Jika gejala tidak kunjung membaik, anak tetap rewel, tidak nyaman dan kesakitan, obat penurun demam, seperti paracetamol, bisa menjadi salah satu solusinya. Namun, pemberian ini sebaiknya disesuaikan dengan usia dan dosis yang tepat.
Penggunaan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau lainnya, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter agar jenis dan dosisnya sesuai dengan kondisi anak. Jangan memberikan obat secara sembarangan, ya. Sebab, penggunaan obat yang tidak sesuai dapat menimbulkan efek samping atau reaksi tertentu pada anak.
Itu dia cara menghadapi gejala saat anak tumbuh gigi. Kamu perlu berkonsultasi ke dokter jika muncul gejala lain pada anak, seperti kesulitan makan atau minum, diare, dan lainnya.
Referensi:
“Baby Teeth Erupting? What to Do for Teething Fever and Pain”. Pediatric Dental Health. Diakses pada Agustus 2026.
“Baby Teething”. UNICEF. Diakses pada Agustus 2026.
“Teething: Tips for Soothing Sore Gums”. Mayo Clinic. Diakses pada Agustus 2026.
Nemezio MA, et al. (2017). “Association between Fever and Primary Tooth Eruption: A Systematic Review and Meta-analysis.” International Journal of Clinical Pediatric Dentistry, 10(3), 293–298. DOI: 10.5005/jp-journals-10005-1453.
Ramos-Jorge J, et al. (2011). “Prospective longitudinal study of signs and symptoms associated with primary tooth eruption.” Pediatrics, 128(3), 471–476. DOI: 10.1542/peds.2010-2697.