Ketika anak tiba-tiba rewel, penyebabnya tidak selalu karena anak nakal. Anak usia 2 tahun sangat mudah mengalami overstimulation atau kelelahan akibat terlalu banyak rangsangan. Misalnya karena aktivitas terlalu padat, kurang tidur, atau lingkungan yang terlalu ramai. Terlalu banyak suara, cahaya, atau interaksi juga dapat membuat anak kewalahan. Karena belum mampu mengatur emosinya dengan baik, anak biasanya mengekspresikan kondisi ini dengan menangis atau tantrum.
Mama bisa membantu dengan memperhatikan tanda-tanda anak mulai lelah. Memberikan waktu istirahat, menjaga rutinitas tidur, dan menciptakan suasana yang lebih tenang dapat membantu anak merasa lebih nyaman. Dengan begitu, si Kecil juga lebih mudah mengatur emosinya.
Sebagai rekomendasi, Mama bisa mencoba lebih peka terhadap sinyal emosi anak usia 2 tahun dan memberikan respons yang tenang serta suportif. Di fase ini, anak masih belajar memahami perasaannya, sehingga dukungan dari orang tua sangat penting. Dengan komunikasi yang lembut, rutinitas yang konsisten, serta memberi ruang anak untuk mencoba sendiri, si Kecil akan merasa lebih aman dan emosinya pun lebih stabil.