Melihat si Anak pulang sekolah dengan wajah habis menangis karena berselisih dengan temannya tentu membuat hati cemas.
Namun, sebenarnya nih Ma di momen ini, wajar jika terbersit pertanyaan, apakah sisa air mata itu sekadar pertengkaran anak-anak biasa, ataukah anak mama sedang menjadi korban bullying di sekolah?
Oleh karena itu, penting untuk Mama memahami perbedaan bullying dan bertengkar pada anak.
Sebab, jika anak hanya terlibat pertengkaran biasa, Mama perlu memberinya ruang untuk belajar mengelola emosi dan menyelesaikan masalahnya mandiri.
Tetapi, jika situasi yang dihadapi sudah masuk ranah bullying. Mama wajib segera turun tangan karena dampaknya bisa memengaruhi kesehatan mental anak.
Simak penjelasan mengenai perbedaan bullying dan bertengkar pada anak hanya di Popmama.com
