Alasan Keamanan, Squishy Dumpling Ditarik Izin Edarnya di 3 Negara

Amerika Serikat menarik sekitar 15.200 squishy dumpling pada 3 September 2026 karena manik air di dalamnya dapat mengembang, berisiko menyebabkan tersedak atau sumbatan usus jika tertelan.
Inggris menghentikan peredaran squeezy dumplings setelah pengujian menemukan benzena 20 mg/kg pada lapisan luar, empat kali melampaui batas hukum 5 mg/kg dan dikategorikan sebagai risiko kimia serius.
Laos menghentikan impor serta penjualan squishy tanpa sertifikat sejak 28 Juli 2026, setelah inspeksi menemukan sebagian produk impor mengandung benzena berlebih.
Belakangan ini, mainan squishy dumpling tengah viral dan digemari banyak orang, termasuk anak-anak. Namun, popularitasnya kini mulai tercoreng setelah ditarik dari peredaran di sejumlah negara.
Penarikan dilakukan di Amerika, Inggris, dan Laos dengan alasan yang berbeda-beda. Meski begitu, semua alasan yang dilakukan adalah demi keselamatan anak-anak yang memainkannya.
Menurut alasan ketiga negara ini, keamanan tetap menjadi prioritas utama, terlebih mainan ini banyak dimainkan anak-anak. Orangtua pun diimbau lebih cermat sebelum membelikan mainan untuk anaknya.
Lantas, apa saja alasan penarikan izin edar squishy dumpling di tiga negara? Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com rangkumkan informasinya.
1. Alasan penarikan di Amerika Serikat: water based

Goodhousekeeping.com Di Amerika Serikat, U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC) mengumumkan penarikan dua jenis mainan squishy dumpling pada 3 September 2026 kemarin.
Sekitar 15.200 unit mainan ditarik dari pasaran, dengan alasan manik air atau water beads di dalam mainan yang bisa mengembang melebihi ukuran yang diizinkan.
Bukan tanpa alasan, penggunaan kandungan tersebut akan bebahaya jika tak sengaja tertelan anak, manik tersebut berisiko menyebabkan tersedak hingga sumbatan usus.
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain rasa tidak nyaman yang berat, muntah, dan dehidrasi. Karena itu, Amerika Serikat menilai mainan ini dinilai berbahaya bagi anak-anak, terutama balita.
2. Alasan penarikan di Inggris: kandungan benzena berlebih

Ourcancerstories.com Di Inggris, squeezy dumplings juga ditarik izin edarnya setelah Office for Product Safety and Standards mengklasifikasikannya sebagai "serious chemical risk".
Penarikan ini dilakukan demi melindungi konsumen, khususnya anak-anak yang memainkannya.
Alasan penarikannya adalah karena hasil pengujian menemukan kandungan benzena sebesar 20 mg/kg di lapisan luar sebagian mainan. Angka ini empat kali lipat dari batas hukum di Inggris yang hanya 5 mg/kg.
Benzena sendiri bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker. Zat ini juga bisa mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan kulit, serta menimbulkan sensasi terbakar di saluran pencernaan jika tertelan.
3. Laos hentikan impor squishy tak bersertifikat

Knowledgecrates.com Di Laos, Kementerian Industri dan Perdagangan menghentikan impor dan penjualan squishy yang tidak bersertifikat sejak 28 Juli 2026 lalu.
Langkah ini diambil setelah inspeksi pasar menemukan sebagian squishy impor mengandung benzena berlebih. Sama seperti Inggris, penggunaan benzena berlebih ini yang membuat pemerintah Laos mengambil langkah tegas.
Meski belum ada kasus terkonfirmasi, langkah ini menyusul banyaknya unggahan viral orangtua yang mengaku anaknya sakit setelah bermain squishy.
Penghentian impor yang dilakukan Laos menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap mainan anak harus diperketat. Jangan sampai barang yang tampak lucu justru menyimpan bahaya tersembunyi.
Dengan ketiga alasan penarikan izin edar squishy dumpling di tiga negara, tentunya ini bisa menjadi sinyal penting bagi kita, Ma.
Sebelum membeli mainan, pastikan produk memiliki sertifikasi dan aman bagi anak. Jangan hanya memberli karena viral semata, perhatikan juga keamanan anak sebagai prioritas utama.























