Ungkapan Semangat yang Bisa Membuat Anak Merasa Lebih Berarti

Yuk, coba praktikkan langsung ke anak, Ma!

19 Januari 2021

Ungkapan Semangat Bisa Membuat Anak Merasa Lebih Berarti
Pixabay/edsavi30

Komunikasi dikenal sebagai salah satu kunci dalam sebuah hubungan. Tak terkecuali dalam hubungan keluarga, seperti antara Mama atau Papa dengan buah hati. Hal ini karena komunikasi akan menciptakan kedekatan satu sama lain sehingga suasana terasa lebih harmonis. 

Komunikasi juga menjadi suatu cara yang cukup efektif dalam mendidik anak. Dengan komunikasi yang tepat, pesan orangtua akan lebih mudah sampai dalam diri dan hati anak-anak, Ma.

Selain penting dilakukan, komunikasi melalui pembicaraan hal-hal positif yang dilakukan oleh Mama dan Papa akan membawa kebaikan bagi anak. Misalnya, saat orangtua menyampaikan kalimat yang dapat menyemangati serta membuat anak merasa lebih berdaya. 

Cara sederhana seperti ini akan memberikan validasi atau keyakinan pada anak sehingga mereka dapat merasa cukup, lebih percaya diri, serta mungkin terpacu untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. 

Berikut beberapa ungkapan semangat untuk anak yang bisa membuat merasa lebih berarti dari Popmama.com yang mungkin perlu Mama dan Papa berikan pada anak-anak. 

1. Kamu sangat membantu, ungkapan lain dari terima kasih

1. Kamu sangat membantu, ungkapan lain dari terima kasih
Pixabay/LisaLiza

Ungkapan terima kasih mungkin sudah terdengar cukup biasa di telinga anak-anak. Maka, cobalah sesekali mengucapkan terima kasih dengan menggunakan cara lain. Mama dapat melakukannya dengan kalimat, "Kamu sangat membantu" pada anak. 

Ucapkanlah kalimat ini setelah anak berusaha melakukan sesuatu dengan caranya sendiri. Misalnya, saat mencoba merapikan kamar tidur dan mainannya, atau ketika selesai dimintai pertolongan dalam melakukan suatu hal. 

Meski terkesan sederhana, tetapi bisa terasa sangat berharga bagi anak mama. Dengan begitu, anak merasa perannya membawa manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Selain itu, anak juga mungkin dapat termotivasi untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. 

2. Kamu sudah lebih dari cukup, ungkapan penerimaan dan rasa syukur

2. Kamu sudah lebih dari cukup, ungkapan penerimaan rasa syukur
Pixabay/shelleywiart

Kata-kata seperti, "Kamu sudah lebih dari cukup", mungkin juga perlu Mama praktikkan sehari-hari kepada anak. Ungkapan ini menjadi wujud penerimaan atas diri atau berbagai hal yang telah terjadi dalam kehidupan, Ma. 

Misalnya, saat anak merasa dirinya belum berhasil dalam mata pelajaran di sekolah atau mungkin ketika anak kecewa pada perilaku orang lain yang dilakukan terhadapnya. Jadi, anak bisa merasa lebih ikhlas dan sabar ketika menghadapi kegagalan atau ketidaksesuaian atas kenyataan yang mereka harapkan. 

Editors' Picks

3. Kamu perlu banyak waktu untuk belajar, ungkapan motivasi untuk anak

3. Kamu perlu banyak waktu belajar, ungkapan motivasi anak
Pixabay/nastya_gepp

Terkadang, orangtua memiliki kendala dalam memberikan motivasi kepada anak. Selain kehadiran secara fisik dan menawarkan bantuan, kalimat-kalimat positif pun perlu diberikan agar semangat dalam diri anak bisa bangkit kembali. 

Salah satu kalimat yang mungkin dapat Mama dan Papa utarakan, yaitu "Kamu perlu banyak waktu untuk belajar,". Hal ini tidak bermaksud untuk membuat anak bermalas-malasan karena masih ada banyak waktu. Namun, ungkapan ini memiliki arti bahwa dibutuhkan sebuah proses dalam segala hal. Jadi, tidak ada sesuatu yang dapat dilakukan dengan instan. 

Misalnya, saat anak merasa minder dengan kemampuan berhitung yang dimiliki teman sebayanya. Berikanlah pengertian pada anak bahwa diperlukan waktu yang cukup untuk belajar hingga kemampuan berhitungnya lebih baik. 

Lalu, cobalah untuk memberi motivasi dengan cara ini, Ma. Ungkapan tersebut bisa saja menciptakan dorongan dalam diri anak sehingga mereka berusaha lebih keras saat mencapai keinginannya. 

4. Kamu boleh mengatakan 'tidak', ungkapan penolakan itu wajar

4. Kamu boleh mengatakan 'tidak', ungkapan penolakan itu wajar
Pixabay/Victoria_Borodinova

Selalu katakan pada anak bahwa, "Kamu boleh, lho, berkata 'tidak' pada orang lain," sebagai bentuk penolakan terhadap sesuatu. Ajarkan bahwa tidak semua keinginan orang lain menjadi tanggung jawab anak mama. 

Penolakan merupakan salah satu tindakan yang wajar dan sah-sah saja dilakukan oleh siapa pun. Asalkan didasari dengan alasan yang jelas sehingga tidak menimbulkan selisih paham dengan orang lain. 

Perasaan tidak enak dan sukar menolak justru dapat menjadi beban bagi anak, Ma. Anak akan merasa bahwa dirinya perlu memuaskan atau menuruti seluruh permintaan orang lain. 

Padahal, bukan tugas anak untuk membahagiakan semua orang. Dengan mengajarkan anak tentang cara penolakan seperti ini, mereka pun dapat lebih bijak dalam mengambil sebuah keputusan. 

5. Kebaikan kamu membuat Mama bangga, ungkapan pujian atau penghargaan

5. Kebaikan kamu membuat Mama bangga, ungkapan pujian atau penghargaan
Pixabay/eberhartmark

Setiap orang layak mendapatkan apresiasi atas tindakan yang telah dilakukannya. Meskipun hanya hal-hal yang kecil atau sederhana. 

Hal ini pun berlaku bagi anak-anak, Ma. Cobalah untuk selalu menghargai tindakan yang telah dilakukan oleh buah hati, apa pun bentuknya.

Misalnya, dengan memberikan pujian melalui kalimat, "Kebaikan kamu membuat Mama bangga!" saat anak mencoba menolong orang lain dengan menyingkirkan kayu atau batu di jalanan.

Dengan demikian, anak dapat merasa dirinya lebih berarti karena bisa berguna bagi orang lain. Namun, jangan sungkan juga untuk menegur anak apabila mereka melakukan kesalahan, ya!

6. Menurutmu, bagaimana cara dalam menyelesaikan ini?, ungkapan kesempatan bagi anak untuk belajar

6. Menurutmu, bagaimana cara dalam menyelesaikan ini, ungkapan kesempatan bagi anak belajar
Pexels/Alex Green

Melibatkan anak dalam segala hal menjadi salah satu cara mendidik atau mengasuh yang perlu orangtua lakukan. Dengan ikut serta secara langsung, anak-anak pun dapat belajar lebih baik, Ma. 

Misalnya, saat Mama kesulitan dalam mengganti alas tidur di kamar. Sesekali, cobalah mengajak anak untuk membantu. Dengan cara bertanya melalui kalimat, "Menurut kamu, bagaimana cara menyelesaikan masalah ini?".

Saat menerima ungkapan tersebut, anak mungkin akan mencerna dan berusaha menemukan cara untuk membantu Mama. Lakukanlah cara sederhana ini saat menemukan beragam kesulitan sehingga anak-anak bisa belajar banyak hal. 

7. Kesalahan akan membantu kamu belajar dan bertumbuh, ungkapan agar anak menjadi pemberani

7. Kesalahan akan membantu kamu belajar bertumbuh, ungkapan agar anak menjadi pemberani
Pexels/Andrea Piacquadio

Apabila anak merasa gagal melakukan sesuatu atau belum berhasil mencapai keinginannya, mereka cenderung mudah sedih dan berkecil hati. Hingga pada akhirnya, anak merasa lelah dan menyerah. 

Padahal, kegagalan merupakan suatu hal yang wajar. Berikanlah pemahaman bahwa, "Kegagalan akan membantu kamu belajar dan bertumbuh!".

Tak hanya ungkapan, Mama juga bisa memberikan dorongan semangat melalui sentuhan fisik, seperti pelukan. Lalu saat anak mulai tenang, tanyakan pada mereka hal apa yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahannya. 

Itulah 7 kalimat positif sebagai ungkapan semangat untuk anak yang bisa membuat anak lebih berarti yang dapat orangtua ungkapkan setiap harinya agar anak merasa lebih berdaya akan dirinya sendiri. Meski terkesan sederhana, tetapi bisa saja berdampak besar bagi anak, Ma. Yuk, coba praktikkan di rumah!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.