Cara Menghilangkan Stretch Mark yang Dialami Kulit Remaja

Biasanya terjadi saat masa pubertas

22 Juni 2020

Cara Menghilangkan Stretch Mark Dialami Kulit Remaja
Instagram.com/lively.liz

Stretch mark adalah garis-garis putih pucat yang terlihat di beberapa bagian tubuh seperti paha, payudara, perut bagian bawah, atau betis yang bisa membuat anak gadis sangat terganggu. Stretch mark tak hanya ditemui pada ibu hamil saja lho, Ma.

Kondisi kulit dengan stretch mark juga bisa dialami oleh anak, khususnya ketika anak mulai menginjak remaja. 

Baik remaja laki-laki maupun perempuan, bisa mendapatkan stretch mark pada bagian tertentu di tubuhnya. Beberapa dari remaja mungkin akan mengalami kebingungan atau bahkan merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri karena tubuhnya memiliki stretch mark. 

Untuk itu, Mama perlu mengetahui tentang stretch mark yang mungkin dialami pada kulit anak. Terutama saat mereka menghadapi masa pubertas sehingga Mama dapat membantu anak remaja di rumah dalam menghadapi gangguan ini.

Berikut Popmama.com rangkum mengenai penyebab dan cara mengatasi stretch mark pada remaja yang telah dirangkum dari berbagai sumber. 

1. Stertch mark bisa terjadi selama remaja pubertas

1. Stertch mark bisa terjadi selama remaja pubertas
Unsplash/Michal Parzuchowski

Stretch mark adalah bagian normal dari pubertas bagi perempuan maupun laki-laki. Ketika seseorang tumbuh atau bertambah berat dengan sangat cepat (seperti saat pubertas), orang itu mungkin mendapatkan garis-garis halus pada tubuh yang disebut stretch mark.

Melansir laman KidsHealth, stretch mark terjadi ketika kulit ditarik oleh pertumbuhan yang cepat atau peregangan. Meskipun kulit biasanya cukup elastis, ketika kulit meregang, produksi normal kolagen (protein utama yang membentuk jaringan ikat di kulit) terganggu.

Akibatnya, bekas luka yang disebut stretch mark dapat terbentuk. Hal ini wajar dialami oleh beberapa orang. Kebanyakan remaja perempuan atau wanita dewasa memiliki stretch mark.

Biasanya stretch mark berada di bagian betis, payudara, paha, pinggul, dan pantat. Stretch mark ini lebih sering terjadi pada anak perempuan, tetapi laki-laki juga mungkin memilikinya. 

Editors' Picks

2. Obesitas juga bisa menyebabkan stretch mark

2. Obesitas juga bisa menyebabkan stretch mark
Unsplash/I Yunmai

Orang yang mengalami obesitas lebih berisiko mengalami stretch mark karena massa tubuhnya terus bertambah dan kulitnya akan semakin meregang.

Selain itu, binaragawan pun cenderung mendapatkan stretch mark karena perubahan tubuh yang cepat yang dapat terjadi dengan binaraga.

Orang yang menggunakan krim atau salep kulit yang mengandung steroid (seperti hidrokortison) selama lebih dari beberapa minggu juga dapat mengalami stretch mark.

Pada awalnya, stretch mark mungkin terlihat sebagai garis kemerahan atau keunguan yang dapat terlihat berlekuk dan memiliki tekstur yang berbeda dari kulit di sekitarnya.

Namun, stretch mark juga dapat berubah lebih ringan atau memudar dan bahkan hampir menghilang seiringnya waktu.

3. Sebenarnya tak perlu perawatan medis

3. Sebenar tak perlu perawatan medis
Unsplash/Juli Kosolapova

Mengutip MomJunction, apabila stretch mark muncul karena disebabkan oleh obesitas atau kelebihan berat badan, maka remaja mungkin akan dibimbing oleh ahli gizi untuk diet sehat dan rajin berolahraga.

Sebenadnya, stretch mark dapat memudar seiring waktu, tidak berbahaya, dan tidak memerlukan perawatan medis. Jika pun dilakukan, perawatan hanya akan dapat menghapus sebagian stretch mark.

Cara terbaik adalah mengobati penyebabnya dan mempertahankan berat badan yang sehat sehingga stretch mark pada kulit ini dapat hilang seiring berjalannya waktu.

4. Perawatan yang mungkin dokter kulit rekomendasikan

4. Perawatan mungkin dokter kulit rekomendasikan
Unsplash/National Cancer Institute

Apabila stretch mark pada remaja membutuhkan perawatan secara medis, dokter kulit mungkin akan menyarankan beberapa jenis tindakan di bawah ini:

  • Krim, lotion, atau gel retinoid

Retinoid ini adalah turunan dari vitamin A. Tretinoin adalah salah satu krim retinoid yang tersedia sebagai Retin-A, Renova, atau Avita. Krim stretch mark ini dapat diaplikasikan pada kulit dan dapat membantu membangun kembali serat kolagen kulit sehingga membuatnya terlihat seperti kulit normal. Namun, penggunaan krim ini mungkin dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang.

  • Terapi laser dan cahaya

Terapi ini akan merangsang produksi kolagen dan elastin pada kulit sehingga garis-garis kulit stretch mark dapat memudar, kulit pun akan terlihat normal kembali.

  • Mikrodermabrasi

Perawatan ini menggunakan alat tangan untuk meniupkan kristal yang dapat menghilangkakan lapisan kulit yang halus sehingga akhirnya bisa merangsang pertumbuhan kulit yang lebih elastis.

  • Frekuensi radio non-ablatif

Perawatan jenis ini melibatkan perangkat frekuensi radio khusus untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen sehingga stretch mark dapat memudar. 

  • Terapi ultrasonik fokus-mikro

Perawatan jenis ini juga dikenal dengan nama Ultherapy. Metode ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen sehingga dapat memunculkan kembali elastisitas pada kulit.

5. Cara mencegah stretch mark pada remaja

5. Cara mencegah stretch mark remaja
Unsplash/David Hofmann

Cara terbaik untuk mengurangi kemungkinan stretch mark selama remaja adalah mempertahankan berat badan yang sehat, Ma. Untuk itu, orangtua perlu berdiskusi dengan anak-anak mereka tentang perlunya diet sehat dan olahraga untuk menghindari penambahan berat badan berlebih.

Perlu diingat bahwa sebenarnya tidak ada prosedur atau obat lain untuk mencegah stretch mark pada masa pubertas. Namun, sebagian besar stretch mark biasanya dapat memudar seiring waktu. 

Cara yang mungkin dapat anak remaja Mama lakukan untuk mengatasinya, yaitu dengan mengenakan baju yang menutupi bagian tubuh sehingga stretch mark dapat tersamarkan.

Selain itu, bantuan riasan (make up) juga bisa saja membantu menutupi stretch mark. 

Di luar sana, mungkin banyak produk yang mengklaim dapat menghilangkan stretch mark, tetapi bisa saja tidak berfungsi seperti yang dijanjikan dan bisa mahal juga.

Maka, lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengizinkan remaja untuk menggunakan produk penyamakan kulit topikal apa pun, Ma.

Itulah beberapa cara menghilangkan stretch mark pada kulit remaja. Semoga dapat menjadi referensi pengetahuan jika anak gadis atau laki-laki Mama sedang mengalaminya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.