Wajarkah Bayi Berkeringat Banyak saat Menyusu? Ini Penjelasannya!

Berkeringat berlebih perlu diwaspadai nih, Ma

10 Juli 2020

Wajarkah Bayi Berkeringat Banyak saat Menyusu Ini Penjelasannya
Freepik/freepic.diller

Menyusui menjadi kegiatan yang menyenangkan antara Mama dan si Kecil. Selain dapat memberikan nutrisi pada si Kecil, menyusui juga akan membangun kedekatan emosional dengan bayi.

Pada saat menyusu, bayi umumnya akan mengeluarkan banyak keringat terutama di area kening. Tidak perlu khawatir Ma, karena ini adalah hal yang wajar. 

Menyusu akan membuat suhu tubuh anak mama meningkat. Selain itu, sentuhan kulit mama dan bayi juga menyebabkan bayi menjadi hangat. Oleh sebab itu, secara alami akan terjadi penyesuaian untuk menurunkan suhu tubuhnya dan menghasilkan keringat. 

Jadi, selama keringat yang dihasilkan itu normal tanpa disertai keluhan lainnya, maka si Kecil dalam kondisi baik tanpa ada masalah kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Berikut Popmama.com merangkum informasi yang lebih lengkap mengenai penyebab bayi berkeringat saat menyusu:

Editors' Picks

1. Penyebab utama bayi berkeringat saat menyusu

1. Penyebab utama bayi berkeringat saat menyusu
freepik.com/fizel

Berbagai faktor dapat memengaruhi bayi yang mengeluarkan keringat saat menyusu. Tidak hanya sentuhan kulit yang terjadi antara Mama dan si Kecil.

Perhatikan suhu ruangan ketika Mama menyusui. Suhu yang terlalu panas akan membuat bayi mengeluarkan keringat lebih banyak.

Begitupun dengan baju yang digunakan saat bayi menyusu juga bisa berpengaruh lho, Ma. Pastikan si Kecil menggunakan baju dengan bahan katun yang dapat menyerap keringat dan tidak membuatnya kepanasan.

3. Batas wajar bayi berkeringat

3. Batas wajar bayi berkeringat
medicalnewstoday.com

Mengeluarkan keringat saat menyusu adalah normal. Tetapi jika berlebihan, bisa jadi pertanda gejala adanya gangguan fungsi kelenjar tiroid bayi, seperti hipertiroid.

Selain itu, keringat berlebih bisa menjadi tanda awal bahwa anak mama memiliki penyakit infeksi dan penyakit jantung bawaan.

Mama perlu memerhatikan tanda-tanda ketika anak mama menghasilkan keringat yang tidak normal. Tanda-tanda tersebut, yaitu:

  • Kesulitan bernapas saat menyusu.
  • Terlihat lesu dan lelah saat menyusu.
  • Menolak untuk menyusu.
  • Pada beberapa kasus, bayi yang mengalami kurangnya oksigen dalam darah atau yang biasa dikenal sianosis akan ditandai dengan munculnya warna kebiruan pada kulitnya.

Melansir dari Baby Center, jika terjadi keringat berlebih bisa jadi pertanda adanya gangguan kesehatan pada anak mama. Mama harus lebih waspada saat melihat tanda-tandanya.

Jika kondisi tersebut dialami si Kecil, segera periksakan kondisi kesehatannya ke dokter ya.

Itulah beberapa informasi mengenai kondisi bayi yang berkeringat saat menyusu. Semoga bisa membuat Mama lebih waspada, ya.

Baca juga:

2. Hal yang harus Mama lakukan

2. Hal harus Mama lakukan
freepik.com/vershinin89

Akan lebih nyaman jika Mama memakaikan si Kecil dengan pakaian berbahan katun atau kaos. Bahan pakaian tersebut akan lebih mudah untuk menyerap keringat bayi.

Bukan hanya bayi, Mama juga sebaiknya menggunakan pakaian yang nyaman. Saat menyusui, tubuh si Kecil akan menempel dengan pakaian mama. Maka, sangat penting untuk memerhatikan pakaian mama juga.

Durasi yang cukup lama saat menyusui juga dapat membuat tubuh dan kepala bayi berada dalam posisi yang sama. Hal itu membuatnya mengalami kenaikan suhu pada wajah dan tubuh yang menyebabkan keluarnya keringat.

Jadi pastikan Mama menyusui si Kecil dengan posisi yang nyaman.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.