5 Jenis Mainan Edukasi untuk Anak 2 Tahun Beserta Manfaatnya

Selain membuatnya bahagia, pilih juga jenis mainan yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak

7 April 2020

5 Jenis Mainan Edukasi Anak 2 Tahun Beserta Manfaatnya
Parents.com

Pada usia 2 tahun, anak mengalami perkembangan yang pesat, seperti mulai banyak berbicara dan sudah mulai bisa mengerjakan hal-hal yang sederhana.

Banyak juga orang yang berkata bahwa usia ini disebut golden age, yaitu usia di mana terjadi perkembangan signifikan baik dari segi kepribadian maupun kemampuan.

Untuk perkembangan yang optimal, Mama perlu memberikan mainan edukasi yang sesuai bagi anak.

Tak hanya bisa membuatnya senang, Mama juga harus mengetahui manfaat mainan tersebut bagi perkembangan si Kecil.

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa daftarnya.

1. Mainan untuk melatih gerak motorik halus anak

1. Mainan melatih gerak motorik halus anak
Pixabay.com/Semevent

Pada anak-anak berusia 2 tahun, keterampilannya yang mulai berkembang memungkinkan mereka untuk menyusun dengan baik mainan yang memiliki bagian-bagian kecil.

Pilihlah mainan yang membuat anak perlu menggerakkan jari-jarinya agar merangsang motorik halusnya, contohnya:

  • Mainan balok-balok yang dibongkar-pasang
  • Berkreasi dengan kertas lipat
  • Bermain puzzle

Editors' Picks

2. Mainan untuk melatih daya imajinatif anak

2. Mainan melatih daya imajinatif anak
Pexels/Janko Ferlic

Pada kisaran usia 2-3 tahun, anak gemar mengamati dan mengimitasi orang dewasa di sekitarnya.

Beberapa di antaranya, yaitu berperan menjadi ibu rumah tangga, mengasuh boneka sebagai anak, serta bertindak layaknya orang dewasa dengan menirukan berbagai kata dan emosi yang diamatinya.

Untuk itu, pilihlah mainan yang bisa membuat anak menirukan peran sebanyak mungkin, seperti:

  • Bermain masak-masakan
  • Dokter-dokteran
  • Rumah-rumahan

3. Mainan untuk meningkatkan dan menambah kosakata anak

3. Mainan meningkatkan menambah kosakata anak
maxpixel.net

Anak-anak pada rentang usia ini biasanya mulai banyak berbicara dan pelafalan kata-katanya juga sudah mulai mudah dimengerti.

Hingga anak beranjak dewasa, tentu saja mereka akan tetap menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan atau pikirannya.

Karena pada usia ini kemampuan menyerap kata-kata berkembang lebih cepat, pilihlah mainan yang bisa meningkatkan pembendaharaan kosakata anak, seperti:

  • Permainan menyusun huruf-huruf
  • Bernyanyi dengan alat musik mainan

4. Mainan untuk meningkatkan kreativitas anak

4. Mainan meningkatkan kreativitas anak
oldfashionedfamilies.com

Pilihlah mainan sederhana yang bisa menggali ide-ide dalam diri anak, seperti bongkar-pasang atau plastisin sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kreativitasnya.

Mainan yang bisa dibuat atau dibentuk sesuai dengan keinginan anak tentunya bisa menjadi mainan edukasi yang cocok bagi anak berusia 2-3 tahun.

Jenis mainan yang dapat meningkatkan kreativitas anak, antara lain:

  • Plastisin
  • Kinetic sand
  • Drawing board

5. Permainan olahraga untuk mengasah motorik kasarnya

5. Permainan olahraga mengasah motorik kasarnya
Pixabay/Techlecuk

Permainan olahraga diketahui dapat melatih koordinasi otak, tangan, dan kaki.

Tak hanya itu, olahraga ringan untuk anak juga dapat melatih keseimbangan tubuh, melatih gerak motorik, serta dapat membuat anak berolahraga sehingga ia dapat tetap sehat dan mengurangi obesitas (kegemukan) di kemudian hari.

Selain itu, olahraga juga dapat melatih aspek sosial anak, karena ada sistem giliran bermain, serta memperkenalkan anak dengan menang dan kalah.

Ia harus belajar bisa menerima kekalahan dan juga melatih sifat kompetitifnya.

Contoh permaianan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Basket mini
  • Bola tendang

Nah, itulah beberapa daftar mainan untuk anak beserta manfaat yang bisa ia dapatkan.

Yuk, latih motoriknya dengan 5 jenis permainan di atas!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.