Bayi di India Lahir dengan 26 Jari, Dipercaya sebagai Jelmaan Dewi

Ahli menyebut kondisi ini karena kelainan genetik, sementara keluarga percaya bahwa itu 'anugerah'

21 September 2023

Bayi India Lahir 26 Jari, Dipercaya sebagai Jelmaan Dewi
Freepik/freepik
Ilustrasi

Seorang bayi perempuan di India lahir dengan 26 jari tangan dan kaki. Bayi tersebut dilahirkan di pusat kesehatan masyarakat Kaman, dekat Kota Bharatpur, negara bagian Rajasthan pada Minggu (17/9/2023) lalu.

Mengutip dari New York Post, bayi tersebut mempunyai tujuh jari di setiap tangan dan enam jari di masing-masing kakinya. Pihak keluarga memercayai bayi tersebut merupakan jelmaan Dewi Hindu.

Sementara itu, pakar medis menjelaskan jika bayi perempuan tersebut lahir dengan kelainan genetik langka bernama polidaktili. Kelainan inilah yang menyebabkan sang bayi lahir dengan kelebihan jari tangan dan kaki.

Berikut ini Popmama.comakan mengulas lebih lanjut informasi tentang bayi di India lahir dengan 26 jari, yang dipercaya sebagai jelmaan dewi. Simak terus, ya, Ma!

1. Bayi dengan 26 jari tersebut lahir dalam kondisi sehat

1. Bayi 26 jari tersebut lahir dalam kondisi sehat
Freepik/vectorpocket
Ilustrasi

Meski terlahir dengan jumlah jari yang melebihi normal, hal tersebut ternyata tidak mengganggu kesehatan sang bayi. Dokter telah memastikan bahwa kondisi bayi dengan 26 jari tersebut lahir dalam kondisi sehat.

2. Pihak keluarga justru senang sang bayi dipercaya sebagai jelmaan dewi

2. Pihak keluarga justru senang sang bayi dipercaya sebagai jelmaan dewi
Pexels/Rene Asmussen
Ilustrasi

Usai mengetahui kondisi fisik bayi yang tidak biasa, pihak keluarga justru merasa senang ketika melihatnya. Sarju Devi dan Gopal Bhattacharya selaku kedua orangtua sang bayi bahkan mengungkapkan kebahagiaannya.

Pihak keluarga sang bayi percaya bahwa si Kecil yang lahir dengan 26 jari merupakan reinkarnasi dari Dewi Hindu yang bernama Dholagarh Devi. Kakak laki-laki dari Sarju, Deepak, pun ikut bersuka cita atas kabar yang melimpahi keluarga adiknya tersebut.

“Adik saya telah melahirkan seorang bayi yang memiliki 26 jari, dan kami mempertimbangkannya sebagai reinkarnasi dari Dholagarh Devi. Kami sangat bahagia,” ujar Deepak.

Editors' Pick

3. Secara medis, kelebihan jari tangan dan kaki disebut kelainan genetik polidaktili

3. Secara medis, kelebihan jari tangan kaki disebut kelainan genetik polidaktili
Freepik/jcomp
Ilustrasi

Apabila ditinjau dalam dunia medis, kelebihan jari tangan dan kaki seperti ini bisa disebut sebagai kelainan genetik polidaktili. Pada dasarnya, kasus seperti ini sangat umum terjadi pada bayi.

Akan tetapi, kasus yang biasa terjadi hanya berlaku untuk salah satu tangan atau kaki sehingga kelainan seperti di India ini termasuk jarang. Fakta lainnya, dalam setiap etnis ternyata mempunyai kondisi polidaktili yang berbeda-beda.

Anak-anak dari negara Asia dan kulit putih biasanya cenderung memiliki ibu jari tambahan. Sedangkan, anak-anak dari ras kulit hitam biasanya mempunyai jari kelingking tambahan.

4. Kelainan ini disebabkan oleh gangguan gen ketika janin berkembang dalam rahim

4. Kelainan ini disebabkan oleh gangguan gen ketika janin berkembang dalam rahim
Freepik/prostooleh

Dilansir dari Cleveland Clinic, kelainan polidaktil bisa disebabkan oleh gangguan pada gen ketika janin masih berkembang di dalam rahim. Sebagai informasi, gen adalah unsur biologis yang diwariskan orangtua kepada para anaknya yang berisi instruksi untuk pertumbuhan dan fungsi setiap sel dalam tubuh manusia.

Apa pun yang dapat mengubah atau mengganggu gen ketika janin berkembang, bisa berpotensi menyebabkan kelainan tubuh, termasuk polidaktili. Selain itu, salah satu orangtua yang membawa kode genetik tersebut dapat menyebabkan bayi berpeluang 50 persen lahir dengan polidaktili.

5. Diagnosis kelainan genetik polidaktili

5. Diagnosis kelainan genetik polidaktili
Freepik/freepik

Kelebihan jari atau polidaktili bisa didiagnosis sebelum bayi lahir menggunakan alat tes ultrasonografi (USG).

Tenaga kesehatan biasanya akan mengidentifikasi kelebihan jari di tangan atau kaki terlebih dahulu, kemudian mendiagnosis sebagai salah satu jenis polidaktili.

6. Polidaktili tidak membahayakan kesehatan, tetapi bisa bermasalah di masa depan

6. Polidaktili tidak membahayakan kesehatan, tetapi bisa bermasalah masa depan
Freepik/jcomp
Ilustrasi

Polidaktili memang tidak membahayakan kesehatan bayi atau bahkan mengancam keberlangsungan hidupnya. Namun, penambahan jari yang melebihi normal akan menimbulkan permasalahan lain ke depannya.

Misalnya ketika anak sudah mulai menggenggam benda. Jumlah jari yang berlebih akan membuatnya sulit menggenggam benda tersebut.

7. Penanganan kasus kelainan genetik polidaktili

7. Penanganan kasus kelainan genetik polidaktili
Freepik/jcomp
Ilustrasi

Kasus kelainan genetik polidaktili tentu hanya dapat ditangani oleh dokter atau ahli medis. Pada proses penanganannya, dokter kemungkinan akan melakukan rontgen terhadap kaki atau tangan sang bayi.

Jari tambahan biasanya akan dibuang melalui operasi bedah ketika bayi mulai besar, yaitu antara usia 1 hingga 2 tahun untuk menormalkan jari. Untuk itu, perlu konsultasi dengan tenaga ahli sebelum melakukan penanganan terhadap kasus kelainan genetik polidaktili.

Demikian informasi seputar bayi di India lahir dengan 26 jari, yang dipercaya sebagai jelmaan dewi. Kalau Mama percaya yang mana, nih?

Baca juga:

The Latest