Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Clubfoot pada Bayi: Apa Itu, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Instagram.com/dr.ayazafandiyev
  • Clubfoot adalah kelainan bawaan ketika satu atau kedua kaki bayi berputar ke dalam akibat tendon lebih pendek dan kencang; sekitar satu dari 1.000 bayi baru lahir mengalaminya.

  • Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi risikonya dikaitkan dengan faktor genetik, lingkungan kehamilan, merokok, obat terlarang, serta kondisi seperti spina bifida; bayi laki-laki lebih berisiko.

  • Penanganan perlu dimulai dini, idealnya dua minggu pertama, melalui metode Ponseti atau French, penyangga kaki, dan operasi pada kasus tertentu untuk mendukung kemampuan berdiri serta berjalan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada bayi yang kakinya berputar ke dalam sejak lahir. Ini namanya clubfoot. Kaki bayi biasanya tidak sakit, tapi bisa susah dipakai berdiri dan jalan nanti. Dokter bisa melihatnya saat bayi masih di perut atau setelah lahir. Kaki bisa dibantu dengan gips, penyangga, atau operasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bentuk dan posisi kaki bayi dapat berbeda-beda sejak lahir. Salah satu kondisi yang perlu Mama ketahui adalah clubfoot, yaitu kelainan bawaan yang membuat kaki bayi berputar ke arah dalam.

Meski umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, clubfoot tetap perlu ditangani agar tidak mengganggu perkembangan gerak si Kecil, terutama saat mulai berdiri dan berjalan.

Lalu, apa yang menyebabkan kondisi ini dan bagaimana cara mengatasinya? Melansir dari Cleveland Clinic, berikut Popmama.com rangkum penjelasan mengenai apa itu clubfoot pada bayi.

1. Apa itu clubfoot pada bayi?

Pinterest/orthopedics

Clubfoot atau talipes equinovarus adalah kelainan bawaan yang membuat salah satu atau kedua kaki bayi berputar ke arah dalam. Akibatnya, telapak kaki dapat menghadap ke samping atau ke atas.

Kondisi ini terjadi karena tendon pada kaki bayi lebih pendek dan kencang dari seharusnya, sehingga menarik kaki ke posisi yang tidak normal.

Clubfoot termasuk kelainan bawaan yang cukup umum, dengan sekitar satu dari 1.000 bayi baru lahir mengalaminya. Sekitar separuh bayi dengan kondisi ini mengalami kelainan pada kedua kaki.

2. Apa penyebab clubfoot pada bayi?

Magnific/rawpixel.com

Penyebab pasti clubfoot belum diketahui. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan selama kehamilan.

Faktor genetik dapat meningkatkan risiko clubfoot, terutama jika terdapat riwayat kondisi serupa dalam keluarga.

Sementara itu, kebiasaan merokok dan penggunaan obat-obatan terlarang selama kehamilan juga dapat meningkatkan risiko kelainan bawaan.

Selain itu, bayi laki-laki memiliki risiko mengalami clubfoot hingga dua kali lebih tinggi dibandingkan bayi perempuan. Risiko juga meningkat pada bayi dengan kondisi tertentu, seperti spina bifida atau kelainan genetik.

3. Apa saja gejala clubfoot pada bayi?

Magnific.com/magnific

Clubfoot dapat dikenali dari posisi kaki bayi yang mengarah ke dalam. Selain itu, beberapa tanda yang dapat Mama perhatikan meliputi:

  • Bentuk kaki melengkung menyerupai ginjal.

  • Terdapat lipatan kulit yang dalam di bagian dalam kaki.

  • Lengkungan telapak kaki lebih tinggi dari biasanya.

  • Ukuran kaki lebih pendek.

  • Otot betis pada kaki yang terdampak lebih kecil.

  • Pergelangan kaki kaku dan gerak kaki terbatas.

Jika Mama menemukan tanda-tanda tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi kaki si Kecil.

4. Bagaimana clubfoot memengaruhi perkembangan bayi?

Magnific.com/magnific

Clubfoot umumnya tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi. Namun, kondisi ini tidak dapat membaik dengan sendirinya dan dapat mengganggu kemampuan si Kecil untuk berdiri maupun berjalan.

Jika tidak ditangani, clubfoot dapat membuat anak berjalan dengan bertumpu pada sisi atau bagian atas kaki. Kondisi ini juga berisiko menyebabkan kapalan, infeksi kaki, dan masalah persendian seperti artritis.

Oleh karena itu, penanganan sejak dini diperlukan untuk membantu memperbaiki posisi kaki sebelum bayi mulai berjalan.

5. Bagaimana clubfoot pada bayi didiagnosis?

Magnific.com/magnific

Clubfoot dapat terdeteksi saat bayi masih dalam kandungan melalui pemeriksaan USG kehamilan. Dengan begitu, orangtua dapat mempersiapkan penanganan setelah bayi lahir.

Jika belum terdeteksi selama kehamilan, dokter biasanya mengenali clubfoot melalui pemeriksaan fisik setelah bayi lahir. Dalam kondisi tertentu, pemeriksaan rontgen juga dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis.

6. Bagaimana cara mengatasi clubfoot pada bayi?

Pinterest/pbsofficial

Penanganan clubfoot sebaiknya dimulai sedini mungkin, idealnya dalam dua minggu pertama setelah bayi lahir. Beberapa metode yang dapat dilakukan meliputi:

  1. Metode Ponseti: metode Ponseti dilakukan dengan meregangkan kaki bayi secara bertahap, kemudian memasangnya dengan gips untuk memperbaiki posisi kaki. Gips diganti setiap empat hingga tujuh hari selama sekitar dua hingga tiga bulan. Pada sebagian besar kasus, dokter juga melakukan prosedur kecil untuk memanjangkan tendon Achilles. Setelah posisi kaki terkoreksi, bayi mungkin perlu menggunakan penyangga khusus untuk mempertahankan hasilnya.

  2. Metode French: metode French menggunakan peregangan, plester, dan bidai untuk memperbaiki posisi kaki. Perawatan dilakukan setiap hari dengan bantuan fisioterapis yang juga mengajarkan orangtua cara melakukannya di rumah. Metode ini membutuhkan latihan rutin dan pemantauan berkala. Pada sebagian bayi, prosedur pemanjangan tendon Achilles juga diperlukan.

  3. Penggunaan penyangga kaki: setelah posisi kaki membaik, dokter dapat menyarankan penggunaan penyangga berupa sepatu khusus yang dihubungkan dengan batang logam. Penyangga ini membantu mempertahankan posisi kaki dan mencegah clubfoot kambuh. Penggunaannya perlu mengikuti jadwal yang ditentukan dokter, biasanya selama beberapa tahun.

  4. Operasi: operasi dapat menjadi pilihan jika clubfoot tergolong berat atau metode tanpa operasi tidak memberikan hasil yang memadai. Prosedur ini bertujuan memperbaiki struktur kaki dan posisi tendon. Setelah operasi, bayi mungkin perlu menggunakan gips dan penyangga khusus selama masa pemulihan.

Itulah penjelasan mengenai apa itu clubfoot pada bayi. Jika Mama menemukan posisi kaki si Kecil tampak tidak biasa sejak lahir, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article