 minggu kehamilan. Hal ini karena ketika Mama berbaring telentang, rahim dapat menekan vena yang mengalirkan darah dari tubuh bagian bawah kembali ke jantung atau disebut dengan vena cava.

Hal ini dapat menyebabkan pusing dan sesak napas, serta mengganggu aliran darah ke bayi yang sedang bertumbuh.

Setelah mengetahui beberapa posisi yang aman di atas, kini Mama tidak perlu khawatir karena masih banyak cara bagi Mama dan pasangan untuk bercinta dan bersenang-senang.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.