TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kolesterol Tinggi dan Hubungannya dengan Pra-kehamilan

Mama dan Papa sedang merencanakan kehamilan? Singkirkan dahulu kolesterol tingginya ya

freepik/jcomp

Apakah Mama dan Papa sedang merencanakan untuk memiliki anak?

Mama dan Papa harus sama-sama mengetahui kondisi kesehatan tubuh, kolesterol salah satunya. Pasalnya, kolesterol bisa jadi salah satu faktor kesuburan salah satu pasangan.

Berikut ini Popmama.com sudah merangkum bahaya kolesterol bagi Mama dan Papa yang sedang merencanakan kehamilan.

1. Kolesterol bisa menyumbat pembuluh darah

freepik/freepic.diller

Kolesterol tinggi sebenarnya bukan suatu penyakit, tapi kondisi ini berisiko pada beberapa kondisi kesehatan yang serius. Selain menyumbat pembuluh darah, meningkatkan serangan jantung dan stroke, kolesterol juga berpengaruh pada seksualitas Mama dan Papa. 

Menurut Michael Krychman, Direktur Pusat Kesehatan Seksual dan Penyintas Seksual, California Selatan, mengatakan kolesterol tinggi menyebabkan timbunan lemak yang menyumbat pembuluh darah yang mengarah ke daerah panggul.

2. Kolesterol menyebabkan kualitas sperma menurun

Pexels/Bruce Mars

Sperma berkualitas berbentuk kental putih dan biasanya didapatkan pada saat Papa mengalami puncak orgasme. Jika pria mengalami kolesterol, kondisi ini sangat jarang terjadi sehingga akan menurunkan kualitas sperma.

3. Kolesterol menurunkan gairah seksual

unsplash/TR Davis

Pada pria, kolesterol tinggi dapat merusak kinerja seksual dan menurunkan libido. Pastinya hal ini berujung pada menurunnya gairah seksual pada pria.

Jadi, mengetahui kesehatan Papa sebelum ingin memiliki anak sangatlah penting.

4. Kolesterol menyebabkan disfungsi ereksi

unsplash/Hush Naidoo

Michael Krychman juga menambahkan bahwa tersendatnya aliran pembuluh darah ini menyebabkan pria dengan kolesterol tinggi terkadang berakhir dengan disfungsi ereksi karena tidak menerima aliran darah yang cukup ke penis.

5. Kolesterol menggagalkan rencana kehamilan

unsplash/freestocks.org

Kolesterol dalam tubuh berbentuk zat lilin seperti lemak. Terlalu banyak kolesterol dalam aliran darah menciptakan plak arteri yang merusak dan menghambat aliran darah.

Penyumbatan ini akan menyebabkan sirkulasi darah yang tidak memadai ke seluruh sistem termasuk penis dan area genital. Pada pria, hal ini mengakibatkan terjadinya masalah ereksi.

Sedangkan pada perempuan, timbunan lemak dari kolesterol dapat berdampak pada pelumasan, menyebabkan hubungan seksual dan yang menyakitkan dan penurunan libido.

Selain itu, kolesterol tinggi juga memengaruhi kemampuan tubuh untuk melepaskan oksida nitrat ke dalam aliran darah. Kondisi ini mencegah relaksasi yang tepat dari jaringan penis untuk menyebabkan pembengkakan ereksi.

Hal inilah yang membuat kolesterol bisa menghancurkan rencana Mama dan Papa untuk segera mendapatkan keturunan.

Tuh kan Ma, banyak sekali dampaknya jika Mama atau Papa punya penyakit kolesterol saat Mama dan Papa merencanakan kehamilan.

Banyak yang bisa dilakukan, salah satunya mengubah gaya hidup, pola makan, pola istirahat, dan olahraga teratur.

Setelah itu, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan agar rencana kehamilan Mama dan Papa berhasil ya. Jangan menyerah dan terus berusaha agar tujuan Mama dan Papa tercapai.

Memang tidak mudah, tetapi penantian untuk mendapatkan si Kecil pasti amat sangat berarti, bukan?

Baca juga:

The Latest