Manfaat Bermain Cermin untuk Bayi, Meningkatkan Beragam Keterampilan

Ternyata bermain cermin dapat meningkatkan beragam keterampilan bayi, Ma

10 September 2021

Manfaat Bermain Cermin Bayi, Meningkatkan Beragam Keterampilan
Pixabay/AnriKar

Mama mungkin berpikir hal favorit bayi yang baru lahir untuk dilihat adalah boneka gurita berwarna-warni yang diletakkan di atas tempat tidurnya.

Namun secara umum, baik mainan warna-warni, mainan musik, maupun bentuk geometris tidak semenarik wajah manusia bagi bayi.

Faktanya, dia bahkan tidak menjadi pemilih untuk wajah siapa yang ia pandangi. Jadi cara mudah untuk menyajikan tampilan yang disukai ini adalah dengan mengambil cermin dan membiarkan bayi menatap dirinya sendiri!

Satu-satunya pertimbangan saat memilih mainan cermin untuk bayi adalah keamanan. Pastikan untuk memberikan cermin sesuai usia bayi yang terbuat dari bahan yang aman.

Ternyata, memandangi wajah lewat cermin juga bermanfaat untuk bayi, lho. Mengapa si Kecil suka bermain cermin dan apa saja manfaat bermain cermin untuk bayi? Temukan jawabannya pada ulasan Popmama.com berikut ini ya, Ma.

Mengapa Bayi Suka Bermain Cermin?

Mengapa Bayi Suka Bermain Cermin
Pixabay/janeb13

Permainan cermin adalah contoh permainan sederhana yang tidak membutuhkan baterai atau pun suara.

Mainan dasar dan murah seperti cermin sebenarnya direkomendasikan daripada barang yang berbunyi bip dan berdengung. Dan karena bayi suka memandangi wajah seseorang, cermin yang aman untuk bayi memungkinkannya untuk menatap dirinya sendiri dan orang lain dalam refleksi.

Editors' Picks

Apa Manfaat Bermain Cermin untuk Bayi?

Apa Manfaat Bermain Cermin Bayi
Piaxabay/Traumland-de

Mama mungkin bertanya-tanya apa manfaat bermain cermin untuk bayi. Tujuan dari melihat ke dalam kaca adalah membantu bayi mempelajari cara memfokuskan matanya, mengikuti gambar, mempelajari kata-kata baru, dan menjelajahi hal-hal yang dapat dilakukan wajah.

Menikmati kedipan sendiri dan wajah tersenyum di cermin sebenarnya merupakan tonggak sosial dan emosional penting yang cenderung dicapai bayi selama tahun pertama.

Dengan menatap diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai di cermin, bayi dapat belajar mengidentifikasi wajah yang dikenalnya, dan melacak gerakan. Si Kecil bahkan mengembangkan otot-otot kecilnya saat ia meraih dan berguling ke arah bayangannya.

Saat berbicara dengan bayi dengan beragam tampilan emosi di depan cermin, Mama juga akan membantu meningkatkan kemampuan bahasanya.

Apa yang Dilihat Bayi di Dalam Cermin?

Apa Dilihat Bayi Dalam Cermin
Pixabay/skdickerson

Saat penglihatan bayi meningkat selama tahun pertama, kesenangan dan pembelajaran yang dia dapatkan dari permainan cermin meningkat. Inilah yang terjadi pada setiap usia dan tahap:

  • 2 bulan: Mama dapat membiarkan bayi menatap cermin bayi yang tidak dapat dipecahkan sejak usia dua bulan, meskipun penglihatannya masih kabur pada usia ini.
  • 4 bulan: Sekitar usia empat bulan, dia melihat gambar dengan matanya dan pasti akan tertarik dengan permainan cermin, terutama jika Mama menopangnya di depannya.
  • 6 bulan: Pada usia ini, bayi dapat mengidentifikasi wajah yang dikenalnya, merespons emosi (seperti tersenyum) dan menikmati menatap dirinya di cermin.
  • 12 bulan: Saat ia mencapai ulang tahun pertamanya, penglihatan bayi sama bagusnya dengan orang dewasa, jadi lanjutkan memberi nama bagian tubuh dan menjelaskan emosi selama bermain cermin.

Cara Aman Membantu Bayi Bermain dengan Cermin

Cara Aman Membantu Bayi Bermain Cermin
Piaxabay/Bergadder

Cermin mudah pecah dan dapat melukai bayi. Namun jangan khawatir, berikut tips-tips aman agar bayi dapat bermain cermin dan berkembang dengan baik:

  • Topang cermin dengan benar. Letakkan cermin di depannya selama sesi tummy-time. Mama mungkin menemukan bayi lebih suka untuk tetap bungkuk jika dia mengamati wajahnya sendiri yang menarik.
  • Gunakan cermin dinding. Punya cermin yang dipasang di dinding? Dorong bayi untuk duduk di seberangnya di lantai tetapi jangan terlalu jauh, karena penglihatannya masih dalam proses. Mama bisa duduk di belakangnya untuk memberikan dukungan, membiarkannya bersandar di perut.
  • Bermain dengan kakak atau anggota keluarga lain. Bermain cermin adalah kegiatan yang dapat dilakukan dengan kakak. Kakak laki-laki atau perempuan dapat memegang cermin tangan di depan bayi.
  • Sebutkan bagian-bagian tubuh. Perkenalkan bayi pada wajahnya dengan menunjuk bayangannya. Sentuh hidungnya, usap rambutnya, cubit telinganya dengan lembut dan beri nama setiap bagian wajah saat melakukannya. Tentu, sebagai bayi yang baru lahir si Kecil tidak tahu apa arti kata-katanya, tetapi rasa senangnya tetap sama.
  • Mainkan permainan cermin. Beberapa aktivitas bayi sama menyenangkannya dengan bermain cilukba di depan bayangan.
  • Nyanyikan lagu yang menyenangkan. Nyanyikan lagu favorit selama bermain cermin dengan bayi. Dengan cara ini, dia akan mengenali nada dan mengasosiasikan cermin menyenangkan ketika dia mendengarnya.

Memberikan cermin selama waktu bermain dengan bayi meningkatkan perkembangannya dalam banyak hal, mulai dari keterampilan visual dan bahasa hingga gerakan motorik kasar. Kegiatan ini juga mendukung perkembangan sosial saat dia berinteraksi dengan keluarga.

Nah itulah manfaat bermain cermin untuk bayi. Apakah si Kecil juga suka bermain dengan cermin, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.