TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mengenal Terapi Helm untuk Mengembalikan Bentuk Normal Kepala Bayi

Semakin dini terapi ini dilakukan, hasilnya juga semakin baik

intermountainhealthcare.org

Tumbuh kembang bayi sangatlah pesat, terutama di tahun-tahun awal kehidupannya. Bagian kepala merupakan salah satu organ yang bertumbuh dengan cepat. Uniknya ciptaan Tuhan, pertumbuhan kepala yang cepat ini diakomodir oleh tulang tengkorak kepala yang sangat fleksibel sehingga bisa menampung ukuran otak yang membesar. 

Namun, pada sebagian kasus, perkembangan bagian kepala bayi ini menimbulkan bentuk yang tidak normal. Agar bentuknya normal, bayi perlu menggunakan helm khusus yang digunakan untuk terapi. Berikut ini Popmama.com merangkum serba-serbi bentuk kepala bayi yang tidak normal dan kegunaan helm terapi, dilansir dari Healthy Children:
 

Bentuk Tengkorak Kepala Berubah karena Deformitas Tengkorak Posisional

Pexels/kelvin octa

Plagiocephaly deformasi, brachycephaly, dan NICUcephaly adalah tiga kondisi yang menyebabkan bentuk tengkorak kepala bayi berubah. Umumnya, ketiga kondisi ini disebabkan karena tekanan pada tengkorak bayi. Biasanya ini diakibatkan karena bayi terlalu banyak menghabiskan waktu dalam satu posisi. Oleh karenanya, disarankan pada orangtua agar mengubah-ubah posisi tidur bayi agar kepalanya tidak peyang. 

Penggunaan helm terapi dapat membantu membentuk kepala bayi menjadi lebih bulat.

Bentuk Tengkorak Kepala Tidak Normal karena Craniosynostosis

Freepik

Craniosynostosis merupakan kondisi di mana lempeng tulang di tengkorak menyatu secara tidak normal. Saat otak tumbuh pada anak yang mengalami craniosynostosis, bentuk kepala menjadi tidak normal saat otak mendorong bagian lain dari tengkorak. 

Dalam beberapa kasus, pertumbuhan otak juga dapat terpengaruh karena craniosynostosis ini. Craniosynostosis membutuhkan pembedahan dan dilanjutkan dengan terapi helm. Sebagian kasus anak dengan craniosynostosis juga memiliki kebutuhan perkembangan yang lain. 

Mengenal Terapi Helm

steeperclinic.com

Terapi helm, yang juga disebut dengan ortosis helm, adalah perawatan yang dilakukan untuk membantu membentuk tengkorak bayi. 

Tengkorak bayi terbuat dari banyak lempengan tulang. Lempengan-lempengan ini dihubungkan dengan potongan seperti serat yang disebut sutures. Sutures membantu tengkorak melindungi otak bayi. Ini pulalah yang memungkinkan kelenturan dan ruang sehingga otak dapat bertumbuh.

Agar efektif, helm yang dicetak sesuai bentuk kepala yang diinginkan, harus dipakai selama tengkorak dan otak sedang aktif bertumbuh. Penggunaan helm tidak efektif jika dipakai saat perkembangan otak selesai. Perlu diketahui, tiga perempat perkembangan otak bayi terjadi pada usia dua tahun. 

Apakah Terapi Helm Satu-Satunya Cara Mengatasi Kelainan Bentuk Tengkorak Posisional?

Technologyinmotion

Jawabannya, tergantung. Jika kondisinya tidak parah, sering mengubah posisi bayi saat tidur atau memulai terapi fisik, bisa membantu. Tetapi jika bayi mengalami deformitas tengkorak posisi sedang atau parah yang tidak dapat diatasi dengan hanya mengubah posisi tidur, atau usia anak sudah cukup besar, terapi helm bisa dilakukan. 

Deformitas tengkorak posisional tidak memengaruhi perkembangan otak anak atau menyebabkan kondisi medis lainnya. Tetapi jika tidak diperbaiki dapat memengaruhi kesejahteraan sosial anak ketika dia lebih besar.

Kapankah Bayi Bisa Mulai Menggunakan Helm Terapi?

kut.org

Semakin dini terapi ini dilakukan, hasilnya juga semakin baik. Bayi yang baru menggunakan helm terapi di usia yang lebih tua, misalnya setelah usia delapan bulan, atau setelah perubahan posisi dan terapi fisik tidak membantu, tetap bisa menggunakan helm terapi. Namun, mereka mungkin harus memakainya dalam waktu yang lebih lama jika mereka memakainya pada usia yang lebih muda. Waktu yang diperlukan untuk menjalani terapi helm ini bervariasi pada tiap anak. 

Dokter spesialis akan memeriksa kemajuan bayi mama dalam setiap kunjungan rutin untuk melihat apakah bentuk kepalanya membaik. Mereka mungkin memerlukan waktu memakai helm selama beberapa bulan. 

Itulah informasi mengenai kegunaan terapi helm untuk mengembalikan bentuk kepala bayi. Semoga informasi ini menambah wawasan mama terhadap tumbuh kembang organ tubuh si Kecil. 

Baca Juga:

The Latest