Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Pexels/Laura Garcia
Pexels/Laura Garcia

Intinya sih...

  • Bayi keracunan susu formula dapat menunjukkan gejala seperti muntah, diare, kram perut, dan tidur yang tidak biasa.

  • Dehidrasi akibat keracunan susu formula dapat menyebabkan bayi menjadi lemah, mudah marah, dan kurang energi.

  • Susu formula harus habis dalam 30 hari setelah dibuka, disimpan dalam keadaan tertutup rapat pada suhu kamar, dan dikonsumsi dalam waktu 2 jam setelah diseduh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Karena kondisi tertentu, sebagian bayi harus mengonsumsi susu formula. Susu formula harus disimpan dengan benar agar bayi tidak mengalami masalah pencernaaan atau bahkan keracunan susu formula, Ma.

Selain itu, Mama juga harus mengetahui berapa lama susu formula bisa bertahan di suhu ruangan.

Lalai dalam menyimpan dan memberikan susu formula untuk si Kecil bisa meningkatkan risiko keracunan susu formula. Tapi, apa saja ciri bayi keracunan susu formula?

Agar Mama bisa mengambil tindakan dengan tepat dan cepat, yuk, simak dulu rangkuman informasinya pada ulasan Popmama.com berikut ini.

Ciri Bayi Keracunan Susu Formula

Freepik

Jika bayi minum formula yang terkontaminasi, gejala keracunan makanan dapat berkembang dengan cepat.

Berikut beberapa ciri bayi keracunan susu formula:

  • muntah

  • diare

  • kram perut

  • kantuk yang tidak biasa

Gejala dapat muncul antara 30 menit hingga 6 jam setelah mengonsumsi susu formula yang terkontaminasi. Bayi juga mungkin lebih rewel dari biasanya karena mengalami sakit perut.

Jika bayi mulai muntah, ini biasanya hanya berlangsung sekitar satu hari – tetapi terkadang bisa berlangsung lebih lama. Sementara itu, diare – yang didefinisikan sebagai feses encer dan berair – dapat berlanjut setelah muntah berhenti dan dapat berlangsung selama beberapa hari.

Selain itu, segera bawa bayi ke dokter atau IGD bila mengalami gejala-gejala di bawah ini.

Diare dan muntah dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat berbahaya bagi bayi. Bayi dapat menjadi sangat sakit dengan sangat cepat.

Bayi di bawah usia 1 tahun tidak perlu kehilangan banyak cairan untuk kehilangan sejumlah besar cairan tubuh total mereka.

Jika Mama mencurigai bayi mengalami dehidrasi, Mama harus segera mencari pertolongan medis.

Tanda-tanda dehidrasi pada bayi meliputi:

  • sedikit buang air kecil

  • mulut kering

  • lidah dan bibir kering

  • air mata lebih sedikit saat menangis

  • mata cekung

  • lemah

  • mudah marah, kesal, atau rewel

  • kurang energi

Gejala dehidrasi berat dapat meliputi:

  • mengantuk

  • kulit pucat atau berbintik-bintik

  • tangan atau kaki dingin

  • popok basah sangat sedikit

  • pernapasan cepat (tetapi sering kali dangkal)

Susu Formula Kaleng Tahan Berapa Lama setelah Dibuka?

Wikipedia/Susu formula untuk bayi baru lahir

Secara umum, setelah Mama membuka kaleng susu formula, susu tersebut harus habis dalam waktu 30 hari. Saat pertama kali membuka wadah, tulis tanggal pada tutupnya atau bungkusnya agar Mama tidak lupa.

Simpan susu formula dalam keadaan tertutup rapat pada suhu kamar di tempat sejuk dan kering di dalam rumah.

Berapa Lama Susu Formula Bertahan setelah Disajikan untuk Bayi?

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Susu formula bayi memiliki batas waktu ketahanannya sendiri. Untuk itu, susu yang sudah diseduh dan diminum akan rawan terkontaminasi bakteri.

Oleh karena itu, sebaiknya susu segera dihabiskan setelah diseduh.

Dilansir dari US Centers for Disease Control and Prevention, susu formula bayi yang telah diseduh dapat bertahan kurang lebih 2 jam di dalam botol dengan suhu ruang. 

Jika susu telah diseduh namun belum diminum sampai waktu 2 jam, sebaiknya simpan botol susu ke dalam kulkas. Ketahanan susu formula di dalam dot yang disimpan di kulkas dapat diminum dalam waktu 24 jam. 

Ketahanan susu formula yang disimpan dalam dot bersuhu ruang adalah 2 jam, ketahanan susu bisa sampai 24 jam jika disimpan di kulkas. Lewat dari waktu tersebut, susu formula sudah tidak aman dikonsumsi si Kecil karena berpotensi basi dan terkontaminasi bakteri.

Apakah Susu Formula yang Tidak Habis Boleh Diminum Lagi?

Pexels/Keira Burton

Bayi memang sering minum susu, apalagi jika sedang haus. Namun terkadang susu yang telah diseduh untuk si Kecil tidak langsung dihabiskan, sehingga susu di dalam dotnya tersisa. 

Susu yang tersisa banyak di dalam botol tentu sayang jika tidak dihabiskan, mengingat harga susu formula cukup mahal, bukan, Ma? Namun sebelum itu, Mama harus tahu apakah susu formula yang tersisa di dalam botol aman dikonsumsi kembali atau tidak.

Nah, ternyata susu formula yang tersisa di dalam botol tidak boleh kembali dikonsumsi, Ma. Sebaiknya buang sisa susu yang tidak habis sebab campuran susu formula dengan air liur si Kecil dapat menyebabkan bakteri tumbuh. 

Mama dapat memperkirakan jumlah menyusu si Kecil agar tidak terbuang banyak saat sisa. Setelahnya, Mama dapat menggunakan botol dot dengan ukuran kecil jika sisa susu di dot ukuran besar cukup banyak.

Kenali ciri bayi keracunan susu formula agar Mama dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat untuk mengatasinya, Ma, Semoga informasi ini bermanfaat

Editorial Team