Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kisah Robin, Anak yang Menuangkan Pikiran Lewat Seni
Instagram.com/robinmom_life
  • Robin menyalurkan waktu luang tanpa ponsel melalui menggambar, bermain clay, dan membuat karya seni lukis.

  • Karya Robin terinspirasi dari hal sederhana hingga anatomi, termasuk benda di IKEA dan tulang ikan; ia menonjol lewat sudut pandang kreatif serta gagasan tentang kesamaan manusia dan hewan.

  • Robin bercita-cita menjadi seniman yang ceria dan sangat kreatif. Ketekunannya terlihat pada The Pool of Dreams, yang diselesaikan melalui ribuan jam dan puluhan ribu detail kecil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada yang menarik dari keseharian Robin. Saat tidak memegang ponsel, anak ini justru memilih menggambar, bermain clay, atau mencari sesuatu yang bisa ia jadikan bahan untuk berkarya.

Kegemarannya menggambar membuat Robin menghasilkan banyak karya dengan ide yang beragam. Mulai dari karya sederhana tentang ponsel, gambar yang terinspirasi dari benda di IKEA, The Pool of Dreams yang dikerjakan selama ribuan jam, hingga Fish Bone yang lahir dari ketertarikannya pada tulang dan anatomi.

Berbagai karya Robin tersebut dibagikan oleh sang Mama melalui akun Instagram @robinmom_life.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa karya Robin yang menarik untuk dilihat sekaligus cerita di balik proses pembuatannya. Yuk, simak!

1. Mengubah rasa bosan menjadi karya seni

Instagram.com/robinmom_life

Bagi sebagian anak, rasa bosan mungkin membuat mereka mencari hiburan dari layar ponsel.

Namun, Robin memiliki cara yang berbeda. Ia memilih menggambar, mencoret-coret ide, hingga membuat karya baru ketika tidak ada aktivitas lain yang dilakukan.

Kebiasaan tersebut membuat Robin terus berlatih tanpa merasa sedang belajar. Ia menggambar karena memang menikmati prosesnya.

Dari aktivitas sederhana itulah berbagai karya unik mulai lahir.

Sang Mama bahkan pernah membagikan karya Robin yang berisi pesan,

“Jangan sampai kita semua menjadi budak ponsel.”

Pesan tersebut muncul dari pemikiran Robin sendiri setelah ia menghabiskan waktu membuat karya seni selama berjam-jam.

2. Karyanya lahir dari ide-ide yang tidak biasa

Instagram.com/robinmom_life

Salah satu hal yang membuat karya Robin menarik adalah sumber inspirasinya yang sering kali datang dari hal-hal sederhana.

Misalnya, saat melihat lukisan lensa kamera yang dijual di IKEA, Robin membayangkan gambar apel dan pisang yang ditempelkan pada bagian lensa tersebut.

Ide yang unik dan tidak biasa itu kemudian diwujudkan menjadi karya seni yang membuat banyak orang terkesan.

Menurut sang Mama, mungkin ada banyak anak lain yang memiliki kemampuan menggambar lebih baik.

Namun yang membuat karya Robin menonjol adalah cara berpikirnya yang kreatif dan kemampuannya melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

3. Memiliki mimpi menjadi seniman yang kreatif

Instagram.com/robinmom_life

Di balik berbagai karya yang dibuatnya, Robin ternyata memiliki cita-cita yang cukup menarik.

Suatu hari ia pernah mengatakan kepada sang Mama bahwa dirinya ingin menjadi seseorang yang ceria dan seniman yang sangat kreatif, bukan hanya seseorang yang pandai menggambar.

Pernyataan sederhana itu membuat sang Mama terkesan. Baginya, dunia seni bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga tentang ide, imajinasi, dan cara seseorang memandang dunia di sekitarnya.

Pemikiran Robin menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu diukur dari seberapa sempurna hasil karya yang dibuat, tetapi juga dari pesan dan gagasan yang ingin disampaikan.

4. Menghabiskan ribuan jam untuk menyelesaikan satu karya

Instagram.com/robinmom_life

Robin juga dikenal sebagai anak yang sangat tekun saat mengerjakan karya seni.

Salah satu karyanya yang berjudul 'The Pool of Dreams' atau 'Kolam Impian' membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk diselesaikan.

Sang Mama menceritakan bahwa karya tersebut dibuat melalui ribuan jam pengerjaan dan puluhan ribu sentuhan kecil.

Robin menggambar detail-detail berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari kuku jari. Ia menghabiskan banyak spidol hingga akhirnya karya itu selesai setelah melewati pergantian musim.

Meski dibuat melalui proses yang panjang dan rumit, hasil akhirnya justru memberikan kesan tenang, sederhana, dan nyaman bagi siapa saja yang melihatnya.

5. Terinspirasi dari tulang ikan untuk menyampaikan pesan tentang kehidupan

Instagram.com/robinmom_life

Sejak kecil, Robin memiliki ketertarikan terhadap tulang, tengkorak, organ tubuh, dan buku anatomi.

Ketertarikan tersebut akhirnya melahirkan karya berjudul 'Fish Bone'. Inspirasi karya ini muncul setelah Robin mengunjungi pameran seniman Damien Hirst dan melihat instalasi yang menampilkan tulang ikan.

Saat melihat karya tersebut, Robin menyampaikan pemikiran yang cukup mendalam kepada sang Mama. Ia mengatakan bahwa tulang manusia maupun hewan sama-sama berwarna putih.

Dari pengamatan sederhana itu, Robin menyimpulkan bahwa meskipun setiap makhluk hidup memiliki kehidupan yang berbeda, pada dasarnya semua memiliki kesamaan.

Pemikiran tersebut kemudian dituangkan ke dalam lukisan besar yang dipenuhi ribuan detail dan kilauan. Pada karya itu, Robin juga menuliskan pesan bahwa manusia dan hewan memiliki dasar yang sama.

Setiap anak memiliki minat dan cara belajar yang berbeda.

Ada yang menyukai olahraga, membaca, musik, atau seni seperti Robin. Perlu diingat bahwa orangtua dapat membantu anak menemukan aktivitas yang membuat mereka merasa tertarik dan menikmati prosesnya.

Ketika anak memiliki kegiatan yang disukai, mereka cenderung lebih fokus, produktif, dan mampu menyalurkan imajinasi dengan cara yang positif.

Kreativitas juga bisa menjadi salah satu alternatif aktivitas yang menyenangkan di luar penggunaan ponsel, sekaligus membantu anak mengembangkan ide, ketekunan, dan rasa percaya diri sejak dini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article