Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Ini 5 Alasan Kenapa Pangeran George Jadi Penerus Kerajaan Inggris

Ini 5 Alasan Kenapa Pangeran George Jadi Penerus Kerajaan Inggris
Instagram.com/royalfamily_windsor
  • Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, berada di urutan kedua pewaris takhta Inggris setelah papaya.

  • Posisi George ditetapkan oleh garis keturunan dan Succession to the Crown Act 2013, yang mengutamakan urutan kelahiran tanpa membedakan jenis kelamin.

  • Sebagai cucu Raja Charles III, George mulai diperkenalkan pada acara dan tradisi kerajaan secara bertahap, dengan keterlibatan yang disesuaikan usianya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

George Alexander Louis atau yang dikenal Pangeran George merupakan salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris yang sejak lahir telah berada dalam sorotan publik. Lahir di London pada 22 Juli 2013, ia merupakan putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton.

Sebagai anak pertama dari pasangan tersebut, George memiliki posisi istimewa dalam garis suksesi takhta Kerajaan Inggris. Posisi ini membuatnya dipersiapkan secara bertahap untuk menjalankan peran kerajaan ketika dewasa nanti.

Meski masih berusia 13 tahun, kehidupan George mulai diarahkan untuk mengenal tanggung jawab sebagai anggota senior keluarga kerajaan di masa depan. Lantas, apa yang membuat Pangeran George menjadi salah satu penerus takhta Kerajaan Inggris? Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa alasan kenapa Pangeran George jadi penerus kerajaan Inggris.

Yuk, disimak!

  1. Deretan Alasan Kenapa Pangeran George Jadi Penerus Kerajaan Inggris

  2. 1. Anak sulung Pangeran William dan Kate Middleton

    Anak sulung Pangeran William dan Kate Middleton
    Instagram.com/princeofwalesfamily

    Pangeran George merupakan putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton. Ia lahir pada 22 Juli 2013 di London dan menjadi anak pertama dari pasangan yang kini dikenal sebagai Pangeran dan Putri Wales.

    Sebagai anak sulung, George memiliki posisi penting dalam garis keluarga kerajaan. Ia berada lebih tinggi dalam urutan suksesi dibandingkan adik-adiknya, Putri Charlotte dan Pangeran Louis.

    Posisi tersebut membuat George menjadi sosok yang sejak kecil dipersiapkan untuk memahami kehidupan sebagai anggota keluarga kerajaan. Namun, tanggung jawab besarnya tentu baru akan dijalankan ketika ia sudah dewasa dan waktunya tiba.

  3. 2. Berada di urutan kedua pewaris takhta

    Berada di urutan kedua pewaris takhta
    Instagram.com/thewales_family

    Pangeran George saat ini berada di urutan kedua dalam garis suksesi takhta Kerajaan Inggris. Posisinya berada tepat setelah papanya, Pangeran William, yang merupakan pewaris langsung Raja Charles III.

    Artinya, setelah Pangeran William nantinya menjadi raja, George akan menjadi orang berikutnya dalam garis pewarisan takhta. Posisi ini menempatkannya di atas adik-adiknya dalam urutan suksesi.

    Urutan tersebut bukan ditentukan berdasarkan popularitas atau usia semata, melainkan mengikuti aturan suksesi monarki Inggris. Oleh karena itu, sejak lahir George sudah memiliki posisi khusus dalam masa depan kerajaan Inggris.

  4. 3. Diatur oleh hukum suksesi

    Diatur oleh hukum suksesi
    Instagram.com/princeofwalesfamily

    Posisi Pangeran George sebagai penerus takhta juga didasarkan pada aturan hukum yang mengatur suksesi Kerajaan Inggris. Dalam sistem tersebut, garis keturunan menjadi salah satu dasar utama untuk menentukan siapa yang berhak berada dalam urutan pewaris takhta.

    Aturan suksesi telah mengalami perubahan, terutama setelah diberlakukannya Succession to the Crown Act 2013. Salah satu perubahan pentingnya adalah menghapus ketentuan yang sebelumnya memberikan prioritas kepada anak laki-laki dibandingkan kakak perempuan.

    Dengan aturan tersebut, urutan anak dalam keluarga menjadi dasar yang penting, tanpa membedakan jenis kelamin. Dikarenakan George merupakan anak pertama William dan Kate, ia tetap berada di depan adik-adiknya dalam garis suksesi.

  5. 4. Mengikuti tradisi monarki

    Mengikuti tradisi monarki
    Instagram.com/royalfamily_windsor

    Kerajaan Inggris memiliki tradisi panjang dalam meneruskan takhta melalui garis keturunan keluarga kerajaan. Posisi seorang pewaris umumnya ditentukan berdasarkan hubungan langsung dengan raja atau ratu yang sedang berkuasa.

    Pangeran George termasuk dalam garis keturunan langsung tersebut karena ia merupakan cucu Raja Charles III dan putra dari Pangeran William. Hubungan keluarga inilah yang membuat posisinya sangat penting dalam struktur monarki.

    Tradisi tersebut juga membuat pewarisan takhta dapat berlangsung secara teratur dari satu generasi ke generasi berikutnya. George pun menjadi bagian dari generasi keluarga kerajaan yang nantinya akan melanjutkan garis monarki Inggris.

  6. 5. Mulai diperkenalkan pada tugas kerajaan

    Mulai diperkenalkan pada tugas kerajaan
    Instagram.com/walesroyalfans

    Meski masih muda, Pangeran George mulai diperkenalkan secara bertahap dengan kehidupan dan tugas sebagai anggota keluarga kerajaan. Ia beberapa kali terlihat menghadiri acara kerajaan bersama orangtua dan anggota keluarga lainnya.

    Kehadiran dalam acara-acara tersebut menjadi kesempatan bagi George untuk mengenal tradisi serta tanggung jawab yang menyertai posisi keluarganya. Namun, keterlibatannya tetap disesuaikan dengan usianya agar tidak membebani masa kecilnya.

    Seiring bertambahnya usia, George kemungkinan akan semakin mengenal berbagai tugas dan tanggung jawab kerajaan. Persiapan tersebut menjadi bagian dari proses panjang sebelum ia suatu hari menjalankan peran yang lebih besar sebagai calon penerus takhta.

    Itu tadi alasan kenapa Pangeran George jadi penerus kerajaan Inggris. Mulai dari posisinya sebagai anak sulung Pangeran William dan Kate Middleton hingga aturan hukum yang mengatur garis suksesi kerajaan.

    Meski masih berusia 13 tahun, George akan menjalani proses panjang sebelum benar-benar memegang tanggung jawab sebagai raja. Untuk saat ini, ia tetap menjalani masa remaja sambil perlahan mengenal tradisi dan tugas yang melekat pada keluarganya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More