Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Parama Handa, Anak Indonesia yang Raih Rekor MURI di Usia 7 Tahun
Instagram.com/paramahansa.id
  • Parama Hansa Abhipraya, bocah 7 tahun asal Indonesia, meraih rekor MURI sebagai Anak Usia Dini dengan Prestasi Lintas Disiplin Terbanyak berkat pencapaiannya di empat bidang berbeda.
  • Rama menunjukkan kecerdasan luar biasa dalam akademik, seni, olahraga, dan literasi budaya; prestasinya diapresiasi langsung oleh pendiri MURI Jaya Suprana sebagai simbol potensi anak Indonesia multidisiplin.
  • Dalam pesannya, Rama mengajak anak-anak Indonesia untuk berani mencoba hal baru dan mengembangkan berbagai bakat positif dengan semangat belajar tinggi serta dukungan lingkungan yang tepat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Parama Hansa Abhipraya, atau akrab disapa Rama, baru saja mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) nih, Ma.

Di usianya yang baru menginjak 7 tahun, Rama berhasil meraih penghargaan untuk kategori Anak Usia Dini dengan Prestasi Lintas Disiplin Terbanyak.

Penghargaan ini langsung diserahkan oleh pendiri MURI, budayawan Jaya Suprana, bersama Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono.

Penasaran seperti apa sederet prestasi gemilang yang diraih Rama di usianya yang masih belia? Simak ulasan lengkapnya berikut dalam artikel Popmama.com berikut ini, Ma.

1. Rama kuasai empat bidang sekaligus

Instagram.com/paramahansa.id

Untuk mendapatkan rekor tersebut, Rama ternyata bukan hanya unggul dalam satu bidang saja lho, Ma, tapi empat bidang sekaligus!

Sejak usianya tiga tahun, bakat luar biasanya mulai terlihat. Hanya dalam empat tahun, ia mengukir prestasi di banyak bidang.

Di ranah akademis, anak kelas 2 SD Yasporbi 1 Pancoran, Jakarta ini telah menjuarai sejumlah olimpiade matematika tingkat nasional hingga internasional.

Sementara di bidang seni, Rama mahir bermain piano dan mendapat pengakuan dari berbagai kompetisi level nasional dan internasional.

Tak hanya itu, di bidang olahraga ia menorehkan prestasi dalam permainan catur tingkat nasional. Lebih istimewa lagi, di bidang literasi dan budaya, Rama sudah menulis buku serta menunjukkan kepiawaian sebagai dalang.

Nah, perpaduan kemampuan literasi dan kecintaan terhadap seni budaya tradisional Indonesia inilah yang kemudian menjadi nilai tambah yang langka bagi Parama Hansa.

2. Rama punya kecerdasan luar biasa di usia dini

Instagram.com/paramahansa.id

Pendiri MURI, Jaya Suprana, mengungkapkan kekagumannya terhadap pencapaian Rama. Menurutnya, prestasi yang diraih Rama merupakan kombinasi dari kecerdasan intelektual, artistik, dan motorik yang jarang ditemukan dalam satu individu di usia dini.

Kepada media, Jaya menjelaskan bahwa rekor ini bukan sekadar angka, tapi simbol potensi anak Indonesia luar biasa apabila dikembangkan secara seimbang dan multidisiplin.

Tak hanya itu, Papa dari Rama, Dhaniar Aji, pun merasa terharu sekaligus bangga. Ia mengapresiasi dukungan MURI terhadap potensi anak-anak Indonesia. Diharapkan ini bisa menumbuhkan semangat bagi anak-anak yang lain.

Papa Dhaniar berharap penghargaan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani mengeksplorasi berbagai bidang tanpa membatasi diri pada satu keahlian saja.

3. Pesan inspiratif Rama untuk anak Indonesia

Instagram.com/paramahansa.id

Dari prestasi Rama, ada banyak hal yang bisa Mama dan Papa petik untuk anak, Ma. Dengan dukungan lingkungan yang tepat, ini sangat berperan besar dalam mengembangkan potensi anak sejak dini.

Lebih dari itu, semangat belajar yang tinggi dan keberanian untuk terus mencoba adalah kunci utama meraih prestasi lintas disiplin.

Rama sendiri menyampaikan pesan yang sangat inspiratif melalui pidato singkatnya bahwa kita tidak perlu memilih satu warna untuk menggambar pelangi.

Ia mengajak anak-anak seusianya untuk tidak takut mencoba berbagai hal baru selama itu positif, serta berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Papa Rama pun menegaskan bahwa penghargaan MURI ini menjadi bukti prestasi multidisiplin dapat diraih sejak usia dini dengan dukungan lingkungan yang tepat, semangat belajar tinggi, dan keberanian untuk terus mencoba.

Dari kisah Rama ini, semoga bisa menginspirasi kita semua untuk terus mendukung anak mengeksplorasi berbagai bakat dan minatnya tanpa rasa takut, Ma. Selamat untuk Rama, teruslah berkarya dan mengharumkan nama bangsa!

Editorial Team