Tangisan anak seringkali membuat orangtua merasa cemas, bingung, atau bahkan frustasi.
Tidak jarang, respons spontan yang muncul adalah berkata "jangan nangis," dengan harapan anak segera berhenti menangis.
Namun, tahukah Mama bahwa kalimat ini justru dapat membuat anak merasa emosinya tidak valid?
Menangis adalah bagian alami dari proses tumbuh kembang anak, sekaligus cara mereka mengekspresikan perasaan yang belum mampu diungkapkan dengan kata-kata.
Sebagai orangtua, penting untuk memahami makna di balik tangisan anak dan meresponnya dengan bijak.
Berikut Popmama.com merangkum alasan berhenti mengatakan "jangan nangis" pada anak dan bagaimana cara memahami serta merespon dengan bijak.
