TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

4 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Menjelang MPASI Pertama si Kecil

MPASI adalah milestone penting dalam tumbuh kembang anak. Mama pasti repot mempersiapkannya

Freepik/master1305

Hampir semua mama merasa excited, deg-degan, sekaligus cemas menghadapi MPASI pertama bayi. Perasaan cemas muncul karena membayangkan seperti apa reaksi si Kecil ketika menerima suapan pertamanya. Suka atau tidak ya dengan makanan homemade?

Belum lagi Mama harus menyisihkan waktu ekstra untuk menyiapkan dan memasak makanan bayi. Wajar jika Mama merasakan perasaan campur aduk menjelang MPASI si Bayi enam bulan.

Lalu, apa saja yang perlu Mama siapkan? Berikut Popmama.comrangkum hal yang harus dipersiapkan menjelang MPASI pertama bayi, dilansir dari berbagai sumber.

1. Kenali tanda bayi siap makan

Freepik

Menurut dr. Meta Hanindita, SpA dalam buku Mommyclopedia: 567 Fakta tentang MPASI, ada beberapa tanda bayi siap makan yang perlu Mama amati.

  • Tanda fisik

    • Bayi bisa mengangkat kepala dengan tegak
    • Bayi bisa duduk dengan bantuan
    • Refleks bayi menjulurkan lidah perlahan berkurang atau malah menghilang
  • Tanda psikologis

    • Bayi menunjukkan ketertarikan ketika melihat orang lain makan
    • Bayi mencoba meraih makanan, ikut mengunyah, maupun membuka mulut

Namun, WHO tetap merekomendasikan MPASI pada usia enam bulan dengan pertimbangan ASI eksklusif memberikan lebih banyak manfaat bagi bayi. Pertumbuhan bayi justru lebih optimal jika ia hanya mengonsumsi ASI secara eksklusif pada enam bulan pertama kehidupannya.

Selain itu, sistem pencernaan bayi pada usia enam bulan sudah jauh lebih sempurna, sehingga organ pencernaannya pun siap menerima makanan padat.

2. Cari tahu apa makanan pertama yang tepat

Unsplash/Christian Hermann

Saat ini menerapkan MPASI menu tunggal pada bayi enam bulan sudah tidak disarankan, Ma. Pasalnya, pola MPASI demikian justru membuat bayi berisiko mengalami defisiensi zat besi karena kurangnya asupan zat besi dari makanan.

Maka, menu lengkap pun sudah boleh diberikan bayi sejak hari pertamanya mengonsumsi makanan padat. Hanya saja teksturnya disesuaikan dengan kemampuan mengunyah bayi, yakni masih bertekstur lembut dan halus.

Sebagai contoh, menu minggu pertama MPASI bayi enam bulan bisa berupa bubur dan susu, bubur dan hati ayam, atau bubur dan ikan. Bubur bisa terbuat dari tepung beras yang dimasak atau bubur nasi biasa.

Mama bisa menambahkan cairan seperti ASI perah, susu formula, atau kaldu untuk mengencerkan tekstur bubur yang terlalu kental.

Sementara, buah-buahan dan sayuran justru diberikan sebagai makanan selingan, bukan makanan utama.

3. Buat jadwal MPASI bayi

Pexels/amsw photography

Dalam satu hari, Mama bisa memberikan MPASI 2-3 kali dengan 1-2 kali makanan selingan sesuai nafsu makan bayi. Jangan lupa menerapkan batasan waktu makan 30 menit ya, Ma.

Porsinya dapat Mama awali dengan 2-3 sendok makan per satu kali makan. Secara perlahan Mama bisa menambahnya hingga ½ mangkuk makan bayi atau sekitar 125 cc.

Contoh jadwal MPASI bayi 6 bulan.

  • 06.00              ASI
  • 08.00              MPASI (bubur+susu/hati ayam/ikan)
  • 10.00              Camilan (puree buah)
  • 12.00              MPASI
  • 14.00              ASI
  • 16.00              Camilan/ASI
  • 18.00              MPASI
  • 20.00              ASI

4. Siapkan peralatan makan bayi

Pixabay/Yalehealth

Selain mencari tahu beragam informasi dan pengetahuan mengenai MPASI, Mama juga perlu menyiapkan peralatan makan bayi.

Satu hal yang penting, pisahkan peralatan masak MPASI bayi antara bahan makanan mentah dan makanan sudah matang. Usahakan juga terpisah dari peralatan masak rumah.

Sediakan satu wadah atau rak khusus untuk menaruh semua peralatan makan bayi. Namun, untuk peralatan masak makanan bayi, Mama tidak perlu membeli yang mahal-mahal kok, tetapi pastikan higienis dan terpisah.

Beberapa peralatan makan yang perlu Mama siapkan:

  • Feeding set, isi piring, mangkok, gelas, sendok garpu,
  • Alat pembuat makanan, bisa foodmaker set atau hanya menggunakan saringan kawat dan sendok stainless biasa,
  • Panci dan wajan kecil,
  • Food container atau kantong makanan yang berfungsi menyimpan makanan bayi dalam porsi satu kali makan,
  • Kursi makan atau booster seat,
  • Bibs atau celemek makan.

Pendek kata, MPASI tidak harus dibuat repot karena sejatinya MPASI itu mudah. Bahkan, Mama bisa mengandalkan bahan pangan lokal yang ada di sekitar tempat tinggal supaya lebih mudah mengolahnya.

Tidak perlu bahan makanan yang harganya menguras kantong untuk menyiapkan MPASI bayi. Mama juga bisa menyiapkan MPASI buatan sendiri menggunakan bahan serupa dengan menu keluarga. Cukup sisihkan sebagian porsi masakan hari itu untuk porsi bayi sebelum dibumbui. Lebih praktis dan menghemat waktu memasak Mama!

Semoga informasi ini berguna ya, Ma. Siap berpetualang rasa bersama si Kecil?

Baca juga:

Topic:

The Latest