TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Hal yang Harus Ditanyakan Sebelum Playdate

Penting untuk ditanyakan nih, Ma.

Freepik/freephoto

Playdate adalah cara yang menyenangkan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan berteman dan bersosialnya.

Playdate bukan berarti harus dilakukan di playground terbaik di kota Mama, di rumah saja sudah cukup kok, Ma.

Hanya dengan mengunjungi rumah keluarga, tetangga, atau sahabat, anak-anak sudah bisa bergembira saat playdate.

Namun sebelum melakukan playdate, alangkah baiknya jika Mama membicarakan beberapa hal terlebih dahulu dengan orangtua lainnya.

Apa saja yang harus dibicarakan? Mulai dari kebiasaan anak, peraturan, dan tentu saja ekspektasi Mama.

Jangan lupa, Mama juga perlu memberi info tentang kondisi kesehatan anak, misalnya alergi makanan tertentu atau mungkin alergi bulu binatang peliharaan.

Apapun kondisi kesehatan tersebut, Mama jangan sungkan untuk memberitahunya pada orangtua lain.

Demi kebaikan bersama dan kelancaran playdate!

Tidak hanya memberikan informasi tentang anak Mama, sebaiknya Mama juga menanyakan beberapa pertanyaan ini pada orangtua lain sebelum playdate dimulai.

Apa saja hal penting yang tidak boleh lupa ditanyakan?

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ini daftar pertanyaannya.

1. Siapa yang akan menjaga anak-anak?

Freepik/pressphoto

Mama harus tahu, siapa orang dewasa yang akan mengawasi anak-anak selama playdate di rumah orang lain.

AAP bahkan menyarankan untuk mencari tahu, siapa saja orang dewasa yang akan berada di rumah saat playdate.

Bagi anak yang usianya sudah lebih besar, biasanya playdate diperpanjang menjadi menginap bersama.

Kalau anak Mama menginap di rumah teman, sangat penting untuk mengetahui daftar orang dewasa yang akan berada di atap yang sama dengan anak Mama.

Kalau Mama merasa tidak nyaman dengan situasi di rumah tersebut, tawarkan playdate sampai malam saja, tanpa harus menginap.

Anak bisa mengenakan piyama, bermain atau menonton film bersama. Begitu waktunya tidur, anak Mama bisa kembali.

2. Ada kolam renang, trampolin, atau hal lain yang tidak aman?

Freepik/wavebreakmedia

Penting untuk mengetahui apakah rumah teman anak ada kolam renangnya, dan dipasang pagar atau tidak. 

AAP merekomendasikan semua orangtua untuk memasang pagar setinggi 4 kaki (sekitar 1.2 meter) mengelilingi kolam renang, dengan pintu pagar yang bisa dikunci.

Dengan begitu, anak tidak bisa ke kolam renang sesukanya, hingga mengurangi risiko tenggelam karena renang tanpa pengawasan.

Jika anak ada rencana renang, pastikan Mama tahu siapa yang mengawasinya, terutama jika usia anak Mama masih di bawah 5 tahun.

Menurut AAP, pengawasan yang sama juga diperlukan jika di rumah tersebut memiliki trampolin.

AAP mengatakan kalau trampolin sering menyebabkan kecelakaan pada anak, terutama yang masih di bawah 6 tahun.

Maka, jangan pernah membiarkan anak bermain trampolin tanpa pengawasan ya, Ma.

3. Apakah ada senjata api di rumah?

Freepik/rawpixel

Menurut AAP, sekitar sepertiga rumah di Amerika Serikat yang memiliki anak, juga memiliki senjata api di dalam rumah.

Mirisnya, banyak sekali senjata api tersebut yang sudah diisi peluru dan tidak dikunci. Wah, bahaya banget!

Memberi edukasi pada anak untuk tidak pernah mendekati senjata api? Semua orangtua melakukannya, dan ternyata itu saja tidak cukup, Ma.

Anak-anak terlalu cerdas untuk menemukan senjata api dan memainkannya seperti di film laga.

Maka sebelum anak playdate ke rumah orang lain, pastikan rumah tersebut bebas senjata api, atau setidaknya tidak mungkin terjamah anak.

AAP menyarankan untuk tidak sungkan menanyakan pada pemilik rumah tentang cara mereka menyimpan senjata api.

Jika Mama tidak nyaman dengan jawabannya, sebaiknya playdate di rumah Mama saja.

4. Bagaimana peraturan screen time di sana?

btimes.com.au/

Beda keluarga, pasti beda juga peraturannya.

Setiap keluarga mungkin memiliki aturan yang berbeda-beda tentang menonton TV, video game, atau screen time lainnya.

Pastikan Mama menyampaikan peraturan Mama ke orangtua teman anak, mungkin Mama tidak mau anak menonton film, bermain video game lebih dari 30 menit, atau peraturan lainnya.

Kalau ditanya alasannya, sebut saja kondisi setiap anak berbeda-beda, dan anak Mama belum siap untuk mengonsumsi konten yang berlebihan.

5. Ada hewan peliharaan apa saja?

Freepik/prostooleh

Begitu banyak anak yang bermasalah dengan hewan peliharaan, atau istilah awamnya adalah alergi binatang peliharaan.

Jika anak Mama salah satunya, jangan ragu untuk menyebutkan ia bisa sesak napas jika menghirup bulu kucing atau anjing.

Atau mungkin anak Mama sekadar takut dengan binatang tertentu? Katakan saja.

AAP menyarankan untuk bertanya apakah hewan peliharaan di rumah tersebut jinak, karena mungkin anak Mama takut di dekat binatang galak.

Dibanding kelompok usia lain, anak adalah kelompok yang paling sering menjadi korban gigitan binatang.

Maka jika anak merasa tidak nyaman di dekat binatang, percayalah pada nalurinya, dan hindari ia dari hal yang membuatnya resah.

Walau 5 pertanyaan ini mungkin terasa aneh untuk ditanyakan, namun keselamatan dan kenyamanan anak saat playdate harus diutamakan, Ma.

The Latest