TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Eksklusif: Tantangan Kinal Eks JKT48 Punya Anak Generasi Pandemi, Putrinya Pemalu Bertemu Orang Lain

Ikuti cara Kinal agar tetap kompak bareng anak sejak dini!

Popmama.com/Michael Andrew

Bayi yang lahir di masa pandemi Covid-19 menemui berbagai tantangan pertumbuhan. Salah satu yang hilang dari mereka adalah bebas bersosialisasi dengan orang lain sejak dini karena penyebaran virus tersebut yang masif.

Devi Kinal Putri atau dikenal dengan Kinal eks JKT48 pun mengamini soal tantangan mengasuh anak yang lahir saat pandemi Covid-19. Anak pertamanya, Kaluna Alika Murod lahir pada 9 Juni 2020 lalu, tepat saat virus Covid-19 sedang ganas-ganasnya di Indonesia.

Kaluna pun akhirnya mengalami masa pertumbuhan yang sebagain besar di rumah atau lingkungan tempat tinggalnya saja. Ini membuat kemampuan eksplorasinya dalam bersosial diakui Kinal cukup menantang.

Millennial Mama of the Month edisi Oktober 2022 ini menceritakan bagaimana anaknya tersebut begitu pemalu saat bersama orang lain. Namun, Kinal sendiri berusaha mengatasinya agar Kaluna mengalami perbaikan dalam bersosialisasi dengan banyak orang.

Berikut Popmama.com rangkum cerita lengkapnya.

1. Terlahir sebagai anak pandemi, Kaluna diakui Kinal sangat pemalu

Popmama.com/Michael Andrew Sesi photoshoot dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan

Dikutip dari Healthline, kecenderungan sifat anak yang pemalu bisa dilihat sejak ia kecil. Sekitar 15 persen bayi lahir dengan kecenderungan sifat pemalu. Namun, ada pula penelitian yang menyebut bahwa rasa malu bisa dipengaruhi oleh pengalaman sosial si kecil dengan orangtua maupun lingkungan sekitarnya.

Meski penelitian menyebutkan bahwa sifat pemalu adalah bagian dari kepribadian sejak si Kecil berusia bayi, tetapi pengalaman sosial juga dapat mempengaruhi kecenderungan sikap pemalu tersebut.

Umumnya, anak tumbuh menjadi pemalu karena interaksi dengan lingkungannya, terutama dengan orangtua yang merupakan “teman” terdekat mereka di rumah. Orangtua mungkin tidak otoriter dan membatasi anak untuk bermain, tetapi pandemi Covid-19 kemarin 'memaksa' agar anak-anak tetap beraktivitas di rumah saja.

Ini yang tampaknya sulit bagi anak-anak atau balita yang lahir saat pandemi Covid-19. Mereka tidak mendapatkan interaksi sosial yang dulu dirasakan anak-anak yang lahir sebelum pandemi. Salah satu dampaknya adalah mengalami kesulitan saat mengembangkan keterampilan sosialnya.

Ini pula yang dirasakan Kinal, Kaluna si Kecil menjadi sangat pemalu dengan orang baru yang ditemuinya. Kinal menyebutkan apalagi jika orang asing itu berjenis kelamin laki-laki, Kaluna semakin takut dan cukup sulit bersosialisasi.

"Kaluna itu anak yang aktif sebenarnya, hanya saja kalau bertemu orang baru susah sekali dia bisa ramah. Misalnya di mau salam, tapi untuk diajak main itu dia susah sekali. Karena dari lahir biasanya full aktivitas sama orang rumah," tutur Kinal kepada Popmama.com.

2. Cara Kinal agar anaknya tidak kikuk bersosialisasi dengan banyak orang

Popmama.com/Michael Andrew Sesi photoshoot dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan

Melihat dan menyadari hal itu, Kinal tak tinggal diam. Ia pun berusaha mendorong anaknya yang kini sudah berusia 2 tahun itu untuk lebih banyak bersosialisasi dibandingkan sebelumnya.

Bersyukur, saat ini kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai membaik. Sehingga anaknya sudah bisa banyak diajak keluar rumah dan melakukan banyak aktivitas bersama orang lain.

"Makanya saat usia Kaluna pas 2 tahun, saya mengikut sertakan dia ke kelas-kelas bermain. Tujuannya agar dia terbiasa bertemu orang berbeda," tutur Kinal.

Namun, saat pengenalan memang cukup menantang. Diceritakan Kinal kalau Kaluna bahkan sangat pemalu kepada pelatih atau gurunya di kelas bermain tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu si Kecil sudah mulai terbiasa saat ini.

"Saya bridging dulu dengan pelatihnya kalau Kaluna memang agak pemalu. Alhamdulillah, sekarang dia sudah terbiasanya setidaknya bersama pelatihnya. Hanya kalau sama orang baru memang tidak bisa langsung mau," pungkasnya.

3. Uniknya, teman-teman Kinal sangat pintar mengambil hati Kaluna

Popmama.com/Michael Andrew

Meski sulit bersosialisasi dengan orang lain, tampaknya hal itu kurang berlaku untuk teman-teman terdekat Kinal. Meski sudah bukan lagi anggota aktif, Kinal dan teman-teman eks JKT48 kerap meluangkan waktu untuk berkumpul.

Uniknya, Kaluna merasa lebih nyaman dengan teman-teman Kinal. Istri Geraldi Murod ini menyebutkan kalau teman-temannya begitu pintar mengambil hati putri pertamanya tersebut agar nyaman.

"Justru kalau ke teman-temanku yang perempuan gampang, mereka juga sering bawa hadiah yang Kaluna suka. Kalau Kaluna ulang tahun saya juga bilang kalau ini dari tante ini, hadiah ini dari tante itu, saya kasih tahu siapa yang memberi hadiah-hadiahnya. Terus , teman-teman saya ini pintar ambil hati Kaluna, itu yang penting," ucapnya.

4. Kegiatan sehari-hari bisa menjadi bonding terbaik Kaluna dan Kinal

Popmama.com/Michael Andrew Sesi photoshoot dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan

Waktu Kaluna yang dihabiskan bersama Kinal bisa dibilang sangat besar. Kinal menyebut ia dan anaknya bisa menghabiskan waktu kegiatan hampir 70 persen bersama.

Ketika ditanya soal bonding khusus, Kinal menganggap bonding terbaik bagi mama dan anak justru melalui kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan berulang. Apalagi anaknya hingga saat ini masih menyukai kegiatan indoor dibandingkan outdoor.

Sehingga kapanpun waktu menyenangkan yang bisa ia lakukan bersama Kaluna, bagi Kinal itu adalah waktu bonding mereka berdua.

"Misalnya, berdoa sebelum tidur, mandi. Karena dengan dia memang 70 persen sama saya. Saat makan bareng juga," tutur Kinal.

5. Mama-anak kompak sejak dini, apa rahasianya?

Popmama.com/Michael Andrew Sesi photoshoot dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan

Dilihat dari Instagram Devi Kinal, ia dan Kaluna kerap tampil kompak sebagai mama dan anak. Entah dari penampilan atau konten bersama, keduanya mirip sekali.

Diakuinya kalau itu sengaja dilakukan. Selain untuk konten, dirinya dan Kaluna juga senang tampil kompak. Apalagi Kaluna juga tidak rewel saat dirinya memakaikan item yang mirip dan terbilang gemas.

"Jujur memang sengaja disamakan, dan dia juga entah kenapa happy sekali. Jadi memang buat lucu-lucuan dan ngegemesin banget!," tutur Kinal.

Berbicara rahasia kekompakkan keduanya, Kinal menyebut salah satunya adalah afirmasi kepada anaknya melalui bahasa cinta. Kinal mengaku sering memeluk dan mencium anaknya setiap hari, sambil sesekali mengungkapkan perasaan cinta itu lewat kata-kata.

Ini membuat Kaluna juga mengerti dan merasa bahwa dirinya begitu dicintai kedua orangtuanya. Apalagi sang Mama yang ia bisa menghabiskan waktunya hampir seharian bersama.

"Kalau saya melalui pelukan dan ciuman. Kalau dipikir saya juga bukan tipe orang yang selalu mengutarakan perasaan cinta secara langsung. Hanya memang sesekali pasti ada bilang langsung kayak 'Mama sayang kamu', 'I love you', dan lain-lain," pungkasnya.

Mendidik anak yang lahir saat pandemi Covid-19 memang susah-susah gampang. Beruntungnya, orangtua menjadi banyak waktu bersama karena anak hanya di rumah saja. Kurangnya anak tumbuh dengan kemampuan bersosialisasi yang kurang andal karena keadaan tersebut.

Cara Kinal Devi eks JKT48 ini bisa ditiru nih!

Millennial Mama of the Month Edisi Oktober 2022: Devi Kinal Putri

Editor in Chief - Sandra Ratnasari 
Senior Editor - Novy Agrina 
Editor - Onic Metheany 
Reporter - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana 
Social Media - Irma Ediarti 
Design - Aristika Medinasari 
Photographer - Michael Andrew P.
Videographer - Iqbal Pratama, Krisnaji Iswandi
Stylist - Onic Metheany, Putri Syifa Nurfadilah
Makeup Artist & Hair Do - Linda Kusumadewi
Wardrobe - AYACO
Location - OMDC Playground

Baca juga:

The Latest