TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kembali Terjadi, Seorang Ibu Melahirkan Sendiri Tanpa Bantuan Medis

Unggahan Nia Kumala Sari viral di Facebook karena telah melahirkan sendiri tanpa bantuan medis

Pixabay/woodypino

Sebuah unggahan Facebook terkait seorang perempuan asal Jepara yang melahirkan sendiri tanpa bantuan tenaga medis di Puskesmas sempat viral dan menghebohkan. 

Walau unggahan dari akun Facebook Nia Kumala Sari tersebut telah dihapus, namun banyak pertanyaan terkait proses persalinan yang dilakukan sendiri padahal sudah berada di Puskesmas. 

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait, "kenapa bisa Nia Kumala Sari melahirkan sendiri tanpa dibantu oleh bidan atau dokter?" seolah membuat banyak orang penasaran. 

Jika ingin mengetahui kejadian detail yang dialami oleh Nia Kumala Sari dan suaminya ini, Popmama.com telah merangkumnya secara detail. 

Unggahan Nia Kumala Sari yang Sempat Viral di Facebook Sudah Dihapus

Facebook.com/Nia Kumala Sari

Kepada yang terhormat pihak Puskesmas Paki Aji Jepara. Saya hanya ingin menceritakan pengalaman saya dan mengkritik pelayanan di Puskesmas Paki Aji. Mohan maaf sebelumnya saat saya membawa istri saya yang mau melahirkan ke puskesmas sekitar jam 8.30 hari Sabtu, malam Minggu tanggal 12 September 2020. 

Baru nyampe diperiksa bidan katanya baru bukaan dua dan diperkirakan bidan, lahir besok pagi. Bu bidan bilang kalau udah keluar air ketuban baru disuruh panggil bu bidan. 

Begitulah sepenggal status yang dituliskan oleh seorang perempuan pada akun Facebook Nia Kumala Sari di grup MIK Jepara Official (Media Komunikasi Kota Jepara), Senin (14/9/2020) malam. 

Sebelum dihapus ada beragam reaksi dari warganet yang ikut meramaikan kolom komentar dalam unggahan tersebut. Jika diperhatikan cerita dari suami korban memang sangat miris karena harus melahirkan sendiri tanpa bantuan medis. 

Kedua Belah Pihak Sudah Saling Bertemu

Pixabay/charly-k

Sang suami tidak hanya bercerita terkait kronologi awal saja, namun juga menjabarkan kalau istrinya kesakitan di momen tersebut karena sudah ingin melahirkan. Akhirnya Nia Kumala Sari harus melahirkan sendiri dibantu oleh keluarga yang mengantar tanpa pertolongan dari pihak Puskesmas. 

Ketika dimintai konfirmasi perihal kejadian ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mundrikatun mengatakan bahwa sudah ada penjelasan dari kedua pihak. Mulai dari Puskesmas Pakis Aji dan keluarga Nia Kumala Sari sudah mengakui kesalahan serta kebenaran dari masing-masing sisi. 

Puskesmas Pakis Aji pun sudah meminta maaf dengan mendatangi langsung ke rumah pasien, tepatnya di Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, Jepara. 

Setelah diselesaikan secara baik-baik, kejadian ini murni miskomunikasi saja. Diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat tetap diutamakan. 

Apa Saja Bahaya yang Terjadi ketika Seseorang Melahirkan Sendiri?

Pixabay/TanteTati

Terkait peristiwa yang dialami oleh Nia Kumala Sari, proses melahirkan sendiri memang tidaklah mudah bahkan dapat berisiko untuk kesehatan diri sendiri dan si Kecil. Kejadian melahirkan sendiri tanpa bantuan medis tidak hanya sekali saja terjadi, sebelumnya sudah banyak kejadian serupa. Tak jarang bayi yang dilahirkan justru mengalami permasalahan kesehatan.

Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi ketika seseorang melahirkan sendiri, antara lain: 

  • Terjadi gawat janin yang akan mengancam keselamatan si Kecil

Gawat janin menjadi salah satu bahaya yang mengintai ketika seseorang melahirkan sendiri. Padahal jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat, maka bayi yang dilahirkan tidak dapat selamat.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang memicu terjadinya gawat janin, antara lain kekurangan oksigen, mengalami hipertensi saat hamil serta cairan ketuban yang terlalu sedikit. 

  • Mengalami perdarahan postpartum

Ketika melahirkan sendirian tanpa bantuan orang lain, maka risiko terjadinya perdarahan postpartum akan semakin meningkat. Padahal jika kondisi ini tidak terkontrol, maka bisa menyebabkan kehilangan banyak darah. 

Proses persalinan yang banyak kehilangan darah hanya akan membahayakan bayi dan sang Mama. Maka dari itu, perlu sekali melakukan tindakan yang harus disegerakan untuk menghentikan perdarahan. 

Jika tidak, kehilangan banyak darah hanya akan menyebabkan kematian. 

  • Proses persalinan terjadi dalam jangka waktu yang lebih lama

Ma, melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain memang akan menguras banyak tenaga. Mengingat tidak ada yang membantu memantau kemajuan dalam proses pembukaan, sehingga terkesan lebih lama. 

Beberapa risiko di atas bisa sangat mengancam ketika masih nekat ingin melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain. Diharapkan sebelum memiliki keinginan untuk melahirkan sendirian, ada baiknya berpikir ulang agar terhindar dari berbagai risiko buruk. 

Semoga kejadian seperti Nia Kumala Sari atau perempuan yang berusaha melahirkan sendiri tidak kembali terulang ya, Ma. 

Baca juga: 

The Latest