5 Kebiasaan Minum Kopi yang Bikin Cepat Tua, Remaja Harus Hati-Hati

Minum kopi secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan kulit dan tubuh anak secara keseluruhan

22 November 2021

5 Kebiasaan Minum Kopi Bikin Cepat Tua, Remaja Harus Hati-Hati
Freepik

Minum kopi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari, kini bukan hanya kebiasaan orang dewasa saja. Banyaknya toko-toko kopi di lingkungan, membuat banyak remaja mulai mengonsumsi kopi sejak usia muda.

Terlebih lagi kini, remaja bisa mendapatkan kopi dengan berbagai macam rasa atau topping favoritnya. Gaya hidup yang tinggi membuat kebiasaan nongkrong di kedai kopi atau order online, semua bisa mudah dilakukan oleh remaja.

Di balik manfaat kopi untuk memberikan energi atau menyegarkan tubuh saat beraktivitas, mengonsumsi kopi dengan cara yang tidak tepat bisa berdampak buruk bagi tubuh remaja, misalnya seperti mempercepat penuaannya.

Ada 5 kebiasaan minum kopiyang bikin cepat tua, ini juga bisa aja lho terjadi pada remaja.

Lantas kebiasaan minum kopi apa yang harus remaja hindari agar tidak terkena dampaknya? Sebelum lebih lanjut, yuk cari tahu penyebab mengapa kopi bisa membuat remaja lebih tua berdasarkan informasi yang telah Popmama.com di bawah ini.

Mengapa Kopi Berisiko Menyebabkan Lebih Cepat Tua?

Mengapa Kopi Berisiko Menyebabkan Lebih Cepat Tua
Freepik/jannoon028

Kebiasaan mengonsumsi kafein kini menjadi gaya hidup kaum muda dan orang dewasa. Namun, ini datang dengan membawa dampak berbahaya, mulai dari menyebabkan kecanduan kafein hinga menyebabkan remaja terlihat lebih tua dari yang sebenarnya. 

Minum kopi mungkin mengakibatkan lebih banyak kerusakan pada kulit kita daripada yang remaja pikirkan. Dilansir dari Green Matters, Pertama-tama, kopi adalah diuretik. Efek ini bertanggung jawab untuk memicu pengeluaran urin.

Sehingga, ketika remaja minum kopi secara berlebihan, tubuhnya akan mengalami dehidrasi. Tidak seperti minum segelas air mineral, kopi tidak mengisi kembali sistem tubuh.

Apa dampaknya bagi kulit?

Semakin banyak remaja minum kopi, maka semakin banyak kulitnya kehilangan kelembapan. Dan apa yang cenderung terjadi ketika kulit kehilangan kelembapan alaminya? Itu akan terlihat kurang sehat dan kehilangan kecerahan aslinya.

Dehidrasi secara umum juga dapat menyebabkan hilangnya kolagen dan peradangan kulit.

Setelah mengetahui dampaknya bagi kulit remaja, yuk cari tahu kebiasaan minum kopi apa yang harus remaja hindari!

1. Tidak sarapan bergizi dan digantikan dengan minum kopi

1. Tidak sarapan bergizi digantikan minum kopi
Freepik/Alexeyzhilkin

Seperti yang Mama ketahui, sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari. Karena dengan sarapan, anak memiliki energi yang tepat untuk beraktifitas seharian dan konsentrasi saat belajar. Jika remaja menggantinya dengan minum kopi, tentu ini tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan. 

Menurut Lisa Moskovitz, seorang ahli nutrisi dan CEO dari NY Nutrition Group, melewatkan sarapan bisa menyebabkan pola makan yang kurang bergizi, karena bertentangan dengan kebutuhan tubuh untuk lebih sehat. 

Alih-alih melewatkan sarapan dan langsung minum kopi, Moskovitz menyarankan untuk menyantap makanan sehat untuk sarapan, misalnya dengan buah segar, biji-bijian, maupun kacang-kacangan, yang dikemas dengan serat dan antioksidan. 

Editors' Picks

2. Menggunakan gula atau krim secara berlebihan dan rutin

2. Menggunakan gula atau krim secara berlebihan rutin
Freepik/vasiliybudarin

Yup, remaja tentu kurang menyukai kopi-kopi yang pahit seperti orang dewasa pada umumnya, sehingga anak cenderung minum kopi dengan porsi gula atau krim dalam kopi yang cukup tinggi. Walaupun tentunya lebih manis, ini bisa memengaruhi kesehatannya.

Hal ini tergantung seberapa banyak gula atau krim yang anak tambahkan. Sesekali mengonsumsi kopi dengan gula dalam jumlah sedang, memang tidak menyebabkan masalah.

Tetapi ketika remaja selalu menambahkan gula dan meminumnya secara rutin, ini berisiko menyebabkan penumpukan gula dalam tubuh dari waktu ke waktu. 

Jika tak dihentikan, seiring bertambahnya usia anak, Mama bisa melihat bagaimana dampak minum kopi yang terlalu manis ini bisa mengakibatkan tingginya gula darah, peradangan, dan banyak kondisi buruk kesehatan lainnya pada anak.

3. Tidak rutin mengonsumsi air putih

3. Tidak rutin mengonsumsi air putih
Freepik/Topntp26

Minum air putih adalah kebiasaan yang sering dilupakan banyak orang, terutama bagi remaja yang saat ini lebih sering minum banyak kopi. Hal ini bisa berisiko menyebabkan tubuh alami dehidrasi dan bencana bagi kesehatan secara keseluruhan. 

Menurut Moskovitz, tidak minum air putih usai mengonsumsi kafein dapat menyebabkan dehidrasi yang berdampak negatif pada kulit, pencernaan, tingkat energi, penyerapan nutrisi, dan bahkan persendian. 

4. Mengonsumsi kopi sepanjang hari

4. Mengonsumsi kopi sepanjang hari
Freepik

Mudahnya akses remaja mengonsumsi kopi, baik sambil nongkrong di kedai kopi atau membelinya secara online, selalu ingatkan remaja agar memilih waktu yang tepat untuk minum kopi. 

Kopi dikatakan dapat meningkatkan energi dan membuat remaja tak mudah mengantuk, namun ini bukan berarti ia selalu minum kopi saat merasa lelah atau ngantuk, terutama saat ia harus belajar di malam hari.

Moskovitz mengatakan bahwa kafein adalah stimulan yang bila dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur, dapat mengganggu istirahat yang cukup. 

Dan seperti yang Mama ketahui, pola tidur yang buruk juga dapat mengakibatkan gangguan tubuh, seperti memperlambat pemulihan, mengurangi sistem kekebalan tubuh, merusak suasana hati, berkurangnya energi dan metabolisme, dan sebagainya. 

5. Menambahkan pemanis buatan

5. Menambahkan pemanis buatan
Freepik/Wirestock

Ini adalah masalah lainnya yang berhubungan dengan kebiasaan minum kopi pada anak remaja selain menambahkan gula atau krim berlebihan. Menggunakan pemanis buatan sebenarnya bisa mendatangkan dampak serius pada kesehatan anak dalam jangka panjang. 

Moskovitz mengatakan, pemanis buatan tidak mengandung nutrisi seperti sucralose dan aspartame. Hal inilah yang lantas dapat membahayakan kadar insulin, serta kesehatan usus yang memengaruhi semua jalur vital dalam tubuh. 

Dengan demikian, pemanis buatan dapat membuat remaja menginginkan lebih banyak makanan manis di dalam tubuh sepanjang hari.

Nah itulah beberapa kebiasaan minum kopi yang bikin cepat tua. Minum kopi memang tak dilarang, namun ada baiknya untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, dan tidak menggantikan air mineral, jus buah asli, atau susu yang membawa lebih banyak manfaat positif bagi tubuh.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.