Tahukah Mama, bahwa libur panjang di China kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik restoran karena sulit mencari tenaga harian.
Bahkan, diketahui bahwa upah pekerja sementara di sana bisa melonjak hingga 300–500 RMB per hari atau sekitar Rp764.000–Rp1,2 juta, lho.
Alih-alih mencari pekerja sementar, seorang Mama pemilik toko makanan di Changsha punya solusi tak terduga dari anak laki-lakinya yang baru berusia 10 tahun.
Awalnya hanya membantu cuci sayur dan bersih-bersih, tapi siapa sangka sang anak justru punya inisiatif lebih dengan memanfaatkan AI untuk bantu memudahkan pekerjaan orangtuanya.
Bisa jadi inspirasi anak untuk memanfaatkan teknologi AI dengan positif, berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.
