Fakta Unik Rakun, si Lincah yang Menggemaskan

Meski tampak lucu, kamu harus berhati-hati ketika mendekatinya

25 Oktober 2021

Fakta Unik Rakun, si Lincah Menggemaskan
Pexels/Pixabay

Buat kamu penggemar film kartun Madagascar, tentu sudah tidak asing dengan karakter bernama Archie. Ya, si Pencuri yang gesit ini adalah seekor rakun yang mencuri barang-barang dari kebun binatang. 

Tahukah kamu, ternyata bukan hanya karakter Archie saja yang punya tingkah laku lucu. Di kehidupan nyata, inilah fakta unik rakun yang menarik diketahui. Berikut ini Popmama.com akan mengajakmu berkenalan dengan hewan berbulu hitam, putih, dan abu-abu ini, dilansir dari Livescience:

1. Ukuran tubuh rakun

1. Ukuran tubuh rakun
Pexels/David Selbert

Ukuran tubuh rakun tergolong sedang. Umumnya rakun berukuran sebesar anjing kecil. Mereka dapat tumbuh sekitar 60-95 sentimeter, dengan berat mulai 1,8 kg hingga 10,4 kg, menurut National Geographic.

Editors' Picks

2. Habitat rakun

2. Habitat rakun
Pexels/Olia Gozha

Rakun ditemukan di Amerika Utara dan Tengah, Eropa, dan Jepang. Hewan berbulu ini sangat mudah beradaptasi, sehingga mereka bisa hidup di berbagai iklim dan habitat. 

Rakun membuat rumah, yang disebut dengan sarang, di pohon atau gua. Tetapi mereka juga bisa membuat sarangnya di lumbung, kendaraan yang terbengkalai, atau tempat-tempat buatan manusia lainnya. 

3. Si Gemas yang diam-diam ganas

3. Si Gemas diam-diam ganas
Pexels/David Selbert

Meskipun tingkah lakunya dan wujudnya lucu, tetapi kamu harus berhati-hati jika bertemu dengan rakun liar. Mereka bisa menjadi sangat ganas ketika didekati manusia. 

Apabila mereka merasa terancam, mereka tak segan-segan akan menggigit kita. Yang berbahaya dari rakun adalah mereka membawa virus rabies, cacing gelang, dan leptospirosis. Karena itulah, para ahli tidak menyarankan memiliki rakun sebagai hewan peliharaan.

4. Apa makanan rakun?

4. Apa makanan rakun
Pexels/Zoosnow

Rakun adalah hewan omnivora yang makan tumbuh-tumbuhan dan daging. Tumbuh-tumbuhan yang disukai rakun adalah buah ceri, apel, biji ek, kesemek, berry, persik, buah jeruk, anggur liar, buah ara, semangka, dan lain-lain. 

Sementara untuk daging, rakun makan lebih banyak hewan invertebrata. Beberapa makanan daging hewan favorit rakun antara lain katak, ikan, udang karang, serangga, tikus, dan telur burung. 

Apabila makanannya langka, rakun tidak segan-segan mengais-ais sampah makanan manusia atau memakan bangkai hewan yang mati tertabrak di jalan.

5. Bayi rakun yang mandiri

5. Bayi rakun mandiri
Pexels/David Selbert

Selama dua bulan pertama kehidupannya, bayi rakun tinggal di sarang orangtua mereka. Pada usia 7-16 minggu, bayi rakun mulai disapih. 

Menginjak usia 12 minggu, bayi rakun mulai berkeliaran jauh dari ibu mereka sepanjang malam. Sampai pada akhirnya rakun muda ini menjadi benar-benar mandiri pada usia 8-12 bulan.

Rakun dapat hidup sekitar 2-3 tahun di alam liar.

Itulah beberapa fakta unik rakun, hewan lincah yang mampu berlari hingga kecepatan 24 km per jam ini. Semoga informasi ini dapat menambah wawasanmu ya. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.