Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

9 Manfaat Traveling Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Anak

9 Manfaat Traveling Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Anak
Magnific/tirachardz
  • Traveling sejak dini membantu anak beradaptasi dengan hal baru, menghadapi tantangan sebagai situasi sementara, serta terdorong keluar dari rutinitas dan zona nyaman.
  • Paparan pada beragam budaya, gaya hidup, dan kondisi perjalanan membentuk toleransi, perspektif luas, rasa ingin tahu, serta kemampuan berpikir lebih kritis.
  • Pengalaman perjalanan menumbuhkan penghargaan pada momen sederhana dan kebersamaan keluarga, sehingga anak mengingat rasa aman, bahagia, dan koneksi emosional bersama orangtua.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Memberi mainan memang menyenangkan, tapi ada hal lain yang tak kalah berharga lho, Ma.

Mengajak anak bepergian sejak dini ternyata menyimpan segudang manfaat untuk tumbuh kembangnya. Pengalaman langsung di lapangan mengajarkan banyak hal yang tak pernah didapat dari buku atau layar gadget.

Seorang guru Indonesia yang mengajar di Amerika membagikan pandangannya tentang hal ini. Menurutnya, anak yang sering diajak traveling tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh dan berwawasan luas.

Lalu, apa saja manfaat yang bisa Mama dan Papa dapatkan jika rutin mengajak anak jalan-jalan? Berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.

  1. 1. Anak berhenti takut pada hal yang belum diketahui

    anak-anak membaca buku
    Magnific/jcomp

    Anak-anak yang sering diajak traveling tidak lagi merasa cemas saat menghadapi hal baru. Kota baru, negara baru, atau bertemu orang baru justru menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi mereka.

    Ketika orang lain mungkin takut akan perubahan, anak-anak yang terbiasa jalan-jalan justru belajar beradaptasi dengan cepat. Mereka merasa seperti di rumah di mana pun mereka berada.

  2. 2. Anak belajar bahwa tantangan itu sementara

    bermain sebelum tidur
    Magnific/freepik

    Dalam perjalanan, berbagai hambatan pasti akan ditemui, seperti penerbangan tertunda atau barang yang hilang. Anak-anak belajar bahwa semua itu bukanlah bencana, melainkan pengalaman berharga, Ma.

    Mereka memahami bahwa setiap situasi bisa dihadapi dan diatasi. Sikap ini yang nantinya akan menjadi bekal penting saat mereka menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-hari.

  3. 3. Anak lebih jarang mengukur hidup dari harta benda

    piknik bersama anak
    Magnific/prostooleh

    Ketika kenangan masa kecil dipenuhi dengan petualangan dan momen bersama, hal-hal materi menjadi kurang penting. Anak-anak ini tumbuh dengan pemahaman bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari barang baru.

    Mereka lebih menghargai pengalaman daripada kepemilikan barang. Nilai ini akan membantu mereka menjalani hidup dengan lebih bermakna di masa depan.

  4. 4. Anak tidak membagi dunia menjadi "kami" dan "mereka"

    tren makeup skincare anak
    Magnific

    Pengalaman bertemu berbagai budaya membuat anak lebih sulit untuk takut pada orang yang berbeda dari mereka, karena anak akan tumbuh dengan kesadaran bahwa perbedaan adalah hal yang wajar.

    Anak-anak yang rutin traveling ini akan menyadari bahwa orang-orang di seluruh dunia memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang mereka bayangkan. Sikap toleran ini sangat berharga di era global seperti sekarang.

  5. 5. Anak menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana

    anak baking
    Magnific/rawpixel.com

    Anak-anak ini tidak membutuhkan kenyamanan sempurna untuk merasa senang. Jajanan kaki lima, berkemah, atau sekadar bermain di tepi laut sudah cukup membuat mereka bahagia.

    Dengan pengalaman ini, anak belajar menikmati momen tanpa harus selalu bergantung pada hal-hal mewah. Kebahagiaan sederhana inilah yang justru paling membekas dalam ingatan mereka.

  6. 6. Anak mengembangkan perspektif yang lebih luas

    sekolah saat musim kemarau
    Magnific/jcomp

    Melihat berbagai negara, gaya hidup, dan budaya membuat anak lebih sulit percaya begitu saja pada stereotip. Mereka menjadi lebih jeli dalam mengamati dan tidak mudah terpengaruh oleh anggapan yang keliru.

    Anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang ingin tahu dan mampu berpikir kritis. Kemampuan ini yang akan sangat berguna bagi mereka di masa dewasa nanti, Ma.

  7. 7. Anak belajar melepas dengan lebih mudah

    mama bersama anaknya
    Magnific/pch.vector

    Sejak usia dini, anak-anak yang sering traveling memahami bahwa tidak ada yang bertahan selamanya. Tempat berubah, orang berubah, dan hidup terus bergerak maju.

    Anak-anak belajar bahwa rumah bukan sekadar bangunan atau kota tertentu. Rumah adalah rasa aman yang mereka bagi bersama orang-orang yang mereka cintai, terutama Mama dan Papa.

  8. 8. Anak sering tumbuh melampaui rutinitas

    anak membantu mamanya
    Magnific

    Setelah melihat begitu banyak sisi di luar dunia mereka, rutinitas sehari-hari terasa lebih membatasi bagi anak-anak ini. Mereka menjadi terbiasa dengan hal-hal baru dan tidak nyaman berada di zona yang itu-itu saja.

    Seiring bertumbuh, mereka sering terdorong untuk mencari lebih banyak lagi dari kehidupan. Baik itu dalam pekerjaan, hubungan, maupun pengalaman-pengalaman baru yang menantang hidupnya kelak.

  9. 9. Anak lebih mengingat perasaan bersama orangtua

    anak perempuan bersama mama dan papa
    Magnific

    Mungkin anak-anak tidak begitu mengingat detail negara atau tempat yang dikunjungi karena usianya masih begitu belia. Namun, yang pasti akan selalu teringat adalah perasaan bersama Mama dan Papa saat dunia terasa besar, aman, dan penuh keajaiban.

    Momen kebersamaan inilah yang menjadi modal berharga bagi tumbuh kembang anak secara emosional. Rasa aman dan bahagia bersama orangtua akan membentuk fondasi kepribadian yang kuat hingga mereka dewasa.

    Jadi, Mama dan Papa tak perlu ragu untuk sesekali mengajak si Kecil berpetualang. Tak selalu harus ke luar negeri, cukup dengan menjelajahi alam sekitar pun sudah menjadi ruang belajar yang luar biasa.

    Yang terpenting adalah kualitas waktu dan kebersamaan yang Mama dan Papa berikan. Setiap langkah kecil dalam perjalanan akan meninggalkan jejak besar bagi tumbuh kembangnya kelak.

    Jadi, setiap perjalanan bukan hanya soal sampai di tujuan, Ma, tapi tentang cerita, pelajaran, dan kenangan indah yang akan selalu diingat oleh anak sepanjang hidupnya.

    Selamat mengajak si Kecil berlibur, Ma, Pa!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More