Ketika ASI tidak dapat diberikan karena kondisi medis tertentu, pemberian susu formula dapat menjadi salah satu alternatif asupan nutrisi untuk bayi. Namun, pada bayi dengan pencernaan yang sensitif, konsumsi susu formula terkadang dapat disertai reaksi tertentu, termasuk perubahan pada kondisi kulit.
Kenapa Kulit Bayi Jadi Merah setelah Minum Susu? Ini Penjelasannya

Kulit bayi dapat memerah setelah minum susu akibat alergi protein susu sapi, iritasi dari sisa susu, atau gesekan pada kulit sensitif.
Alergi susu sapi melibatkan respons imun terhadap protein susu, berbeda dari intoleransi laktosa yang terjadi karena tubuh sulit mencerna laktosa.
Gejala dapat mencakup ruam gatal, bengkak, muntah, diare, hingga sulit bernapas; bersihkan sisa susu dengan lembut dan konsultasikan dokter bila keluhan berlanjut.
Kulit bayi yang tiba-tiba tampak merah setelah minum susu tentu dapat membuat Mama khawatir. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan reaksi alergi terhadap protein susu, tetapi kemerahan pada kulit juga dapat dipengaruhi oleh iritasi akibat sisa susu yang menempel atau kondisi kulit bayi yang sensitif.
Berikut Popmama.com sajikan penjelasan selengkapnya mengenai kenapa kulit bayi merah setelah minum susu, dilansir Medical News Today.
Table of Content
1. Kenapa kulit bayi jadi merah setelah minum susu?

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Kulit bayi yang memerah setelah minum susu dapat disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah Alergi Protein Susu Sapi (APSS), ketika sistem kekebalan tubuh menganggap protein dalam susu sebagai zat yang berbahaya. Reaksi tersebut dapat memicu munculnya ruam merah, rasa gatal, hingga pembengkakan pada kulit.
Selain alergi, kemerahan juga dapat terjadi karena iritasi kontak. Sisa susu yang tumpah atau mengering di sekitar mulut, pipi, dan dagu dapat mengiritasi kulit bayi yang masih tipis dan sensitif. Suhu tubuh yang panas, keringat, serta gesekan saat menyusu atau digendong juga dapat membuat kulit bayi tampak lebih merah.
2. Apa itu ruam alergi susu sapi pada bayi?

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Ruam alergi susu sapi merupakan salah satu reaksi alergi yang dapat muncul pada kulit bayi setelah terpapar protein susu sapi. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menganggap protein tersebut sebagai zat yang mengganggu dan kemudian memicu respons alergi.
Mama juga perlu membedakan alergi susu sapi dengan intoleransi laktosa. Alergi susu sapi berkaitan dengan respons sistem kekebalan tubuh terhadap protein dalam susu, sedangkan intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh kesulitan mencerna laktosa yang terdapat dalam susu.
3. Apa saja gejala alergi susu sapi pada bayi?

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Ruam akibat alergi susu sapi pada bayi biasanya dapat muncul dalam beberapa jam setelah mengonsumsi produk susu. Gejalanya dapat berupa bintik-bintik merah yang muncul di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, leher, dan area popok. Kulit yang mengalami ruam juga dapat terasa gatal, tampak membengkak, kering, hingga mengelupas.
Selain menimbulkan perubahan pada kulit, alergi susu sapi juga dapat disertai gejala lain yang perlu diperhatikan. si Kecil mungkin mengalami gangguan pencernaan seperti diare atau muntah. Pada kondisi tertentu, bayi juga dapat mengalami kesulitan bernapas sehingga membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis segera.
4. Cara mencegah iritasi kulit bayi setelah minum susu

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Mama bisa menjaga kulit bayi tetap bersih dan lembap untuk membantu mencegah iritasi setelah minum susu. Jika ada susu atau gumoh yang menempel di sekitar mulut, pipi, atau dagu, segera bersihkan menggunakan waslap lembut tanpa menggosok kulit terlalu kuat, dilansir dari DGA Health Clinic.
Selain itu, gunakan produk perawatan bayi yang bebas pewangi dan pewarna serta bersifat hipoalergenik. Hindari juga terlalu sering membersihkan kulit karena dapat menghilangkan minyak alami yang membantu menjaga kelembapan kulit. Jika kemerahan tetap muncul atau disertai gejala alergi lainnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.
Jadi, kulit bayi yang menjadi merah setelah minum susu bisa disebabkan oleh alergi atau iritasi dari sisa susu. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama.






















