Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Bulu Halus pada Bayi Bisa Hilang Sendiri?
Pexels.com/Luis Becerra Fotógrafo
  • Lanugo atau bulu halus pada bayi umumnya normal dan rontok sendiri dalam beberapa minggu hingga dua bulan pertama kehidupan.

  • Bulu ini bertekstur lembut dan tipis, sering terlihat di punggung, bahu, atau tulang ekor, tetapi dapat tumbuh di area berfolikel rambut.

  • Lanugo tidak perlu dicukur atau dihilangkan karena kulit bayi sensitif; konsultasikan ke dokter bila ada kekhawatiran atau pertumbuhan tidak biasa pada usia lebih besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi kadang lahir punya bulu halus lembut di punggung, bahu, atau leher. Ini namanya lanugo dan biasanya tidak berbahaya. Bulu itu akan rontok sendiri dalam beberapa minggu sampai dua bulan. Tidak perlu dicukur atau dicabut karena kulit bayi masih lembut. Kalau Mama masih khawatir, Mama bisa tanya dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melihat setiap detail kecil pada tubuh bayi tentu menjadi pengalaman tersendiri bagi Mama, terutama di masa-masa awal kehidupannya.

Saat memperhatikan si Kecil, Mama mungkin menyadari adanya bulu-bulu halus yang tumbuh di beberapa bagian tubuhnya. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa penasaran, terlebih jika Mama baru pertama kali mengalaminya.

Lantas, apakah bulu halus pada bayi bisa hilang sendiri? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan Popmama.com terkait hal tersebut dilansir dari Cleveland Clinic berikut ini.

1. Apakah bulu halus tersebut bisa hilang sendiri?

Pexels.com/RDNE Stock project

Ya, bulu halus pada bayi atau lanugo umumnya akan menghilang dalam dua bulan pertama kehidupan bayi.

Beberapa bayi mungkin masih memiliki rambut tipis seperti bulu halus di bagian atas telinga, di atas tulang ekor, atau di pangkal leher. Kondisi tersebut masih tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika Mama memiliki pertanyaan mengenai pertumbuhan rambut di tubuh si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak ya!

2. Seperti apa bentuk bulu halus pada bayi?

Pexels.com/Yan Krukau

Lanugo memiliki tekstur yang lembut, tipis, dan menyerupai bulu-bulu halus. Bayi yang lahir dengan lanugo mungkin terlihat seolah-olah tubuhnya diselimuti lapisan bulu tipis.

Bulu ini paling mudah terlihat di punggung, bahu, atau tulang ekor bayi. Meski begitu, lanugo dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun yang memiliki folikel rambut.

Warna lanugo juga bervariasi, mulai dari sangat terang hingga gelap. Pada bayi dengan kulit lebih gelap, bulu halus ini mungkin terlihat lebih jelas dibandingkan pada bayi berkulit cerah.

Namun, lanugo tidak menutupi area seperti bibir, telapak tangan, kuku, maupun telapak kaki.

3. Kapan pertumbuhan lanugo menjadi tanda kondisi medis?

Pexels.com/ENIO ENGENHEIRO

Pada bayi baru lahir, lanugo merupakan kondisi yang normal dan umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, pertumbuhan lanugo yang berlebihan dapat berkaitan dengan gangguan makan berat atau malnutrisi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, lanugo juga dikaitkan dengan tumor atau kanker.

Oleh karena itu, jika Mama melihat pertumbuhan bulu halus yang tidak biasa pada anak yang lebih besar, remaja, atau orang dewasa, sebaiknya sarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.

4. Apakah bulu halus pada bayi perlu dihilangkan?

Pexels.com/Dobromir Dobrev

Mama tidak perlu mencukur, melakukan waxing, atau menggunakan metode lain untuk menghilangkan lanugo pada si Kecil. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga tindakan tersebut berisiko menyebabkan iritasi.

5. Apakah berbahaya jika bayi lahir dengan bulu halus?

Pexels.com/Luis Becerra Fotógrafo

Tidak, bayi yang lahir dengan lanugo bukan berarti mengalami masalah kesehatan.

Bayi yang lahir prematur memang lebih sering memiliki bulu halus ini, tetapi bayi yang lahir cukup bulan juga bisa mengalaminya.

Lanugo umumnya akan rontok dengan sendirinya dalam beberapa minggu hingga dua bulan pertama kehidupan.

Jadi, Mama tidak perlu panik jika si Kecil memiliki bulu halus saat lahir. Mama bisa berkonsultasi dengan dokter jika khawatir mengenai hal tersebut.

Itu dia penjelasan mengenai apakah bulu halus pada bayi bisa hilang sendiri. Bulu halus tersebut normal sehingga Mama tidak perlu khawatir ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article