Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Freepik
Freepik

Intinya sih...

  • Cegukan merupakan kondisi alami yang dapat dialami oleh siapa saja, termasuk bayi sehingga Mama tidak perlu khawatir.

  • Apabila cegukan tidak kunjung mereda dengan sendirinya, Mama dapat melakukan beberapa langkah untuk membantu meredakan cegukan pada bayi.

  • Seiring bertambahnya usia, bayi akan jarang mengalami cegukan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cegukan merupakan sebuah kondisi alami yang dapat terjadi oleh siapa saja, termasuk bayi. Bahkan, bayi telah mengalami cegukan sejak masih berada dalam kandungan Mama pada trimester kedua.

Umumnya, cegukan dapat berangsur mereda dengan sendirinya. Namun, jika cegukan pada bayi terjadi secara berulang kali dan berlangsung cukup lama, Mama dapat meredakannya dengan beberapa langkah. Hal ini penting karena bayi belum mampu dalam mengatasi cegukan layaknya orang dewasa.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika bayi cegukan? Yuk, Ma, simak langkah-langkah lengkapnya pada artikel Popmama.com berikut, agar Mama tidak kebingungan.

Cara Menghilangkan Cegukan pada Bayi

Freepik

Layaknya orang dewasa, bayi juga mengalami cegukan. Sayangnya, bayi masih belum mampu dalam menghentikan cegukan tersebut dengan caranya sendiri.

Meski umumnya cegukan akan berangsur mereda dengan sendirinya, Mama dapat membantu menghilangkan cegukan pada bayi melalui beberapa langkah sederhana berikut.

  • Stop sementara pemberian makan atau susu. Beri jeda sebentar, agar cegukan berhenti sebelum melanjutkan makan atau menyusu.

  • Gendong bayi dalam posisi tegak. Sambil digendong, goyangkan tubuhnya perlahan atau gosok punggungnya secara lembut untuk membantu udara naik, dan si Kecil bersendawa.

  • Posisikan botol susu dengan sudut sekitar 45° saat menyusui.

  • Susui si Kecil secara perlahan dengan frekuensi lebih sering namun dalam jumlah kecil.

  • Pangku bayi dalam posisi tegak saat makan.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Bayi sedang Cegukan

Freepik

Hindari menghentikan cegukan pada bayi dengan cara-cara di bawah ini:

  • Mencubit hidung bayi.

  • Menarik lidah bayi.

  • Menakuti-nakuti bayi.

  • Memberikan air dingin, saus pedas, ataupun lemon.

  • Memasukkan es batu ke dalam mulut bayi.

Beberapa langkah tersebut mungkin terasa efektif dalam menghilangkan cegukan bagi orang dewasa. Namun, Mama sebaiknya tidak menerapkannya pada bayi karena dapat berisiko bagi kesehatan, serta keamanan dan kenyamanan si Kecil.

Penyebab Cegukan pada Bayi

Freepik

Cegukan terjadi karena kontraksi otot diafragma yang menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba. Beberapa pemicu kontraksi diafragma adalah sebagai berikut: pada bayi antara lain, terlalu banyak menelan udara saat menyusu dari botol, minum atau makan dengan tergesa-gesa, konsumsi makanan atau minuman secara berlebihan, serta perubahan suhu yang drastis di lambung.

Namun, terdapat beberapa faktor yang memicu terjadinya cegukan pada bayi, berupa:

  • Menelan udara saat menyusu

  • Makan atau menyusu terlalu cepat

  • Adanya perubahan suhu yang drastis di lambsung

Cara Mencegah Cegukan pada Bayi

Freepik

Apabila cegukan pada si Kecil mulai menimbulkan rasa tidak nyaman, Mama dapat melakukan langkah pencegahan sejak awal. Pencegahan tersebut dapat dilakukan melalui beberapa langkah berikut.

  • Beri makan atau susui si Kecil, sebelum ia merasa terlalu lapar dan gelisah.

  • Beri makan si Kecil secara teratur dengan porsi yang lebih kecil.

  • Hindari aktivitas bermain yang terlalu aktif karena membuat si Kecil cepat lelah. Segera susui kepada si Kecil ketika selesai bermain.

  • Jaga posisi si Kecil tetap tegak selama kurang lebih 30 menit setelah menyusui.

Harapannya, langkah-langkah berikut dapat membantu Mama dalam mengurangi frekuensi cegukan pada si Kecil.

Berapa Lama Cegukan Bayi Terjadi?

Freepik/freepic.diller

Umumnya, cegukan pada bayi akan mereda dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit. Biasanya, cegukan pada bayi berlangsung sekitar 5 hingga 15 menit.

Seiring bertambahnya usia, frekuensi cegukan pada bayi akan lebih jarang terjadi karena bayi mulai mengonsumsi makanan padat sehingga jumlah udara yang tertelan dan terperangkap dalam perut lebih sedikit.

Kapan Harus ke Dokter?

Freepik

Apabila cegukan pada bayi tidak kunjung mereda bahkan disertai dengan timbulnya masalah gejala medis lainnya, maka si Kecil membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Berikut merupakan tanda-tanda yang Mama perlu waspadai.

  • Cegukan dengan meludah.

  • Muntah.

  • Penambahan berat badan yang buruk.

  • Kesulitan bernapas.

Apabila Mama melihat tanda-tanda tersebut muncul pada si Kecil, sebaiknya Mama segera membawa si Kecil ke dokter, untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan yang tepat.

Itu tadi beberapa langkah atau cara yang harus dilakukan jika bayi cegukan. Semoga artikel ini dapat membantu Mama.

Editorial Team