Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Pexels/Anna Tarazevich
Pexels/Anna Tarazevich

Intinya sih...

  • Buah dingin enak dan menyegarkan, terutama saat udara panas.

  • Bayi boleh makan buah dingin yang matang sempurna, disajikan higienis, dan tidak terlalu keras.

  • Usia yang direkomendasikan untuk memperkenalkan buah kepada bayi adalah sekitar 6 bulan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Buah kaya vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Anak yang lebih besar dan orang dewasa mungkin suka menikmati buah dingin. Terutama ketika dikonsumsi saat hawa panas.

Karena rasanya enak dan menyegarkan, Mama mungkin tertarik memberikan buah dingin untuk si Kecil. Tapi apakah ini aman? Atau jangan-jangan konsumsi buah dingin bisa menimbulkan masalah kesehatan bagi si Kecil.

Jadi, bolehkah bayi makan buah dingin dari kulkas? Untuk mengetahui jawabannya, yuk, simak dulu penjelasan Popmama.com pada ulasan berikut ini.

Bolehkah Bayi Makan Buah Dingin dari Kulkas?

Unsplash/E L

Buah dingin enak dan menyegarkan, terutama ketika dikonsumsi saat udara panas. Namun Mama mungkin bertanya-tanya: bolehkah bayi makan buah dingin dari kulkas? Atau jangan-jangan buah dingin bisa menyebabkan si Kecil jadi batuk?

Bayi boleh makan buah dingin atau yang baru keluar dari kulkas, selama buah tersebut matang sempurna, disajikan higienis, dan tidak terlalu keras (risiko tersedak). Buah dingin sering kali membantu meredakan ketidaknyamanan gusi saat tumbuh gigi. Pastikan penyimpanan aman dan konsistensi tekstur sesuai usia bayi.

Perbedaan suhu makanan dengan suhu tubuh bayi pada dasarnya tidak akan memengaruhi kesehatan bayi selama makanan atau minuman tersebut tidak terkontaminasi bakteri yg membahayakan kesehatan dan saluran pencernaan bayi. Pemberian buah yang baru dikeluarkan dari kulkas tidak akan menyebabkan radang pada bayi, Ma.

Selain itu, radang yang dialami bayi atau anak-anak bahkan orang dewasa bukan dikarenakan suhu makanan atau minuman yang dikonsumsi, melainkan kandungan bakteri yg ada pada makanan atau minuman tersebut.

Kapan Bayi Boleh Mengonsumsi Buah?

Vecteezy/bigcxlotus

Sebelum Mama menyelami dunia buah-buahan yang menarik dan mengeksplorasi buah mana yang terbaik untuk si Kecil, Mama perlu menentukan kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkannya.

Usia yang direkomendasikan untuk memperkenalkan buah kepada bayi adalah sekitar 6 bulan. Biasanya, bayi mulai menunjukkan tanda-tanda kesiapan untuk makanan padat, seperti:

  • kontrol kepala yang baik

  • kemampuan untuk duduk dengan bantuan

  • menunjukkan minat pada makanan

Jika Mama tidak yakin apakah bayi sudah siap, selalu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter. Mereka dapat menilai perkembangan bayi dan memberikan panduan yang dipersonalisasi.

Saat memperkenalkan buah, Mama dapat memilih antara penyapihan tradisional dengan bubur buah atau penyapihan yang dipimpin bayi (baby-led weaning), di mana Mama menawarkan potongan buah yang lembut dan mudah dikelola agar bayi dapat memakannya sendiri.

Jika Mama memilih penyapihan tradisional, Mama dapat secara bertahap meningkatkan variasi dan tekstur seiring pertumbuhan bayi.

Cara Menyiapkan Buah untuk Bayi

Freepik/jcstudio

Menyiapkan buah untuk penyapihan yang dipimpin bayi dan penyapihan tradisional membutuhkan pertimbangan yang cermat. Selalu pilih pilihan yang sesuai usia dan pastikan buah-buahan disiapkan dengan aman untuk mencegah tersedak.

Berikut beberapa tips untuk Mama:

  • Untuk bayi yang lebih muda (6 bulan): Kupas dan masak buah hingga sangat lunak. Haluskan atau lumat hingga konsistensinya lembut dan mudah ditelan.

  • Seiring bertambahnya usia bayi (7-12 Bulan): Mama dapat menawarkan buah-buahan lunak yang dihaluskan atau potongan kecil buah matang atau mentah yang mudah dikelola. Pastikan potongannya cukup lunak untuk dikunyah dengan mudah.

  • Selalu buang: Biji, inti, dan bagian keras apa pun yang dapat menyebabkan tersedak. Ini termasuk inti apel dan pir, biji anggur dan melon, serta biji buah persik dan plum.

  • Potong buah menjadi potongan kecil: Ukuran kuku jari kelingking Mama adalah patokan yang baik. Ini memudahkan bayi untuk memegang buah dan mengurangi risiko tersedak.

  • Jika bayi awalnya tidak menyukai buah atau sayuran, coba tawarkan lagi nanti. Mungkin perlu beberapa kali percobaan agar bayi menyukai makanan baru. Bersabarlah – setiap perjalanan pemberian makan berbeda.

  • Bayi mungkin hanya makan sedikit buah dan sayuran pada awalnya. Mereka akan mendapatkan sebagian besar nutrisi dari ASI atau susu formula selama tahun pertama.

  • Berikan variasi. Tawarkan makanan kaya zat besi kepada bayi, seperti sereal bayi dan makanan bayi berbahan dasar daging, bersama dengan buah dan sayuran.

Itu penjelasan tentang bolehkah bayi makan buah dingin dari kulkas. Jadi, si Kecil boleh makan buah dingin dari kulkas selama ia menikmatinya, ya, Ma. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editorial Team