Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Dibawa Mendaki Gunung, Anak 1,5 Tahun Alami Hipotermia
Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana/AI
  • Seorang balita 1,5 tahun bernama Lan Lan mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Ungaran akibat cuaca ekstrem dan suhu yang turun drastis di Puncak Bondolan.

  • Tim SAR berhasil mengevakuasi Lan Lan bersama orangtuanya ke Basecamp Perantunan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan setelah kondisinya mulai stabil.

  • IDAI mengimbau agar anak di bawah lima tahun tidak diajak mendaki gunung ekstrem, serta menekankan pentingnya memperhatikan cuaca, hidrasi, dan kesiapan fisik anak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Membawa si Kecil berpetualang ke alam bebas memang bisa jadi momen bonding yang seru, namun keamanan tetap harus jadi prioritas utama di atas segalanya ya, Ma.

Cuaca yang tidak menentu di alam terbuka sering kali menyimpan risiko yang tak terduga bagi fisik anak yang masih sangat rentan.

Berikut Popmama.com telah merangkum kronologi insiden balita yang mengalami hipotermia saat mendaki gunung agar bisa menjadi pelajaran berharga untuk Mama dan si Kecil.

1. Kronologi cuaca ekstrem di puncak Bondolan

Freepik/jcomp

Kejadian ini menimpa seorang balita perempuan berusia 1,5 tahun bernama Lan Lan saat sedang mendaki Gunung Ungaran, Semarang, bersama kedua orangtuanya.

Awalnya, perjalanan berjalan lancar hingga mereka tiba di area Puncak Bondolan sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, tantangan besar muncul ketika cuaca mendadak memburuk secara tiba-tiba di kawasan jalur pendakian tersebut.

Hujan deras yang mengguyur dengan intensitas tinggi memicu penurunan suhu yang sangat drastis, hingga membuat kondisi fisik si Kecil tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan puncak yang ekstrem.

2. Gejala hipotermia dan pertolongan pertama

Freepik

Akibat paparan udara dingin dan air hujan, si Kecil asal Tembalang ini terus menangis dan menunjukkan tanda kedinginan yang cukup parah hingga mengalami hipotermia.

Beruntung, Tim SAR gabungan dari Basarnas yang sedang bersiaga untuk acara Semarang Mountain Race merespons laporan dengan sangat cepat. Petugas segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama guna menstabilkan suhu tubuh Lan Lan.

Langkah penghangatan dilakukan secara intensif di lokasi kejadian demi mencegah kondisi korban semakin kritis akibat suhu tubuh yang terus merosot di tengah cuaca buruk.

3. Proses evakuasi dan penanganan medis lanjutan

Freepik/jcomp

Setelah tim SAR berupaya keras menstabilkan kondisinya di Puncak Bondolan, anak tersebut perlahan mulai membaik meskipun masih memerlukan observasi ketat.

Petugas pun langsung melakukan evakuasi dengan membawa Lan Lan beserta ayah dan ibunya turun menuju Basecamp Perantunan. Langkah ini diambil agar korban bisa segera mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut dari tenaga profesional di fasilitas kesehatan terdekat.

Dalam media briefing mengenai yang diselenggarakan pada Senin (13/4/2026) di Jakarta, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K) selaku Ketua Pengurus Pusat IDAI menegaskan untuk mengajak anak hiking ringan saja.

"Lebih aman apabila mengajak batita atau balita, kalau pun mau ke alam, ya jangan yang ekstrem seperti gunung yang tinggi. Mungkin sekadar hiking ringan, tapi mudah untuk diakses evakuasi, ya. Cuacanya juga diperhitungkan dengan baik. Apakah panas, atau hujan lebat. Dan juga mungkin diperhatikan bagaimana pakaian yang dipakai anak," ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa tidak direkomendasikan bagi anak di bawah lima tahun untuk naik gunung dengan potensi kehujanan atau kepanasan yang ekstrem.

Sejalan dengan itu, Dr Yogi Prawira, SpA, subsp ETIA(K) juga mengingatkan untuk memastikan anak selalu terhidrasi

"Anak-anak itu sangat mudah kehilangan cairan juga. Nafasnya itu lebih sering jika dibandingkan dengan orang dewasa. Sehingga, kita harus memastikan bahwa anak-anak tadi terhidrasi dengan cukup."

Kejadian ini menjadi pengingat bagi setiap orang tua untuk selalu memperhitungkan kesiapan fisik anak serta faktor risiko cuaca sebelum melakukan aktivitas pendakian.

Sudahkah Mama memastikan perlengkapan darurat si Kecil lengkap sebelum bepergian ke alam terbuka?

Editorial Team