Kerokan menjadi salah satu cara tradisional yang masih sering dilakukan ketika tubuh terasa tidak enak badan. Kerokan ini biasanya dilakukan oleh dewasa, tetapi sebagian orangtua mungkin pernah memberikan kerokan kepada anak ketika si Kecil dianggap mengalami “masuk angin”.
Namun, apakah kerokan benar-benar bisa mengeluarkan “angin” dari tubuh? Secara medis, tidak ada bukti bahwa semakin merah bekas kerokan berarti semakin banyak angin yang keluar. Bahkan, perubahan warna kulit setelah kerokan justru berkaitan dengan cedera pada pembuluh darah kecil akibat gesekan atau tekanan.
Berikut Popmama.com rangkum fakta medis yang perlu diketahui sebelum mengerok anak.
