Latih Kontak Mata dengan Bayi untuk Bonding dan Kecerdasan

Mama bisa melatih kontak mata dengan bayi sedini mungkin

13 Juli 2021

Latih Kontak Mata Bayi Bonding Kecerdasan
Freepik/Phduet

Sejak kelahirannya, bayi akan mulai mengenali, mengumpulkan informasi, dan mempelajari berbagai hal di sekitarnya. Dalam usia 6-8 minggu pertama bayi memasuki tahap perkembangan di mana ia seharusnya sudah mampu membuat kontak mata dengan orang lain.

Menurut penelitian Universitas Cambridge, kegiatan ini dapat menyinkronkan gelombang otak mama dengan bayi yang membantunya mengembangkan kemampuan belajar serta komunikasi. Kontak mata juga melepaskan oksitosin yang mempererat ikatan emosional mama dengan bayi.

Jangan khawatir dulu apabila bayi terlambat atau tidak melakukan kontak mata dalam usia 6-8 minggu. Coba ikuti tips Popmama.com berikut ini mengenai cara melatih kontak mata bayi sedini mungkin!

1. Posisikan bayi dengan benar

1. Posisikan bayi benar
Freepik

Jarak sehat untuk mulai kontak mata dengan bayi adalah 10-20 inci dari wajah. Tarik perhatian bayi dengan memanggil namanya atau membuat gerakan. Mama bisa memposisikan bayi di pangkuan mama atau berbaring berdampingan.

Editors' Picks

2. Berinteraksi dengan sentuhan dan suara

2. Berinteraksi sentuhan suara
Unsplash/JonathanBorba

Jika perhatian bayi sudah tertuju pada Mama, buat gestur seperti menyanyi atau berbicara dengan bayi sambil mengunci kontak mata dengannya.

Apabila dilakukan bersamaan dengan kontak mata, sentuhan dan suara mama dapat membantu mempererat bonding atau ikatan emosional dengan bayi. Jangan ragu untuk menyentuhnya dan terus berbicara lembut.

3. Gunakan bantuan mainan

3. Gunakan bantuan mainan
Freepik

Jika rentang perhatian bayi pendek dan mudah pecah, gunakan mainan berwarna dan bersuara untuk menarik perhatiannya kembali pada Mama.

Pastikan Mama melakukan ini saat bayi terjaga dan tidak dalam keadaan mengantuk. Dengan begitu, stimulasi bisa tersampaikan dengan baik.

4. Ajak bayi bicara

4. Ajak bayi bicara
Pixabay/imagesbg

Perdengarkan suara mama terus menerus setiap berinteraksi dengan bayi, baik ketika makan, mandi, menggantikan popok, atau mengantar tidur. Suara mama dapat merangsang dorongan bayi untuk melihat ke arah Mama dan membuat kontak mata.

Mama juga sebaiknya sering mengajak bayi ngobrol atau bahkan membacakan cerita menjelang waktu tidur. Selain melatih kontak mata, cara ini juga dapat menstimulasi kecerdasan otak bayi.

5. Kenalkan bayi dengan lingkungan sekitar

5. Kenalkan bayi lingkungan sekitar
Pixabay/Bessi

Setiap bayi mulai memerhatikan orang atau objek tertentu di sekitarnya, tunjuk dan sebut nama orang atau benda tersebut dengan jelas untuk membantu perkembangan bahasanya. Kebiasaan ini akan merangsang bayi untuk memulai interaksi dengan Mama setiap kali ia penasaran dengan hal baru.

Perlu diingat bahwa bayi usia 0-6 bulan memang memiliki rentang pandang dan fokus yang pendek, jadi jangan mudah kesal jika mereka cepat mengalihkan perhatiannya dari Mama, ya.

Nah itulah cara melatih kontak mata bayi. Lakukan tips ini perlahan dengan sabar untuk membentuk kebiasaan positif jangka panjang. Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.