Umur Berapa Bayi Boleh Naik Kapal Laut? Ketahui sebelum Bepergian

Pada dasarnya, bayi berusia di bawah satu bulan tidak diperbolehkan ke luar rumah

7 Maret 2021

Umur Berapa Bayi Boleh Naik Kapal Laut Ketahui sebelum Bepergian
Pexels/Mauricio mascaro

Bagi Mama yang suka bepergian menggunakan mobil pribadi, tentu saja tidak masalah karena Mama bisa membawa banyak barang sesuka hati. Mama juga dapat mengontrol dan menyesuaikan suasana mobil dengan bayi yang baru lahir. 

Namun, bagaimana jika Mama harus bepergian ke luar pulau? Artinya, Mama harus menyeberang antar pulau menggunakan kapal laut. Ada kalanya Mama terpaksa harus naik kapal laut untuk pergi ke suatu tempat. Entah untuk sebuah urusan pekerjaan atau mengunjungi keluarga.

Apakah bayi diperbolehkan bepergian menggunakan kapal laut? Kapan waktu yang tepat untuk membawa bayi naik kapal laut? 

Berikut penjelasannya yang dirangkum Popmama.com.

1. Bayi di bawah usia 1 bulan dilarang bepergian

1. Bayi bawah usia 1 bulan dilarang bepergian
Freepik/tirachardz

Pada dasarnya, bayi berusia di bawah satu bulan tidak diperbolehkan ke luar rumah. Sebab, mereka belum cukup kuat untuk beradaptasi di lingkungan yang terlalu panas, lembap, atau dingin. Tubuh bayi masih sensitif terhadap perubahan suhu lingkungan. 

Selain itu, sistem imunitas bayi berusia di bawah satu bulan masih belum terbentuk sempurna. Ketika Mama membawa si Kecil bepergian, mereka rentan terinfeksi kuman atau bakteri dari lingkungan sekitar, terutama ketika bepergian ke tempat-tempat keramaian. 

Editors' Picks

2. Bayi boleh naik kapal laut, asalkan…

2. Bayi boleh naik kapal laut, asalkan…
Pexels/George Desipris

Bayi berusia di atas satu bulan atau memiliki berat badan di atas 4 kg umumnya boleh diajak bepergian menggunakan mobil, kereta api, atau pesawat terbang. Untuk mengajak si Kecil bepergian jauh menggunakan kapal laut, Mama sebaiknya menunggu bayi berusia empat bulan atau ketika berat badannya mencapai 9 kg. 

Sebagian ahli kesehatan baru memperbolehkan bayi naik kapal laut ketika sudah bisa menggunakan pelampung keselamatan. Untuk lebih pastinya mengenai batasan usia bayi, Mama sebaiknya menanyakan kepada petugas pelayaran. Sebab, setiap perjalanan laut memiliki aturan yang berbeda-beda. 

3. Perbedaan batas usia untuk bayi prematur

3. Perbedaan batas usia bayi prematur
Freepik/Praisaeng

Apabila bayi mama lahir prematur, maka penghitungan batas usia untuk naik kapal laut akan berbeda. Batasan minimal berusia 1-4 bulan tadi berlaku untuk bayi yang lahir cukup bulan. 

Sementara untuk bayi prematur, batasan usia harus ditambah menjadi 2-3 bulan dari waktu lahirnya. Sebab, kondisi kesehatan bayi lahir normal berbeda dengan bayi lahir prematur. Mama sebaiknya memastikan si Kecil dalam kondisi sehat dan stabil sebelum membawanya naik kapal laut. 

4. Tips membawa bayi bepergian naik kapal laut

4. Tips membawa bayi bepergian naik kapal laut
Pexels/JÉSHOOTS

Ketika Mama sudah memutuskan untuk membawa si Kecil bepergian naik kapal laut, jangan lupa periksakan bayi ke dokter terlebih dahulu minimal dua minggu sebelum keberangkatan. Apabila dokter mengatakan bayi dalam kondisi sehat dan aman untuk pergi, maka Mama bisa membawa si Kecil bepergian. 

Selama perjalanan, Mama tetap harus memerhatikan kondisi kesehatan si Kecil. Sebaiknya pilih waktu perjalanan saat bayi tidur sehingga si Kecil tidak akan rewel. Pastikan Mama membawa peralatan bayi yang lengkap mulai dari bahan makanan, pakaian, hingga selimut tebal untuk melindungi tubuh bayi dari angin dan udara. 

Terpenting adalah perhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Jangan duduk dekat penumpang yang tampak sakit atau menunjukkan gejala sakit seperti bersin dan batuk. Pastikan pula pelampung keselamatan sudah dicoba dipakaikan ke tubuh bayi. 

Momen bepergian bersama bayi memang pengalaman yang menyenangkan. Namun, perlu diingat bahwa kondisi kesehatan si Kecil adalah prioritas utama. Jangan sampai si Kecil sakit setelah bepergian naik kapal laut ya, Ma!

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.