Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Menjelang HPL (Hari Perkiraan Lahir), Mama tentu tidak ingin jatuh sakit, bukan? Protein adalah bahan dasar pembentuk antibodi dan sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi virus maupun bakteri.
Dengan sistem imun yang kuat, Mama akan terhindar dari flu, batuk, atau infeksi lainnya yang bisa mengganggu proses persalinan. Selain melindungi mama, antibodi yang terbentuk juga akan disalurkan ke janin sebagai bekal kekebalan tubuh pertamanya saat lahir ke dunia nanti.
Itulah tujuh manfaat protein untuk ibu hamil tua yang sangat krusial.
Pastikan piring makan mama selalu terisi dengan lauk pauk kaya protein, ya. Sehat selalu untuk mama dan janin sampai hari persalinan tiba!
Berapa banyak protein yang dibutuhkan ibu hamil tua? | Rata-rata ibu hamil membutuhkan sekitar 70-100 gram protein per hari, atau sekitar 25 gram lebih banyak daripada wanita tidak hamil. Ini setara dengan 3-4 porsi lauk pauk (daging/ikan/telur) setiap harinya. |
Apakah boleh minum susu protein (whey) saat hamil? | Umumnya aman, asalkan produk tersebut sudah terdaftar BPOM dan dikonsultasikan dengan dokter kandungan. Namun, sumber protein alami dari makanan utuh (real food) tetap yang terbaik karena mengandung mikronutrien lain. |
Lebih baik protein hewani atau nabati? | Keduanya sama pentingnya dan saling melengkapi. Protein hewani (daging sapi, ayam, telur) memiliki asam amino lebih lengkap dan zat besi tinggi, sedangkan protein nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan) kaya serat dan lemak sehat. |