Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Makanan untuk Menjaga Sumsum Tulang Belakang Ibu Hamil COVER
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Intinya sih...

  • Asam folat dari sayuran hijau termasuk kunci utama pembentukan tabung saraf janin yang sempurna di awal kehamilan.

  • Vitamin B12 dari telur dan daging merah melindungi selubung saraf sumsum tulang belakang dari kerusakan.

  • Kalsium dari susu dan magnesium dari kacang-kacangan menjaga kekuatan tulang vertebra sebagai pelindung saraf pusat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesehatan tulang belakang sering kali luput dari perhatian, padahal organ ini adalah jalur utama sistem saraf yang menghubungkan otak dengan seluruh tubuh.

Bagi ibu hamil, menjaga kesehatan sumsum tulang belakang (spinal cord) memiliki dua tujuan vital, yaitu meredakan nyeri punggung dan memastikan pembentukan tabung saraf janin berjalan sempurna.

Pembentukan sumsum tulang belakang janin terjadi di minggu-minggu awal kehamilan yang sangat kritis. Kekurangan nutrisi tertentu bisa memicu cacat tabung saraf seperti spina bifida. Oleh karena itu, asupan nutrisi pelindung saraf harus menjadi prioritas.

Nah, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa makanan untuk menjaga sumsum tulang belakang ibu hamil.

Yuk Ma, simak daftarnya!

Deretan Makanan untuk Menjaga Sumsum Tulang Belakang Ibu Hamil

1. Sayuran berdaun hijau gelap

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Bayam, kangkung, dan brokoli adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan sumsum tulang belakang janin. Sayuran ini kaya akan asam folat (vitamin B9), nutrisi paling krusial yang dibutuhkan untuk menutup tabung saraf janin secara sempurna pada trimester pertama.

Selain folat, sayuran hijau juga mengandung antioksidan yang melindungi sel-sel saraf ibu hamil dari kerusakan.

Mengonsumsi semangkuk sayur bayam setiap hari dapat menurunkan risiko cacat lahir pada tulang belakang bayi secara signifikan.

2. Telur ayam utuh

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Jangan buang kuning telurnya ya, Ma. Telur adalah paket lengkap nutrisi saraf karena mengandung kolin (choline) dan vitamin B12. Kolin sangat penting untuk perkembangan fungsi otak dan sumsum tulang belakang, serta pembentukan memori janin.

Vitamin B12 yang ada dalam telur juga berfungsi menjaga selubung mielin, yaitu lapisan pelindung yang membungkus saraf di tulang belakang.

Kekurangan B12 bisa menyebabkan kerusakan saraf permanen dan kesemutan pada punggung ibu hamil.

3. Ikan berlemak (salmon)

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden kaya akan asam lemak Omega-3 (DHA dan EPA). Lemak sehat ini merupakan komponen utama penyusun jaringan sistem saraf pusat. Asupan Omega-3 yang cukup membantu mengurangi peradangan di sekitar tulang belakang mama yang sering nyeri saat hamil.

Selain itu, ikan berlemak adalah salah satu dari sedikit sumber makanan alami vitamin D. Vitamin D penting untuk menjaga kekuatan tulang vertebra (tulang punggung) yang bertugas menjadi "rumah" pelindung bagi sumsum tulang belakang yang lunak.

4. Produk susu dan turunannya

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Sumsum tulang belakang yang sehat membutuhkan perlindungan dari tulang punggung yang kokoh.

Susu, keju, yoghurt menyediakan kalsium serta protein yang dibutuhkan untuk membangun struktur tulang belakang janin dan mencegah pengeroposan tulang punggung ibu hamil.

Produk susu juga sering diperkaya (fortified) dengan vitamin B12. Kombinasi kalsium dan B12 ini sangat efektif untuk menjaga transmisi sinyal saraf tetap lancar dari tulang belakang ke seluruh tubuh.

5. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kacang walnut, almond, dan biji chia (chia seeds) adalah camilan cerdas untuk kesehatan punggung. Jenis camilan ini mengandung magnesium tinggi yang berfungsi merelaksasi otot-otot di sekitar tulang belakang yang tegang akibat menopang perut besar.

Selain magnesium, kacang-kacangan juga mengandung asam alfa-linoleat (ALA), sejenis Omega-3 nabati yang membantu melawan stres oksidatif pada jaringan saraf. Ini membantu ibu hamil terhindar dari nyeri punggung kronis dan menjaga saraf tetap sehat.

6. Alpukat

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Buah bertekstur creamy ini adalah sumber lemak tak jenuh tunggal yang sangat baik untuk melindungi dan memelihara saraf. Alpukat juga mengandung folat yang cukup tinggi, menjadikannya buah wajib untuk mencegah kelainan pada tulang belakang bayi.

Kandungan kalium dalam alpukat juga membantu menjaga keseimbangan cairan di area diskus tulang belakang. Hal ini penting agar bantalan tulang belakang ibu hamil tetap terlumasi dengan baik dan fleksibel saat bergerak.

7. Daging merah tanpa lemak

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kekurangan vitamin B12 adalah salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan sumsum tulang belakang. Daging sapi atau domba tanpa lemak menjadi sumber vitamin B12 dan zat besi terbaik yang mudah diserap tubuh.

Zat besi memastikan saraf tulang belakang mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Sementara itu, vitamin B12 bekerja mencegah neuropati (kerusakan saraf) yang bisa menyebabkan mati rasa atau kelemahan pada kaki ibu hamil.

Itulah deretan makanan untuk menjaga sumsum tulang belakang ibu hamil.

Menjaga nutrisi ini tidak hanya mencegah sakit punggung pada mama, tetapi juga investasi seumur hidup untuk sistem saraf si Kecil agar tumbuh cerdas dan sehat.

FAQ Kesehatan Tulang Belakang Ibu Hamil

Apakah nyeri tulang belakang saat hamil itu berbahaya?

Sebagian besar nyeri punggung memang wajar terjadi karena perubahan postur dan beban rahim. Namun, jika nyeri menjalar hingga ke kaki, disertai kesemutan parah atau mati rasa, segera hubungi dokter karena bisa jadi tanda saraf kejepit (sciatica).

Bisakah suplemen menggantikan makanan untuk kesehatan saraf?

Suplemen asam folat dan kalsium memang sangat dianjurkan dokter, tetapi penyerapan nutrisi dari makanan utuh (seperti ikan dan sayur) tetap lebih baik dan memiliki nutrisi pendukung lain yang tidak ada di pil vitamin.

Apa dampak kekurangan asam folat bagi tulang belakang janin?

Dampak paling serius adalah Cacat Tabung Saraf (Neural Tube Defects), seperti Spina Bifida (tulang belakang tidak menutup sempurna) atau Anencephaly. Inilah mengapa folat wajib dikonsumsi bahkan sebelum hamil (saat promil).

Editorial Team