10 Tips Membesarkan Anak yang Sehat, Orangtua Perlu Tahu

Langkah sederhana ini dapat mengubah hidup anak menjadi lebih sehat dan terlindungi

21 Desember 2021

10 Tips Membesarkan Anak Sehat, Orangtua Perlu Tahu
Freepik/karlyukav

Banyak orang yang suka mengatakan bahwa 'Kesehatan adalah kekayaan terbesar di dunia', dan pepatah itu sangat akurat terutama ketika menyangkut orang-orang yang paling disayangi, yaitu anak-anak.

Sebagai orangtua, tentu Mama melakukan segala dayanya untuk memastikan bahwa anak-anak bisa tumbuh dengan sehat dan seaman mungkin. Tetapi terkadang tugas ini merupakan tantangan nyata bagi semua pihak yang terlibat.

Namun kali ini Popmama.com telah mengumpulkan beberapa daftar tips membesarkan anak yang sehat, yang orangtua perlu ketahui.

Baca sampai habis ya Ma! 

1. Membiasakan pola makan yang sehat

1. Membiasakan pola makan sehat
Pixabay/LuidmilaKot

Bukan rahasia umum lagi jika pola makan yang sehat dapat menunjang kesehatan seseorang.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa sulit untuk menjaga pola makan anak yang seimbang dan sehat, ketika mereka selalu terburu-buru dan tidak punya cukup waktu untuk makan. Terlebih lagi untuk meminta mereka makan bergizi tiga kali dalam sehari.

Sayangnya, banyak anak-anak akhir-akhir ini kekurangan berat badan atau, bahkan lebih umum, obesitas. Ini menunjukkan bahwa orangtua harus berusaha lebih keras untuk menanamkan kebiasaan makan sehat yang sangat baik.

Junk food mungkin menjadi favorit anak-anak sepanjang masa, tetapi ini buruk untuk berat badan dan kesehatan mereka secara keseluruhan, jadi yang terbaik adalah mendorong anak-anak untuk makan lebih banyak buah dan sayuran.

Selain itu, cobalah untuk mengatur waktu makan anak dan meminta mereka untuk mematuhinya, karena rutinitas ini akan baik untuk metabolisme serta tumbuh kembang mereka.

2. Menanamkan rutinitas yang sehat sehari-hari

2. Menanamkan rutinitas sehat sehari-hari
Pixabay/soumen82hazra

Perubahan paling sederhana dalam kebiasaan, dapat memengaruhi kehidupan dan kesehatan secara keseluruhan. Bicaralah dengan anak-anak dan buatlah aturan bahwa mereka harus menyikat tangan dengan saksama sebelum makan, dan menyikat gigi setelah makan.

Dengan cara ini, anak-anak akan terlindungi mencerna bakteri apa pun, dan gigi mereka juga akan tetap sehat. Selain itu, batasi jumlah waktu yang anak habiskan di depan TV atau komputer, dan dorong anak untuk menghabiskan waktu di luar dan melakukan aktivitas fisik.

Berolahraga, mengendarai sepeda, dan bahkan mengajak anjing jalan-jalan akan sangat bermanfaat bagi mereka.

Terlebih lagi jika rutinitas ini dilakukan sebagai rutinitas keluarga, di mana anak akan tumbuh menjadi bugar dan sehat, karena gaya hidup yang tidak banyak bergerak akan berbahaya untuk kesehatan mereka secara keseluruhan.

3. Menghindari stres

3. Menghindari stres
Freepik/Cookie_studio

Mama mungkin berpikir bahwa stres adalah sesuatu terjadi ketika anak bertambah tua, tetapi sayangnya tidak demikian.

Anak-anak bisa berada di bawah tekanan sejak usia muda, karena mereka memiliki lebih banyak kewajiban dan tanggung jawab, mulai dari di rumah hingga di sekolah. Ketika perubahan ini membuat anak stres, maka ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka.

Tips kesehatan untuk anak-anak dan orang dewasa tidak jauh berbeda dalam hal menghilangkan stres, yaitu menghabiskan waktu di luar seperti di alam bebas, mengembangkan hobi, menghabiskan waktu berkualitas dengan anggota keluarga dan teman.

Ini adalah hal-hal yang akan membantu anak bersantai, bahkan ketika mereka kembali khawatir tentang tes, tugas sekolah, dan tanggung jawab lainnya. Kegiatan ini tidak hanya akan membantu menenangkan anak, tetapi juga membantu mereka tertidur lebih mudah.

4. Jangan biarkan anak begadang terus menerus

4. Jangan biarkan anak begadang terus menerus
Freepik

Mengelola rutinitas tidur bisa menjadi tantangan, karena anak-anak merasa sangat energik dan tidak ingin tidur lebih awal. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan anak lebih rewel atau lapar keesokan harinya.

Inilah yang membuat orangtua harus fokus pada jadwal tidur anak-anak. Tidur malam yang baik sangat penting bagi mereka, karena ini adalah waktu di mana tubuh anak pulih dan tumbuh.

Tergantung pada usianya, anak-anak perlu tidur cukup. Misalnya jadwal tidur bayi hingga 16 jam sehari, sementara balita akan tidur hingga 13 jam. Saat anak tumbuh, ia akan membutuhkan lebih sedikit jam tidur, tetapi rata-rata hingga 11 jam untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Tidur dan bangun lebih awal adalah kebiasaan yang baik. Tips untuk membiasakan rutinitas ini adalah, membuat anak pergi tidur setiap malam di pukul yang sama, maka ia akan lebih mudah tertidur.

Editors' Picks

5. Mengumpulkan file catatan medis anak

5. Mengumpulkan file catatan medis anak
pixabay/vjohns1580

Hal pertama yang penting namun sering diabaikan orangtua adalah, harus selalu mengetahui riwayat kesehatan keluarga.

Penting meluangkan waktu untuk mengumpulkan file yang akan berisi semua catatan medis anak termasuk informasi penting seperti golongan darah, riwayat alergen, laporan medis sebelumnya, dan tes laboratorium, penyakit.

Ini juga termasuk tanggal penting, seperti tanggal check-up, vaksinasi, dan tanggal peninjauan perkembangan anak. Dalam keadaan darurat medis, file ini akan sangat membantu para dokter.

6. Mengatasi dan menjelaskan alergi yang anak miliki

6. Mengatasi menjelaskan alergi anak miliki
Pexels/Ketut Subiyanto

Ketika anak memiliki alergi terhadap sesuatu, orangtua seringkali merasa frustasi dan tidak berdaya. Yang paling penting adalah mengidentifikasi alergen yang memicu serangan, karena ini akan membantu Mama menjaga lingkungan anak tetap aman.

Terlebih lagi, Mama juga harus berbicara dengan anak dan menjelaskan kepadanya mengapa ia tidak bisa makan makanan atau minuman tertentu. Jika tidak dibicarakan, maka anak berisiko terkena alergen karena rasa ingin tahu atau ketidaktahuannya.

Selain itu, juga hal yang bijaksana jika Mama memberi tahu teman dan wali kelas anak tentang alergi yang anak miliki, agar bisa segera ditangani dan menghubungi Mama ketika anak terkena alergi di sekolah.

7. Mengetahui cara mengatasi rasa sakit anak

7. Mengetahui cara mengatasi rasa sakit anak
Freepik

Tak jarang anak-anak secara tidak sengaja melukai diri mereka sendiri dan terlibat dalam kecelakaan kecil, dan orangtua harus bersiap untuk keadaan darurat seperti itu.

Dalam kasus memar dan luka kecil, cuci area tersebut dengan air bersih terlebih dahulu, usap perlahan dengan handuk, dan oleskan krim antiseptik. Jika perlu, Mama bisa menggunakan kain kasa yang disterilkan untuk menutupi luka.

Air keran dingin sudah cukup untuk mengatasi luka bakar ringan, dan setelah itu, Mama harus mengoleskan krim luka bakar. Jika terjadi luka bakar yang parah, segera bawa anak ke rumah sakit.

Selain itu jika anak mengeluh sakit setelah jatuh, dan Mama melihat pembengkakan, ini bisa mengindikasikan patah tulang, keseleo, atau ketegangan. Segera bawa anak ke rumah sakit dan cobalah untuk tidak terlalu banyak menggerakkan anggota tubuh.

8. Kenali lebih dalam tentang kondisi kesehatan tertentu

8. Kenali lebih dalam tentang kondisi kesehatan tertentu
Freepik

Ketika anak mama memiliki diagnosis kondisi kesehatan tertentu, penting bagi orangtua untuk harus belajar sebanyak mungkin tentang kondisi tersebut.

Diabetes remaja dan asma sangat umum, dan Mama harus berbicara dengan dokter serta orangtua dari anak-anak lain yang juga memiliki kondisi tersebut.

Selain itu, simpan obat-obatan yang diresepkan dan cobalah untuk melakukan penyesuaian gaya hidup yang diperlukan, sehingga anak dapat tumbuh lebih nyaman.

9. Menyiapkan asuransi kesehatan untuk anak dan diri sendiri

9. Menyiapkan asuransi kesehatan anak diri sendiri
Freepik/Osaba

Berbicara tentang keadaan darurat medis, orangtua cenderung lupa betapa mahalnya hal-hal ini.

Biaya perawatan kesehatan telah meningkat secara eksponensial selama beberapa tahun terakhir, itulah mengapa ada baiknya untuk mengambil asuransi kesehatan yang tidak hanya mencakup anak-anak, tetapi juga untuk diri sendiri.

Ini adalah langkah bijak yang akan menghemat banyak uang dalam jangka panjang, karena anggaran keluarga tidak akan terbebani dengan berat, bahkan jika terjadi sesuatu yang tidak terduga terjadi pada anak atau anggota keluarga lain.

10 Menjaga anak agar tetap aman dan bertanggung jawab selama ia sakit

10 Menjaga anak agar tetap aman bertanggung jawab selama ia sakit
Freepik

Jika anak sakit, hindari tetap menyuruh anak ke sekolah sampai dokter anak mengatakan bahwa tidak apa-apa. Selain itu, selalu ikuti saran dokter ketika Mama memberikan obat kepada anak dan membuat perubahan yang diperlukan untuk pola makannya.

Jangan pernah lupa bahwa internet adalah sumber informasi yang sangat baik, tetapi Mama juga tak boleh bergantung sepenuhnya pada internet, terlebih lagi ketika memberikan obat-obatan kepada anak.

Itulah beberapa tips membesarkan anak yang sehat, yang orangtua perlu tahu. Dengan mengikuti tips perawatan kesehatan anak-anak ini, Mama akan memastikan bahwa anak bisa tumbuh dengan sehat dan aman.

Ini juga akan membuat Mama Mama tidur dengan nyenyak, mengetahui bahwa telah melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa anak tetap sehat untuk waktu yang lama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.