Ternyata, Bayi Perlu Memakai Penutup Telinga Karena Alasan Ini

Suara yang terdengar biasa saja bagi orang dewasa, bisa jadi sangat memekakkan bagi bayi lho, Ma.

1 April 2019

Ternyata, Bayi Perlu Memakai Penutup Telinga Karena Alasan Ini
Pixabay.com/BenKerckx

Di awal-awal kehidupannya, bayi memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi ketimbang orang dewasa. Salah satunya adalah sensitivitas pada indera pendengaran.

Bagi orang dewasa, mendengar suara orang mengobrol atau suara laju motor, barangkali adalah hal yang biasa. Tapi bagi bayi, suara-suara itu terdengar begitu memekakkan telinga. Bayi menjadi mudah terganggu dan gelisah. Mungkin ia juga tidak bisa tidur nyenyak karena sering terganggu suara keras.

Untuk mengatasi hal itu, penting juga memakaikan penutup telinga pada bayi.

Kondisi Bayi yang Perlu Penutup Telinga

Kondisi Bayi Perlu Penutup Telinga
Pixabay.com/freestocks-photos

Untuk mencegah kerusakan pendengaran pada bayi, Mama bisa memakaikan penutup telinga. Bukan hanya melindungi pendengaran bayi, penutup telinga juga memberikan anak waktu sunyi. Khususnya bagi anak yang mengalami autisme, ADHD dan kelainan sensory-auditory lain.

Editors' Picks

Manfaat Penutup Telinga untuk Bayi

Manfaat Penutup Telinga Bayi
Pexels.com/pixabay

Sebenarnya, apa sih manfaat memakai penutup telinga untuk bayi? Popmama.com merangkumnya untuk Mama. 

1. Melindungi perkembangan pendengarannya

Bayi dapat mendengar 20 desibel lebih kencang ketimbang orang dewasa. Hal ini disebabkan karena tekanan suara dan kebisingan makin kuat di saluran telinga bayi yang masih sempit. Akibatnya, bayi rentan terhadap kerusakan pendengaran. Karena gangguan pendengaran bersifat kumulatif dan tidak dapat disembuhkan, bayi dan orangtua bisa jadi tidak menyadari efeknya di kemudian hari.

2. Meminimalisir stimulasi sensorik pada bayi

Terlalu banyak stimulasi bisa jadi hal yang berbahaya, terutama bayi anak dengan kondisi sensorik seperti autisme dan ADHD. Penutup telinga dapat meminimalisir stimulasi tersebut.

3. Memberikan ketenangan pada bayi

Kebanyakan bayi merasakan rasa gugup dan gelisah ketika mendengar suara keras yang tidak dikenal muncul. Apa yang terdengar seperti suara normal bagi orang dewasa, terdengar begitu menyakitkan bagi bayi. Penutup telinga dapat menekan risiko itu dan membantu anak merasa lebih nyaman di situasi-situasi yang baru dikenalinya.

Cara Memilih Penutup Telinga yang Tepat

Cara Memilih Penutup Telinga Tepat
Pixabay.com/Mimzy

Dilansir dari soundlife.id, berikut cara mencari penutup telinga yang baik untuk bayi:

  1. Pilih penutup telinga dengan rating NRR (Noise Reduction Rating) di antara angka 20-26. NRR di bawah angka 20 tidak dapat melindungi pendengaran bayi dengan baik, sementara NRR di atas angka 26 membuat bayi tidak bisa mendengar suara sama sekali sehingga bayi merasa terisolasi.
  2. Pilih penutup telinga dengan bantalan telinga yang baik yang dapat 'menyegel' suara keramaian.
  3. Didesain dengan baik tanpa ujung atau sudut yang keras.
  4. Dapat disesuaikan dengan ukuran kepala supaya tidak terlalu kuat mengikat atau terlalu longgar yang membuat anak tak nyaman.

Itu dia serba-serbi penutup telinga yang bisa menjadi bahan pertimbangan Mama. Semoga informasi ini membantu ya, Ma.

Baca Juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!