Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Meskipun lebih jarang terjadi, jantung berdebar bisa menjadi tanda adanya masalah pada kelenjar tiroid, seperti hipertiroidisme (kelenjar tiroid terlalu aktif).
Hormon kehamilan hCG memiliki struktur yang mirip dengan hormon tiroid, sehingga bisa memicu kelenjar ini bekerja berlebihan pada sebagian ibu hamil.
Kondisi hipertiroidisme menyebabkan metabolisme tubuh menjadi sangat cepat (hipermetabolisme), yang ditandai dengan jantung berdebar terus-menerus, tangan gemetar, berat badan sulit naik, dan mudah kepanasan. Kondisi ini memerlukan penanganan medis khusus dari dokter.
Itulah beberapa penyebab jantung berdebar pada ibu hamil.
Jika debaran jantung disertai nyeri dada, sesak napas parah, atau pingsan, jangan tunda untuk segera ke IGD ya, Ma.
Apakah jantung berdebar berbahaya bagi janin? | Umumnya tidak. Jika penyebabnya fisiologis (perubahan tubuh normal), janin tidak akan terganggu. Namun, jika disebabkan oleh penyakit tiroid atau jantung bawaan yang tidak terawat, itu bisa memengaruhi suplai darah ke janin. |
Apa yang harus dilakukan saat jantung tiba-tiba berdebar? | Duduk atau berbaringlah dengan posisi menyamping ke kiri untuk melancarkan aliran darah ke jantung. Tarik napas dalam-dalam dan cobalah rileks. Minumlah segelas air putih untuk memastikan tidak dehidrasi. |
Kapan palpitasi dianggap tidak normal? | Jika jantung berdebar terjadi saat ibu hamil sedang istirahat total (tidak habis aktivitas), berlangsung lama, ritmenya sangat tidak beraturan, atau disertai sesak napas dan pusing hebat. |