Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Gigi Geraham Anak Tumbuh Umur Berapa? Kenali Tahap Perkembangannya

Gigi Geraham Anak Tumbuh Umur Berapa? Kenali Tahap Perkembangannya
pexels.com/PNW Production
  • Gigi susu berjumlah 20, geraham pertama umumnya tumbuh usia 13–19 bulan atas dan 14–18 bulan bawah, sedangkan geraham kedua muncul sekitar 20–31 bulan.

  • Geraham permanen berjumlah 12 termasuk gigi bungsu, geraham pertama tumbuh usia 6–7 tahun, kedua 10–12 tahun, dan bungsu 17–21 tahun, meski tidak selalu muncul.

  • Tanda tumbuh geraham meliputi gusi merah-nyeri: sulit tidur, lebih banyak air liur, demam ringan, dan susah mengunya. Nyeri dapat dibantu kompres dingin, pijat lembut, makanan lunak, atau obat sesuai anjuran dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pertumbuhan gigi geraham, baik susu maupun permanen kerap kurang disadari oleh orang tua. Padahal, pemahaman yang baik tentang gigi tersebut dapat mencegah berbagai masalah gigi dan mulut di masa depan.

Apalagi, keberadaan gigi geraham juga penting karena berfungsi untuk mengunyah, dan menghaluskan makanan sebelum ditelan dan dicerna oleh lambung.

Sebagian dari kamu mungkin juga pernah bertanya, gigi geraham anak tumbuh umur berapa? Nah, supaya kamu lebih paham tentang gigi anak, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

  1. 1. Fase pertumbuhan gigi geraham pada bayi

    ilustrasi gigi anak (pexels.com/Pixabay)
    pexels.com/Pixabay

    Gigi susu pada bayi biasanya berjumlah 20 buah, di mana 10 gigi berada di rahang atas dan sisanya di rahang bawah. Gigi tersebut terdiri dari 8 gigi seri atas bawah, 4 gigi taring atas bawah, dan 8 gigi geraham atas bawah.

    Secara umum, fase pertumbuhan gigi bayi akan dimulai saat ia berusia sekitar 6-12 bulan. Bahkan, ada beberapa dari mereka yang baru memiliki gigi pertama pada usia 1 tahun. Lalu, geraham anak tumbuh umur berapa? Berikut rinciannya:

    • Gigi geraham pertama atas: Tumbuh pada usia 13-19 bulan
    • Gigi geraham pertama bawah: Tumbuh pada usia 14-18 bulan
    • Gigi geraham kedua atas: Biasanya muncul pada usia 20-30 bulan
    • Gigi geraham kedua bawah: Muncul pada usia 23-31 bulan

  2. 2. Fase pertumbuhan gigi geraham permanen

    ilustrasi gigi anak (pexels.com/Allan Mas)
    pexels.com/Allan Mas

    Setelah gigi geraham susu lepas, gigi geraham permanen atau tetap akan menggantikannya. Gigi geraham ini akan menemani seseorang hingga dewasa dan jumlahnya mencapai 12 gigi, termasuk gigi bungsu. Berikut tahap pertumbuhan gigi geraham permanen:

    • Gigi geraham permanen pertama umumnya mulai tumbuh pada usia 6-7 tahun. Gigi ini muncul di bagian paling belakang rahang, tepat di belakang geraham susu terakhir.
    • Gigi geraham permanen kedua biasanya tumbuh pada usia 10-12 tahun. Letaknya berada di belakang geraham permanen pertama dan menambah fungsi mengunyah seiring pertumbuhan anak.
    • Gigi geraham ketiga atau gigi bungsu umumnya mulai tumbuh pada rentang usia 17-21 tahun. Namun, tidak semua orang mengalami pertumbuhan gigi bungsu. Pada sebagian kasus, gigi ini tidak tumbuh sama sekali atau justru tertanam di dalam gusi (impaksi).

  3. 3. Gejala saat gigi geraham mulai tumbuh

    Ilustrasi anak mengalami demam.
    freepik.com/freepik

    Saat gigi geraham mulai tumbuh, anak-anak biasanya akan menunjukkan beberapa tanda sebagai berikut.

    1. Gusi tampak merah, bengkak, dan nyeri
      Gusi yang terlihat merah dan bengkak sebenarnya merupakan reaksi normal karena gigi sedang menembus permukaan gusi. Selain tanda tersebut, gusi juga akan terasa nyeri sehingga bisa membuat anak menjadi lebih rewel dari biasanya.

    2. Sulit tidur
      Rasa nyeri atau tekanan pada gusi biasanya cukup mengganggu di malam hari sehingga anak menjadi lebih sering terbangun atau sulit tidur nyenyak.

    3. Air liur keluar lebih banyak
      Proses tumbuhnya gigi geraham dapat merangsang produksi air liur, terutama pada bayi dan balita yang sedang memasuki fase pertumbuhan gigi.

    4. Suhu tubuh sedikit meningkat
      Sebagian anak bisa mengalami kenaikan suhu tubuh (demam) ringan saat gigi geraham tumbuh. Namun, jika demam tinggi atau berlangsung lama, kemungkinan penyebabnya bukan sekadar tumbuh gigi sehingga perlu diperiksakan ke dokter.

    5. Kesulitan mengunyah makanan
      Gusi yang sensitif membuat anak enggan mengunyah, terutama makanan yang bertekstur keras. Akibatnya, nafsu makan pun bisa berkurang untuk sementara waktu.

  4. 4. Cara mengatasi nyeri saat tumbuh gigi geraham

    ilustrasi anak sakit
    pexels.com/Tima Miroshnichenko

    Nyeri saat gigi geraham tumbuh biasanya akan mereda dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu si Kecil merasa lebih nyaman, di antaranya:

    • Kompres dingin atau berikan teether
      Teether yang sudah didinginkan di lemari es atau dikompres dingin dapat mengurangi pembengkakan sekaligus meredakan nyeri pada gusi.

    • Pijat gusi dengan lembut
      Gunakan jari yang bersih atau kain lembut yang basah untuk mengusap area gusi secara perlahan. Cara ini bisa memberikan rasa nyaman dan membantu mengurangi tekanan pada gusi.

    • Berikan obat pereda nyeri bila diperlukan
      Jika anak tampak cukup kesakitan, obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat diberikan sesuai usia dan dosis yang dianjurkan oleh dokter.

    • Sajikan makanan bertekstur lembut
      Bubur, yoghurt, atau makanan lunak lainnya dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dikunyah sehingga tidak memberikan tekanan berlebih pada gusi yang sedang sensitif.

    Demikian penjelasan seputar gigi geraham anak tumbuh pada umur berapa dan tips menangani nyeri saat gigi tersebut muncul. Sebagai orang tua, pastikan selalu mengawasi dan memastikan pertumbuhan gigi anak berjalan optimal, ya.

    Referensi:

    “Teeth Development in Children”. Better Health. Diakses pada Juli 2026.

    “Teething/Teething Syndrome”. Cleveland Clinic. Diakses pada Juli 2026.

    “What Age Do Back Molars Come In? Understanding 6-Year Molars Coming Early”. Triangle Pediatric Dentistry. Diakses pada Juli 2026.

    “Kenali Ciri-Ciri dan Cara Merawat Gigi Permanen Anak Sejak Dini”. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Diakses pada Juli 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More