Kasus pelecehan seksual pada anak dan remaja kembali menjadi perhatian setelah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan edukasi penting terkait perlindungan anak.
Menurut IDAI, kekerasan seksual dapat terjadi di berbagai lingkungan yang seharusnya aman bagi anak, mulai dari sekolah, pesantren, sekolah berasrama, hingga rumah.
Banyak anak yang baru berani bercerita setelah waktu yang cukup lama. Bahkan, sebagian kasus tidak pernah terungkap sama sekali.
Korban kekerasan seksual juga tidak hanya anak perempuan. Anak laki-laki memiliki risiko yang sama untuk menjadi korban. Karena itu, setiap orangtua perlu memahami tanda-tanda yang mungkin muncul serta membekali anak dengan pengetahuan yang dapat membantu mereka melindungi diri.
Berikut Popmama.com telah merangkum 7 pesan penting dari IDAI terkait pencegahan pelecehan seksual pada anak. Yuk, simak penjelasannya!
