Ajarkan Anak Cara Membedakan 7 Sayuran Hijau yang Menyehatkan

Banyak sayuran hijau yang bentuknya mirip. Bedanya apa, ya?

24 Mei 2021

Ajarkan Anak Cara Membedakan 7 Sayuran Hijau Menyehatkan
verywellfit.com

Mama pasti tahu kalau sayuran hijau sangat sehat untuk tubuh. Ini dikarenakan kandungan nutrisinya sangat banyak, bahkan cukup memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

Sayuran hijau perlu dikonsumsi secara rutin. Lebih baik lagi kalau dikonsumsi setiap hari.

Tapi ada saja anak yang tidak suka makan sayuran hijau. Padahal tubuhnya membutuhkan semua nutrisi yang terkandung di dalam sayuran hijau.

Yuk, beri tahu anak tentang kandungan dan manfaat sayuran hijau, Ma. Agar anak terdorong untuk memakannya.

Untuk membantu Mama, Popmama.com akan membahas 7 sayuran hijau yang menyehatkan di bawah ini.

Ketujuh sayuran hijau ini bentuknya mirip-mirip. Tapi tenang saja, Ma. Sudah ada ciri-cirinya di penjelasan, jadi anak bisa sekalian belajar membedakan ketujuh sayuran hijau ini.

1. Pakcoy

1. Pakcoy
Pexels/Eva Elijas

Pakcoy dikenal juga dengan nama bok choy atau sawi sendok.

Sayuran ini kadang disebut sawi hijau karena fungsinya mirip, tapi sebenarnya berbeda.

Pakcoy memiliki tekstur yang lebih kaku dibanding sawi hijau. Ukurannya pun lebih kecil serta tatanan daunnya berpusar dan dekat pada permukaan tanah (meroset).

Batang pakcoy cukup tebal dan lebar. Daunnya berbentuk elips, bagian ujungnya tumpul, berwarna hijau segar, dan tidak berbulu.

Selain rasanya manis dan renyah, pakcoy juga mengandung banyak sekali nutrisi. Pakcoy kaya akan vitamin, yaitu mengandung vitamin A, C, K, dan B6.

Sayuran ini juga menjadi sumber serat, asam folat, antioksidan beta karoten, dan kalsium.

Kandungan nutrisi ini membuat pakcoy bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan mata, memperkuat tulang, dan menyehatkan sistem pencernaan.

Pakcoy juga mengandung senyawa kimia flavonoid dan isothiocyanate yang bermanfaat untuk mencegah kanker, lho.

2. Sawi Pahit

2. Sawi Pahit
medium.com

Sawi pahit memiliki batang yang lebih pendek dibanding sawi putih dan sawi hijau. Bentuknya pun lebih menguncup dibanding dengan jenis sawi lain.

Sesuai namanya, sawi pahit punya rasa yang lebih pahit daripada sayuran sawi lain. Tapi sangat menyehatkan, lho.

Sawi pahit kaya akan serat serta vitamin B1, B2, B6, C, dan E. Sawi pahit juga mengandung antioksidan yang lebih tinggi daripada jenis sawi lainnya.

Kandungan nutrisinya membuat sawi pahit bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kanker.

Editors' Picks

3. Kale

3. Kale
snaped.fns.usda.gov

Kale disebut juga dengan kubis keriting. Namun tidak seperti kubis yang biasa Mama gunakan untuk bahan sup, daun kale tidak membentuk bulat seperti kepala.

Daunnya keriting mirip sayuran selada. Tapi warna hijaunya lebih pekat daripada selada.

Kale memiliki batang yang keras dan berserat.

Sayuran ini memiliki kandungan nutrisi yang melimpah lho, Ma.

Kale mengandung vitamin K, A, dan C yang sangat tinggi.

Sayuran ini juga mengandung karbohidrat, serat, protein, mineral, asam lemak omega-3, mangan, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan berbagai macam antioksidan.

Di dalam kale pun terkandung flavonoid unik dalam jumlah besar, yaitu senyawa quercetin dan kaempferol.

Dengan kandungan nutrisi seperti ini, kale bermanfaat untuk melawan penyakit kanker, menyehatkan jantung, menjaga kesehatan mata, mendukung kerja sistem pembekuan darah, dan mencegah diabetes.

4. Kailan

4. Kailan
diversivore.com

Kailan memiliki daun yang tebal, datar, mengilap, dan berwarna hijau. Batangnya tebal dengan sedikit kepala bunga kecil yang mirip dengan bunga pada brokoli.

Kailan sejenis dengan brokoli dan kembang kol. Namun, nilai gizinya lebih tinggi daripada kedua sayuran tersebut.

Kailan kaya akan kandungan vitamin. Vitamin A, C, E, dan K di dalamnya sangat tinggi.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung kalsium, luthein, serat, mineral, dan protein.

Sayuran kailan bermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mencegah kanker, menurunkan risiko diabetes, mengatasi sembelit, mencegah anemia, serta menjaga kesehatan mata, tulang, dan gigi.

5. Kangkung

5. Kangkung
theseedcollection.com.au

Kangkung yang biasa ditemui di pasar ada 2 macam.

Pertama, kangkung yang berdaun seperti mata panah dan licin. Panjang daunnya sekitar 10-15 sentimeter berwarna hijau pucat.

Batangnya berongga dan menegak pada pangkal daun.

Kedua, kangkung yang berdaun sempit memanjang. Biasanya tersusun menyirip tiga.

Daun kangkung yang masih muda biasanya lebih disukai karena daun kangkung tua rasanya lebih kasar.

Kangkung mengandung zat besi, protein, vitamin C, viamin A, vitamin B1, lemak, karbohidrat, dan kalsium.

Manfaat sayuran kangkung adalah menjaga kesehatan mata, antiradang, mencegah diabetes, melawan kerusakan hati, mencegah dehidrasi, mengatasi anemia, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Caisim

6. Caisim
healthyfood.com

Caisim disebut juga sawi hijau atau sawi bakso karena biasanya ada dalam menu makanan bakso kuah.

Daun caisim meroset seperti pakcoy. Berbentuk elips, lebar, dan berwarna hijau cerah.

Batangnya panjang dan berbentuk silindris, tapi cekung ke dalam pada bagian atas atau ventral. Tidak seperti pakcoy yang berbatang lebar.

Sawi hijau mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, potasium, zat besi, vitamin B2, magnesium, fosfor, dan copper.

Sayuran ini juga mengandung vitamin A, B6, C, E, dan K yang tinggi.

Uniknya, kandungan vitamin A dalam sawi hijau akan meningkat sampai 96% AKG ketika sudah dimasak. Sedangkan kandungan vitamin C dan E menurun.

Sawi hijau bermanfaat untuk melindungi dari stres karena paparan zat radikal bebas, membantu pembekuan darah, menjaga kesehatan tulang dan jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, serta mencegah kanker.

7. Bayam

7. Bayam
blibli.com/Venna Baby Shop

Bayam memiliki batang silindris yang tegak dan mengandung banyak air.

Sayuran bayam berdaun tunggal. Warnanya hijau muda dan hijau tua serta berbentuk oval dan lebar.

Bayam terkenal sebagai sayuran sumber zat besi, lho. Oleh karena itu, bayam baik untuk menangani anemia.

Selain itu, bayam juga kaya akan serat, magnesium, asam folat, kalsium, kalium, dan beragam antioksidan. Sayuran ini pun mengandung berbagai vitamin. Ada vitamin A, B kompleks, C, dan E.

Berbagai nutrisi ini membuat bayam bermanfaat untuk meredakan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah anemia, menurunkan tekanan darah dan risiko gangguan pada jantung, serta mencegah kanker.

Bayam juga bagus untuk kesehatan kulit dan menjaga kesehatan mata.

Itulah 7 sayuran hijau yang sangat sehat untuk tubuh.

Semoga dengan tahu kandungan dan manfaatnya, anak jadi mau makan sayuran hijau di atas demi mencukupi kebutuhan nutrisi tubuhnya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.