- menyentuh benda dengan tekstur berbeda,
- mendengarkan suara,
- mengamati lingkungan,
- mencoba permainan baru.
5 Cara Ciptakan Pengalaman Positif untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Orangtua dianjurkan memberi anak ruang bereksplorasi secara aman melalui tekstur, suara, pengamatan, dan permainan baru, sambil mendampingi tanpa terlalu mengarahkan.
Permainan sederhana sesuai usia dapat menstimulasi sensorik dan motorik; kenyamanan anak perlu dijaga dengan area aman, kebutuhan dasar terpenuhi, serta jeda saat lelah.
Kehadiran orangtua saat bermain membangun quality time dan mengenali minat anak; edukasi kesehatan kulit serta dukungan Posyandu dan ruang edutainment turut disediakan.
Masa kanak-kanak menjadi periode ketika anak terus belajar mengenal dunia di sekitarnya. Berbagai pengalaman sederhana, mulai dari bermain, bergerak, menyentuh benda dengan tekstur berbeda, hingga berinteraksi dengan orang lain, dapat menjadi bagian dari proses tumbuh kembangnya.
Karena itu, menciptakan pengalaman yang positif dapat membantu anak menikmati proses belajar sekaligus mengeksplorasi kemampuannya. Orangtua tidak selalu perlu memberikan aktivitas yang rumit. Lingkungan yang aman, nyaman, dan memberikan ruang bagi anak untuk mencoba juga dapat menjadi bagian penting dalam kesehariannya.
Lantas, bagaimana cara menciptakan pengalaman positif untuk dukung tumbuh kembang anak? Berikut Popmama.com telah merangkum 5 cara menciptakan pengalaman positif untuk dukung tumbuh kembang anak.
Yuk, simak caranya!
1. Berikan kesempatan anak untuk bereksplorasi

Pexels/Tuấn Kiệt Jr. Rasa ingin tahu membuat anak senang mencoba berbagai hal baru. Karena itu, orangtua dapat memberikan kesempatan kepada Si Kecil untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya selama aktivitas tersebut dilakukan di tempat yang aman.
Anak bisa belajar melalui kegiatan sederhana seperti:
Mama dan Papa tidak perlu selalu mengarahkan setiap langkah anak. Berikan ruang bagi Si Kecil untuk mencoba sesuai kemampuan dan minatnya, kemudian dampingi ketika ia membutuhkan bantuan. Dari proses tersebut, anak dapat belajar mengenali lingkungan sekaligus memahami kemampuan dirinya.
Pengalaman mencoba dan menemukan sesuatu secara langsung juga dapat membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan bagi Si Kecil. Jadi, tidak ada salahnya memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi dunia di sekitarnya.
2. Dukung stimulasi sensorik dan motorik melalui permainan

Pexels/Tatiana Syrikova Bermain dapat menjadi cara menyenangkan untuk memberikan stimulasi kepada anak. Berbagai aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh maupun pancaindra dapat membantu Si Kecil memperoleh pengalaman baru sesuai tahap perkembangannya.
Misalnya, anak dapat diajak mengenal:
- berbagai tekstur,
- mendengarkan suara,
- bergerak melewati rintangan ringan,
- melakukan aktivitas yang membuatnya menggunakan koordinasi tubuh.
Kegiatan tersebut tidak harus dilakukan dengan permainan yang mahal atau rumit.
Mama dan Papa dapat memanfaatkan aktivitas sederhana di rumah maupun di lingkungan sekitar. Hal terpenting adalah memastikan permainan sesuai usia dan kemampuan anak serta dilakukan dalam kondisi aman.
Ketika bermain, orangtua juga dapat memberikan dorongan tanpa memaksa. Biarkan Si Kecil menikmati proses mencoba karena pengalaman positif dapat membuat aktivitas belajar terasa lebih menyenangkan.
3. Ciptakan lingkungan yang membuat anak merasa nyaman

Pexels/Vitaly Gariev Kenyamanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika anak bermain dan bereksplorasi. Si Kecil akan lebih leluasa mengikuti aktivitas apabila berada di lingkungan yang aman serta kebutuhan dasarnya terpenuhi.
Orangtua dapat memulainya dengan memastikan area bermain bebas dari benda yang berpotensi membahayakan anak. Kondisi tubuh Si Kecil juga perlu diperhatikan selama beraktivitas. Pastikan anak tidak terlalu lelah, lapar, atau merasa tidak nyaman.
Perawatan kulit pun menjadi bagian yang tidak kalah penting, terutama karena kulit bayi masih sensitif. Mama dan Papa dapat memperhatikan kondisi kulit anak secara rutin dan memilih produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Jika anak mulai terlihat lelah atau membutuhkan jeda, ajak Si Kecil beristirahat. Tidak perlu memaksakan aktivitas karena setiap anak memiliki batas kemampuan yang berbeda.
4. Jadikan aktivitas bersama sebagai quality time keluarga

Popmama.com/Violin Heldina Pengalaman positif bagi anak tidak hanya berasal dari aktivitas yang dilakukan, tetapi juga dari kehadiran orangtua selama proses tersebut. Ketika Mama dan Papa ikut bermain, mengamati, serta memberikan respons terhadap apa yang dilakukan Si Kecil, aktivitas sederhana dapat berubah menjadi momen quality time keluarga.
Orangtua dapat mengikuti minat anak tanpa harus mengambil alih permainan. Misalnya, ketika Si Kecil tertarik pada suara tertentu, Mama bisa ikut mengamati dan mengajaknya berbicara tentang apa yang didengar.
Ketika anak mencoba aktivitas baru, berikan dukungan agar ia merasa percaya diri untuk mencoba kembali.
Momen seperti ini juga membantu orangtua mengenali minat dan respons anak terhadap berbagai pengalaman. Dengan hadir secara penuh, orangtua dapat membangun kedekatan sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi Si Kecil.
Tidak harus selalu pergi ke tempat khusus, bermain dan bereksplorasi bersama di rumah pun dapat menjadi quality time yang bermakna.
5. Perhatikan kesehatan kulit sekaligus hadirkan ruang eksplorasi anak

Popmama.com/Violin Heldina Kesehatan kulit menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena kenyamanan tubuh dapat mendukung anak menjalani aktivitas sehari-hari. Dalam kegiatan tersebut, edukasi mengenai kesehatan kulit bayi turut diberikan oleh dr. Triana Agustin, SpDVE, Subsp DA, FINSDV, FAADV yang tergabung dalam PERDOSKI.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan studi yang dilakukan, tidak terdapat peningkatan iritasi kulit yang signifikan pada pengguna produk popok Merries. Studi efikasi juga menunjukkan adanya perbaikan kondisi kulit bayi dibandingkan sebelumnya saat menggunakan popok bayi lain.
Dukungan terhadap keluarga sekitar juga diberikan melalui 28.800 popok bayi Merries, alat timbang, dan alat pengukur tinggi badan kepada 24 Posyandu di Meruya Selatan dan Joglo.
Upaya mendekatkan edukasi kepada keluarga turut diwujudkan melalui kehadiran Merries Flagship Store di Toko Raja Susu Meruya, Jakarta Barat.
Ruang ini mengusung konsep edutainment dengan area yang memungkinkan anak mengenal berbagai suara, tekstur, serta rintangan ringan untuk mendukung stimulasi sensorik dan motorik.
Itulah 5 cara untuk menciptakan pengalaman positif untuk tumbuh kembang anak. Pengalaman sederhana yang diberikan dengan penuh perhatian dapat menjadi bagian berharga dalam perjalanan tumbuh kembang anak lho, Ma!























