TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tips Penting Langsing Pasca Persalinan yang Ampuh

Jangan sampai usaha Mama jadi sia-sia karena cara yang kurang tepat

Pixabay/Smpratt90

Salah satu permasalahan yang kerap dialami oleh para Mama setelah melewati proses persalinan adalah berat badan yang tak turun kembali.

Penampilan pun terlihat menjadi berbeda. Meski sebenarnya wajar, tak sedikit para ibu baru yang kemudian mencoba berbagai cara demi mendapatkan tubuh langsing lagi.

Jika Mama juga salah satunya, pahami bahwa ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan.

Alasannya, saat ini Mama juga tengah dalam masa menyusui, sehingga diet pun tetap harus diperhatikan.

Apa saja hal-hal yang perlu Mama pahami saat ingin menurunkan berat badan pasca persalinan? Berikut informasinya untuk Mama:

1. Waktu yang tepat

Pexels/Matty Cooper

Jangan terburu-buru, Ma. Tak usah pedulikan juga jika ada orang yang berkomentar negatif terhadap tubuh Mama pasca persalinan.

Ingatlah bahwa setelah menghadapi momen berat tersebut, tubuh Mama memerlukan waktu untuk bisa pulih kembali. Oleh sebab itu, langsung diet ketat dan melakukan olahraga ekstrem pun sebaiknya ditunda dulu.

Apabila Mama nekat langsung melakukan kedua hal tersebut, terlebih tanpa berkonsultasi dengan pakar, bukan tidak mungkin kesehatan fisik Mama justru bisa terganggu.

Pada minggu-minggu awal pasca persalinan, jika sudah mampu Mama bisa mulai melakukan latihan fisik ringan. Misalnya seperti berjalan kaki.

Pemeriksaan pasca persalinan biasanya akan dilakukan pada waktu 6-8 minggu sesudahnya, inilah saat yang tepat jika Mama ingin berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan tentang berat badan.

Pahami juga bahwa asupan nutrisi Mama menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan, ya.

2. Pilih cara yang aman

Pexels/Tookapic

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan, namun tak semuanya cocok dilakukan oleh para ibu baru.

Beberapa cara aman yang bisa dipilih oleh Mama di antaranya makan dengan menu gizi seimbang, banyak minum air putih dan selektif memilih menu camilan.

Saat menyusui, Mama seringkali menjadi mudah lapar bukan? Nah, jika pada waktu ini Mama asal-asalan memilih camilan dan makan semua makanan yang ada, tentu saja penurunan berat badan pun akan terasa semakin sulit.

Camilan yang dipilih sebaiknya yang alami, misalnya buah potong, kacang, biji-bijian, dan yoghurt.

Kurangi asupan berlemak dan bergula, makanan siap saji, kue, dan minuman bersoda. Daftar makanan dan minuman ini justru bisa membuat berat badan Mama mudah naik.

Jangan lupa juga untuk memerhatikan porsi makan saat makan. Hindari makan berlebihan karena juga bisa menghambat usaha Mama menurunkan berat badan.

3. Jangan sembarangan berolahraga

Pexels/Tirachard Kumtanom

Ingatlah bahwa tubuh Mama butuh waktu untuk pulih pasca persalinan, sehingga langsung berolahraga berat sebaiknya tidak dilakukan ya, Ma. Tunda dulu sampai minimal 6 minggu.

Apabila secara fisik Mama merasa sudah mampu beraktivitas, pilih dulu latihan ringan untuk memulai program Mama. Latihan yang bisa dipilih misalnya latihan dasar panggul (senam kegel) dan berjalan kaki.

4. Perhatikan tujuan menurunkan berat badan

Pexels/Jessica Monte

Hal yang tak kalah penting jika Mama ingin menurunkan berat badan adalah menentukan tujuan. Tujuan ini berfungsi sebagai pengingat apabila di tengah jalan nanti Mama mendadak malas untuk melanjutkan program.

Selain faktor penampilan, Mama juga perlu memahami bahwa berat badan berkaitan dengan kesehatan juga. Apabila nantinya Mama ingin punya anak lagi, urusan berat badan ini pun menjadi lebih penting lagi.

Beberapa contoh risiko komplikasi akibat kelebihan berat badan atau obesitas di antaranya tekanan darah tinggi (preeklampsia), diabetes gestasional, risiko lahir prematur dan risiko bayi memiliki berat badan yang tinggi juga.

Bahkan jika Mama tidak berencana untuk memiliki anak lagi, penurunan berat badan juga memiliki beberapa manfaat sehat. Menjaga berat badan tetap di bawah kendali dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

5. Menyusui eksklusif

Freepik

Tahukah Mama bahwa menyusui secara eksklusif juga membantu mengurangi berat badan Mama secara alami? Beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktivitas ini dapat membantu menurunkan berat badan.

Namun demikian, Mama tetap perlu memahami bahwa asupan kalori memegang peranan penting. Meski menyusui bisa membantu menurunkan berat badan, bukan berarti lantas Mama boleh makan sebanyak-banyaknya.

Mama tetap perlu memerhatikan pola makan, termasuk menu dan porsinya. Menyusui membakar sekitar 330 kalori ekstra per hari. Jika Mama tetap makan berlebihan, penurunan berat badan pun jadi sulit.

Yang terpenting, beri diri Mama waktu untuk bisa menjalani pola hidup sehat dan menurunkan berat badan tanpa paksaan. Jangan mempersulit diri Mama dengan membuat target tinggi. Semangat, Ma!

The Latest