Perkembangan Fisik Anak Usia 1 Tahun: Antusias Mengeksplorasi Fisik

Jangan 'baper' saat si Kecil mulai menolak dipegangi saat belajar berjalan

28 Juni 2019

Perkembangan Fisik Anak Usia 1 Tahun Antusias Mengeksplorasi Fisik
Pixabay/Greyerbaby

Kebanyakan bayi sudah bisa berjalan dan menggunakan motorik kasarnya di usia kisaran sembilan hingga 18 bulan. Begitu pesat perkembangannya di usia ini, jadi Mama jangan kaget ya saat ia merangkak, kemudian bisa berdiri dan berjalan tertatih-tatih sendiri. 

Pada usia ini, dan dengan kemampuan berjalannya saat ini, si Kecil merasa penasaran dengan kemampuannya sendiri -- dan tentunya dunia di sekitarnya. Karenanya, anak merasa berpegangan pada orangtua malah membatasi ruang geraknya. Meskipun masih kecil, ia juga ingin dibebaskan lho, Ma.

Saat ia sudah merasakan kebebasan tanpa pegangan Mama-Papa, ia akan semakin pintar mengontrol langkahnya dan seiring itu, kemampuan fisik dan kognitifnya berkembang lebih pesat. 

Menjaga Lingkungan Sekitar Aman untuk Bayi Belajar Berjalan

Menjaga Lingkungan Sekitar Aman Bayi Belajar Berjalan
Freepik/rawpixel.com

Dengan perubahan ini, orangtua juga harus waspada. Meski telah melepasnya tanpa dipegangi, pantau terus keamanan sekitar tempatnya belajar berjalan.

Tetapi Mama tak perlu terlalu sedih saat ia terjatuh. Jatuh merupakan bagian dari pelajaran berjalan, sehingga si Kecil tahu bagaimana cara berjalan yang benar.

Yang perlu orangtua lakukan adalah memastikan tidak ada bahaya dari luar yang dapat mencelakakan si Kecil. Misalnya, tertimpa lemari, tersandung karpet yang tergulung atau tertimpa furniture yang digunakan anak untuk berpegangan. 

Pastikan juga orangtua memperketat keamanan pada tangga-tangga di rumah. Jika memungkinkan, pasang pagar pengaman khusus di tangga supaya bayi tidak menggelinding jatuh yang dapat berakibat fatal.

PIlih pagar pengaman dengan mekanisme penutup atas-bawah, bukan dorongan, karena saat ini si Kecil sudah bisa mendorong benda dengan mudah.

Editors' Picks

Perlukah Bayi Pakai Sepatu?

Perlukah Bayi Pakai Sepatu
Pixabay/Pxhere

Karena si Kecil sudah bisa memfungsikan kaki-kaki kecilnya, sebagian orangtua berpikir untuk membelikan sepatu untuk berjalan pertamanya. Tetapi, para ahli dan dokter anak berpendapat berbeda, Ma.

Bayi yang baru belajar berjalan belum perlu memakai sepatu. Berjalan dengan telanjang kaki, di rerumputan, tanah atau pasir, justru baik untuk anak-anak karena rangsangan ini membantu otot pada kaki bawah lebih kuat. Selain itu, rangsangan ini juga akan mengembangkan kemampuan menyeimbangkan diri. 

Namun, jika si Kecil mulai belajar menapak di jalan raya atau tempat-tempat yang bertekstur tajam, di sinilah ia mulai membutuhkan sepatu. Tak perlu membeli sepatu yang mahal kok, Ma, yang terpenting ukurannya pas dan mampu melindungi telapak kakinya.

Sebaiknya pilih sepatu berbahan kanvas atau bahan kulit lembut dengan sol karet yang fleksibel. Jarak antara ujung jempol kaki anak dengan ujung sepatu kurang lebih setengah inci. Jarak ini adalah ukuran yang pas agar anak tidak terjungkal karena sepatu yang terlalu besar atau longgar.

Hindari pula membeli banyak sepatu di usia ini, karena si Kecil tumbuh begitu pesat sehingga Mama hanya akan membuang uang percuma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!