Mengenal Lebih Dekat Tentang Fisioterapi untuk Anak Terlambat Jalan

Yuk Ma, bantu keterlambatan anak berjalan menggunakan fisioterapi!

14 Maret 2019

Mengenal Lebih Dekat Tentang Fisioterapi Anak Terlambat Jalan
Freepik/rawpixel.com

Ma, setiap anak memiliki waktunya sendiri untuk bisa berjalan. Perkembangan setiap anak yang berbeda-beda membuat tidak ada patokan tersendiri dalam menetapkan anak bisa berjalan. 

Namun, umumnya kemampuan berjalan si Kecil bisa ditunggu hingga usianya sudah 18 bulan alias 1,5 tahun. Di usia 12-18 bulan, si Kecil seharusnya sudah bisa berdiri tanpa bantuan apapun dan berjalan sekitar 10-20 menit. 

Bila di usia si Kecil yang sudah 36 bulan masih kesulitan, Mama sebagai orangtua perlu memiliki peran penting untuk diperhatikan dalam mengetahui segala perkembangannya. 

Perlu disadari di usia sudah 3 tahun, si Kecil seharusnya sudah bisa lancar berjalan naik atau tangga dengan menggunakan satu kaki, memanjat dengan baik hingga mampu berjalan jinjit. 

Orangtua perlu waspada jika anak-anak melewati fase usia berjalan yang normal dan seharusnya. Jika terus dibiarkan, si Kecil bukan tidak mungkin tidak bisa berjalan hingga dirinya beranjak dewasa. 

Keterlambatan perkembangan anak mama yang belum bisa berjalan ini seharusnya perlu ditangani segera, salah satunya dengan melakukan fisioterapi. Untuk Mama yang belum mengetahui banyak mengenai fisioterapi saat anak-anak terlambat berjalan, kali ini Popmama.com akan merangkumnya!

1. Fisioterapi menjadi cara untuk stimulasi sebuah gerakan

1. Fisioterapi menjadi cara stimulasi sebuah gerakan
Freepik/rawpixel.com

Fisioterapi adalah sebuah pelayanan yang bisa diberikan kepada anak-anak, sehingga dapat mengembalikan kemampuan secara gerak dan fungsi tubuh yang mungkin terganggu karena sebuah penyakit.  

Dilansir dari Children’s Support Solutions, fisioterapi dapat membantu si Kecil untuk mengembangkan diri, peningkatan keterampilan hingga menstimulasi gerakan agar bisa berjalan. Di dalam fisioterapi, si Kecil juga akan diajarkan mengenai sebuah keterampilan motorik kasar seperti duduk, berdiri dan berjalan. 

Secara tidak langsung fisioterapi juga dapat memberikan manfaat untuk siapa saja yang memiliki kesulitan dalam mengembangkan keterampilan fisiknya. 

Editors' Picks

2. Melalui fisioterapi dapat membantu orangtua memahami perkembangan anaknya 

2. Melalui fisioterapi dapat membantu orangtua memahami perkembangan anaknya 
Freepik/freepic.diller

Dalam melakukan fisioterapi, orangtua juga memiliki peran agar perkembangan si Kecil lebih baik.

Perlu Mama sadari apabila si Kecil tidak memiliki kelainan medis akibat keterlambatannya berjalan, ada baiknya memang menangani langsung melalui fisioterapi. Namun, bila ada riwayat kelainan medis seperti si Kecil jatuh atau mengalami kejang, ada baiknya diperiksakan terlebih dahulu ke dokter saraf anak. Usai ditangani, Mama bisa kembali melakukan fisioterapi. 

Melalui fisioterapi, perkembangan si Kecil agar bisa belajar berjalan menjadi lebih optimal karena diberikan stimulus-stimulus sesuai tahapan perkembangannya. 

Dalam fisioterapi, orangtua juga mendapatkan pelajaran mengenai teknik dalam melatih si Kecil dalam merelaksasi otot, kombinasi latihan, terapi fisik, latihan fleksibilitas dan pijat yang bisa dilakukan di rumah. 

3. Orangtua dapat belajar menstimulasi kemampuan anak untuk berjalan

3. Orangtua dapat belajar menstimulasi kemampuan anak berjalan
Pixabay/TheVirtualDenise

Selain melakukan fisioterapi, Mama bisa membantu si Kecil yang belum bisa berjalan melalui stimulasi. Meskipun fisioterapi memberikan banyak manfaat dalam hal pernapasan, memelihara kesehatan fisik hingga kelenturan otot, Mama bisa melakukan stimulasi lain di rumah. 

Tahapan stimulasi yang dilakukan di rumah perlu diperhatikan agar si Kecil tidak merasa terus terbebani selama prosesnya belajar jalan. 

Ketika sedang menggendong si Kecil dalam posisi berdiri, Mama bisa berusaha membuat kakinya bergerak seolah sedang melangkahkan kakinya sendiri. Cara seperti ini dapat menstimulasi si Kecil yang merasa kesulitan untuk mengangkat kakinya sendiri saat belajar jalan

Lalu stimulasi lain yang bisa dilakukan ketika si Kecil sudah bisa berdiri, Mama dapat memegang kedua tangannya saat sedang berdiri. Stimulasi ini dapat memberikannya rasa kepercayaan diri lebih saat sedang menyeimbangkan tubuhnya dan secara tidak langsung bisa memperkuat otot kaki dan telapaknya berkembang secara natural. 

Itulah beberapa informasi mengenai fisioterapi dalam membantu si Kecil belajar berjalan. Semoga informasi ini bisa membantu ya, Ma! 

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!