Serunya bermain trampolin dengan anak, inilah 6 manfaatnya!

Tidak hanya menyenangkan bermain trampolin, tetapi ada juga beberapa manfaatnya.

21 Mei 2021

Seru bermain trampolin anak, inilah 6 manfaatnya
Pixabay/skitterphoto

Trampolin merupakan suatu permainan yang menyenangkan dan bisa dinikmati oleh semua anak. Melompat di atas trampolin ini, memberikan sensasi menantang pada sang Anak.

Bukan hanya mendapatkan sensasi yang menyenangkan dan menantang melompat-lompat diatas trampolin, tetapi anak bisa mendapatkan banyak manfaat fisik dan mental jika melakukannya secara teratur

Namun, sebelum Mama dan Papa mengenalkan permainan trampolin pada anak, kalian harus tahu nih  manfaat bermain trampolin untuk anak.

Untuk itu Popmama.com akan memberi tahu apa saja manfaat dari permainan trampolin ini, berikut rangkumannya!

1. Mendorong anak-anak untuk beraktivitas

1. Mendorong anak-anak beraktivitas
pixabay/publicdomainpicture

Biasanya trampolin sering sekali berada diluar ruangan, dengan melakukan permainan ini mendorong anak untuk menikmati udara diluar daripada hanya bermain didalam ruangan. Berada diluar ruangan membuat sang Anak menjadi lebih sehat dan aktif, mereka juga akan mendapatkan Vitamin D melalui paparan sinar matahari.

2. Memperbaiki postur tubuh

2. Memperbaiki postur tubuh
pixabay/RonPorter

Memantul diatas trampolin juga membutuhkan otot-otot yang kuat. Saat sang Anak sedang bermain trampolin, otot, tulang belakang, dan persendian mereka akan menjadi lebih kuat. Hal ini meningkatkan keseimbangan tubuh dan kekuatan pada anak, dengan begitu postur tubuh anak akan terbentuk menjadi baik.

Untuk itu sang Mama juga harus tetap mengawasi anak ketika sedang bermain trampolin, agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Editors' Picks

3. Membangun kebugaran fisik

3. Membangun kebugaran fisik
pixabay/Alexandra_koch

Trampolin juga dapat meningkatkan kebugaran fisik sang Anak, aktivitas ini adalah salah satu cara olahraga yang menyenangkan. Ketika mereka melompat diatas trampolin, anak-anak akan aktif menggerakkan anggota tubuhnya dan secara tidak langsung yang mereka lakukan ini sama dengan olagraga.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa melompat sepuluh menit diatas trampolin sama seperti berlari selama tiga pulih menit. Trampolin merupakan sarana untuk bersenang-senang, bermain ataupun berolahraga yang baik serta bisa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

4. Meningkatkan keseimbangan

4. Meningkatkan keseimbangan
pixabay/3194556

Untuk selalu menjaga keseimbangan saat melompat diatas trampolin, seorang anak harus mengontrol semua anggota tubuh dan otot-otot mereka.

Gabungan dari gerakan memantul, mengendalikan keseimbangan, dan konsentrasi untuk menyesuaikan posisinya, dapat membantu sang Anak meningkatkan keseimbangan mereka.

5. Tulang menjadi lebih kuat

5. Tulang menjadi lebih kuat
Pixabay/skitterphoto

Melompat dapat memperkuat sistem muskuloskeletal anak, meningkatkan kepadatan tulang pada anak. apakah mama tahu sistem muskuloskeletal? S

istem muskuloskeletal adalah suatu sistem yang memiliki peran penting dalam gerakan tubuh terdiri dari saraf, otot, serta tulang dan sendi.

Selain itu, karena trampolin dilakukan di luar ruangan, penyerapan Vitamin D dapat meningkatkan pertumbuhan tulang yang sehat.

Jadi, trampolin ini membuat tulang sang Anak menjadi kuat dan juga membantu mencegah terjadinya masalah tulang seperti osteoporosis.

6. Meningkatkan mood anak

6. Meningkatkan mood anak
pixabay/RonPorter

Gerakan melompat bisa merubah suasana hati yang bagus untuk semua orang. Ketika anak berlompat-lombat diatas trampolin, sirkulasi oksigen yang ada ditubuh mereka akan meningkat yang akan merangsang produksi endorfin.

Apa itu endorfin? Endorfin adalah meningkatnya suasana hati secara alami, lebih banyak endorfin yang dihasilkan maka suasana hati akan menjadi lebih baik.

Itulah manfaan main trampolin untuk anak. Ternyata bermain trampolin sangat memengaruhi perkembangan anak ya. Jika Mama tertarik mencobanya untuk si Kecil bisa banget nih, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.