7 Cara Mengajarkan Bayi Cepat Bicara

Mama bisa mengembangkan kemampuan bicara bayi sejak dalam kandungan, lho

1 Oktober 2021

7 Cara Mengajarkan Bayi Cepat Bicara
Freepik/wirestock

Proses saat si Kecil tumbuh dan mempelajari hal-hal baru merupakan momentum yang tepat bagi orangtua untuk meningkatkan ikatan antara orangtua dan anak. Orangtua dapat  mengajari anak untuk mengembangkan kemampuannya sambil menghabiskan waktu bersama.

Namun, Mama harus tahu bahwa setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda-beda. Mama tidak perlu memaksakan agar anak dapat belajar berdiri, berjalan, atau berbicara dengan cepat.

Hal yang dapat Mama dan Papa lakukan adalah mengajarkan dan menstimulasi bayi mengembangkan kemampuannya secara bertahap dan dengan penuh kesabaran.

Salah satu kemampuan bayi yang dapat diajarkan adalah kemampuan berbicara. Berbicara merupakan salah satu kemampuan yang penting pada anak. Oleh karena itu, Mama dapat mengajari si Kecil berbicara agar dapat lebih lancar dan memiliki lebih banyak kosakata.

Berikut  Popmama.combagikan tips untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan mengajari anak berbicara.

1. Ajak bayi berbicara sejak dalam kandungan

1. Ajak bayi berbicara sejak dalam kandungan
Freepik/pch.vector

Cara ini mungkin membuat Mama bertanya-tanya bagaimana bisa mengajak bicara bayi di dalam rahim dapat mengbangkan kemampuan bicaranya. Eits, jangan heran, Ma! Dilansir dari The Fertility Center of Las Vegas, bayi dapat mulai mendengar dan memahami suara pada tahap terakhir kehamilan. Mendengar suara Mama yang mengandungnya dapat membuat bayi lebih mengenal Mama, lho.

Bayi yang diajak berbicara sejak dalam kandungan juga dapat membantu perkembangan bicara dan bahasa. Saat mendengar suara-suara di dalam rahim, bayi dapat mulai memahami dan mengingat kata-kata sehingga setelah lahir, bayi akan lebih mudah untuk belajar berbicara.

2. Periksa kesehatan bayi

2. Periksa kesehatan bayi
Freepik/freepik

Ada beberapa kondisi medis tertentu yang dapat menghambat kemampuan bicara bayi, seperti bibir sumbing atau gangguan pendengaran. Jika khawatir dengan kemampuan berbicara bayi yang terhambat, Mama dapat memeriksakan kesehatan bayi ke dokter anak atau profesional kesehatan.

Editors' Picks

3. Perhatikan bahasa non-verbal yang disampaikan bayi

3. Perhatikan bahasa non-verbal disampaikan bayi
Freepik/jcomp

Bayi yang belum mampu berbicara biasanya menyampaikan keinginannya dengan bahasa tubuh. Sebagai contoh, bayi akan menggelengkan kepala saat sudah merasa kenyang ketika sedang makan. Pastikan Mama menanggapi bahasa tubuh si Kecil dengan berbicara padanya menggunakan kata-kata untuk menggambarkan tindakan mereka saat itu.

4. Lakukan kontak mata saat berbicara

4. Lakukan kontak mata saat berbicara
Freepik/cookie_studio

Bayi akan lebih tertarik dengan orang yang melakukan kontak mata saat berbicara padanya. Saat Mama berbicara dengan bayi, pastikan Mama menatap matanya dan berbicara dengan jelas agar bayi lebih mudah menangkap pesan yang Mama sampaikan. 

5. Sebutkan nama orang atau benda

5. Sebutkan nama orang atau benda
Freepik/cookie_studio

Penting untuk Mama mengenalkan keluarga atau kerabat pada bayi. Selain itu, Mama juga bisa menyebutkan nama benda-benda di sekitar, seperti mainan atau pakaian. Mengenalkan orang sekitar atau menyebutkan nama benda pada bayi secara berulang dapat menambah kosakata yang berbeda dan membantu perkembangan bahasa bayi.

6. Bernyanyi bersama

6. Bernyanyi bersama
Freepik/pch.vector

Sebagian besar bayi senang bernyanyi karena membawa suasana yang bahagia. Mama dapat menyanyikan lagu pengantar tidur atau memutar beberapa lagu yang menyenangkan saat sedang bermain. Gunakan gerakan tangan bersamaan dengan kata-kata untuk mendorong bayi merespons dan berkomunikasi. Pastikan lagu yang dinyanyikan adalah lagu anak-anak yang sesuai dengan usianya ya, Ma!

7. Rajin membacakan buku

7. Rajin membacakan buku
Freepik/gpointstudio

Membaca buku untuk bayi adalah salah satu kebiasaan terbaik yang bisa Mama lakukan untuk membantu kemampuan bicara bayi, bahkan sejak bayi baru lahir.

Meskipun bayi belum bisa membaca kata-kata yang terdapat di halaman buku, bayi dapat mengenali gambar yang disertai dengan mendengar suara dan kata-kata yang Mama ucapkan. Dengan begitu, lama-kelamaan bayi akan mengerti pesan yang ada pada buku tersebut.

Nah itulah tips dalam mengajarkan bayi berbicara. Buatlah setiap aktivitas bayi menjadi menyenangkan dan interaktif. Mama bisa menggunakan berbagai bentuk suara dan kata setiap hari untuk membantu perkembangan bicara bayi. Semoga tips ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.