TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Inilah 5 Alasan Mengapa Ibu Hamil Memerlukan Eritrosit Lebih Banyak

Eritrosit adalah kepingan sel darah merah yang berbentuk bulat

Pexels/Pixabay

Tahukah, Mama?

Bahwa darah di dalam tubuh terbagi menjadi dua jenis, yaitu sel darah merah dan sel darah putih.

Sel darah merah yang bernama eritrosit bentuknya seperti kepingan bulat berdiameter 8 m dan memiliki ketebalan 1 m di bagian cekungan tengahnya.

Eritrosit adalah sel darah merah yang dibuat di sumsum tulang melalui proses yang disebut erythropoiesis. Sel darah merah dapat menyebar dengan cepat dalam aliran darah untuk sampai ke berbagai organ di tubuh.

Beberapa mineral seperti zat besi menjadi pilihan penting untuk mereka. Pada kondisi hamil, kandungan darah merah tentu tidak sama dengan kondisi normal.

Inilah 5 alasan mengapa ibu hamil memerlukan eritrosit lebih banyak. Berikut informasi selengkapnya dari Popmama.com :

1. Mencegah risiko bayi lahir dengan berat di bawah normal

Unplash/Christian Bowen

Sebenarnya fungsi zat besi di masa kehamilan digunakan untuk membentuk hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke organ-organ dan jaringan.

Ketika hamil, tubuh pun akan memproduksi persediaan darah tambahan untuk sang ibu dan janin di dalam kandungan.

Tapi ketika ibu hamil tidak memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi untuk tubuhnya, maka sangat berpengaruh pada perkembangan maupun pertumbuhan janin.

Di mana bisa berisiko bayi lahir dengan berat di bawah normal.

Oleh karenanya ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 30 miligram (mg) zat besi per hari.

2. Menambah Hb dan energi di dalam tubuh ibu hamil

Freepik/senivpetro

Sangat penting untuk menjaga kadar zat besi Mama selama kehamilan.

Jika tidak mencukupi asupan zat besi harian, maka akan mudah merasa lelah dan terserang infeksi. Sedangkan ibu hamil memerlukan energi ekstra lebih kuat dari kondisi normal.

Itulah mengapa ibu hamil memerlukan eritrosit yang lebih banyak. Maka sangat dianjurkan banyak makan makanan yang mengandung zat besi untuk menambah Hb di dalam tubuh.

Sebab fungsi zat besi dapat membantu pembentukkan energi di masa kehamilan.

3. Membantu pembentukkan plasenta dan perkembangan janin

Pexels/Pixabay

Kebanyakan dari ibu hamil, hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang perkembangan janin dari minggu ke minggu.

Akibatnya ibu hamil tidak tahu apakah janinnya tumbuh sehat atau malah tidak berkembang.

Sedangkan beberapa nutrisi dan makanan sehat akan diserap janin. Di mana setiap makanan masuk melalui plasenta.

Itulah mengapa ibu hamil mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan memerlukan eritrosit yang lebih banyak, gunanya untuk membantu pembentukkan plasenta dan perkembangan janin di dalam kandungan.

4. Mengurangi anemia defisiensi besi di awal kehamilan

Freepik/starline

Dengan memenuhi asupan zat besi yang tepat, maka dapat mengurangi anemia defisiensi besi di awal kehamilan.

Tapi jika jumlah eritrosit lebih rendah dari biasanya, bisa jadi disebabkan oleh anemia dan malnutrisi di masa kehamilan.

Sedangkan defisiensi zat besi membahayakan kondisi ibu hamil, karena dapat memengaruhi fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi di trimester pertama.

Untuk itu mengapa ibu hamil memerlukan eritrosit lebih banyak dari kondisi normal.

5. Mengantarkan oksigen di seluruh tubuh

Freepik

Bahwa eritrosit sangatlah dibutuhkan bagi tubuh ibu hamil, di mana sel darah merahlah yang mengangkut oksigen dari jantung ke paru-paru dan ke seluruh tubuh.

Selain itu karbon dioksida juga diangkut oleh sel darah merah.

Sedangkan eritrosit mengalir ke seluruh tubuh untuk mengedarkan oksigen ke seluruh sel dan jaringan tubuh, karena kepingan darah ini mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengikat oksigen.

Oleh sebab itu, zat besi sangat penting bagi ibu hamil untuk mengantarkan oksigen di seluruh tubuh. Dengan bantuan oksigen inilah yang akan menggerakan organ bekerja sesuai semestinya.

Demikianlah 5 alasan mengapa ibu hamil memerlukan eritrosit lebih banyak. Sebab jika kekurangan zat besi menjadi suatu hal yang sangat berbahaya di masa kehamilan. 

The Latest